Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Mengenal Nama-nama Rektor Wanita di Indonesia Selain Risa Santoso

by Miftahul Khoer on 28 Januari, 2020

Beberapa waktu lalu sempat viral pemberitaan tentang seorang wanita muda yang diangkat sebagai rektor di sebuah universitas di Indonesia. Adalah Risa Santoso, wanita yang masih berusia 27 tahun tersebut diangkat menjadi rektor di Institut Teknologi Bisnis Asia Malang pada Sabtu (2/11/2019) lalu.

rektor wanita

Ini membuat Risa Santoso menjadi rektor termuda di Indonesia, serta rektor wanita pertama di Institut Teknologi Bisnis Asia Malang. Diangkatnya Risa menjadi rektor termuda di kampus tersebut bukanlah tanpa alasan. Dia merupakan lulusan dari kampus luar negeri, S1 jurusan ekonomi di University Of California, Berkeley, yang merupakan universitas riset publik yang terkenal di Amerika Serikat.

Bahkan tak hanya itu, Risa kemudian meneruskan pendidikan ke jenjang S2 melalui jalur beasiswa Layanan Beasiswa dan Pendanaan Riset Indonesia (LPDP). Untuk pendidikan S2, dia memilih jurusan pendidikan, di Harvard University, yang merupakan salah satu universitas terbaik dunia. Risa juga bahkan pernah bekerja sebagai tenaga ahli muda di staf kepresidenan.

Dengan segudang prestasinya dan latar belakang pendidikannya, tidak mengherankan kalau dia dipilih untuk menjadi rektor. Pengangkatan tersebut juga didasarkan karena kampus Institut Teknologi Bisnis Asia Malang ini sedang ingin mengembangkan bisnis ekonomi berbasis digital. Risa pun dianggap mumpuni dan bisa menjalankan tugas tersebut.

Keberadaan rektor wanita di kampus-kampus di Indonesia ini memang bukanlah suatu hal yang baru. Meskipun kebanyakan rektor didominasi oleh kaum pria, tetapi kaum wanita tetap bisa memberikan kontribusi di dunia pendidikan dengan menjadi seorang rektor.

Sebelum Risa diangkat menjadi rektor, ternyata ada juga beberapa rektor wanita yang pernah memimpin sebuah kampus di Indonesia. Berikut adalah penjelasannya.

1. Reini Wirahadikusumah

Selain Risa, ternyata ada juga Reini Wirahadikusumah yang menjadi rektor di kampus ternama, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), selama periode 2020-2025. Dengan diangkatnya Reini menjadi rektor ITB, maka dia adalah wanita pertama yang memimpin kampus yang berlokasi di Bandung tersebut. 

Diangkatnya Reini menjadi rektor ITB adalah berdasarkan hasil Sidang Pemilihan dan Penetapan di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, yang ditetapkan oleh Majelis Wali Amanat (MWA) ITB pada Jumat (8/11/2019) lalu. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim pun hadir dalam sidang tersebut. 

(Baca juga: Mengenal Risa Santoso)

2. Dwikorita Karnawati

Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D. secara resmi dilantik menjadi rektor Universitas Gajah Mada (UGM) pada 24 November 2014, dengan masa bakti 2014-2017. Dia menggantikan Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., yang terpilih sebagai Menteri Sekretaris Negara sejak 27 Oktober 2014.

Terpilihnya Dwikorita sebagai rektor UGM adalah melalui sidang pleno Majelis Wali Amanat (MWA) dalam penetapan rektor antar waktu pada 22 November 2014. Sidang tersebut juga dihadiri oleh 19 anggota dari 23 anggota MWA.

Dengan diangkatnya dia sebagai rektor di UGM, maka Dwikorita menjadi wanita pertama yang menjadi rektor di kampus yang terletak di Yogyakarta tersebut. Sebelumnya, dia menjabat sebagai wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni.

3. Amany Burhanudin Umar Lubis

Guru besar Sejarah Politik Islam, Prof Dr Amany Burhanudin Umar Lubis Lc MA adalah rektor wanita pertama di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dia secara resmi dilantik oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada 9 Januari 2019. Amany akan menjalankan tugas sebagai rektor untuk periode 2019-2023. 

4. Tian Belawati

Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D. dilantik untuk kedua kalinya menjadi Rektor Universitas Terbuka masa jabatan 2013-2017 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Mohammad Nuh. Pelantikan Itu dilakukan di Ruang Sidang Graha Utama Lantai 3 Gedung A, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2013) silam. 

Dalam pelantikan tersebut, Tian Belawati unggul dari dua calon lainnya, yaitu Dra. Dewi A.Padmo Putri, M.A., Ph.D (Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) dan Dr. Maman Rumanta, M.Si (Dosen, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan).

Dengan dilantiknya wanita kelahiran Sukabumi, 1 April 1962 ini, menjadikan kampus Universitas Terbuka mempunyai rektor wanita pertama dalam sejarah. Sejak lulus dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Tian merintis karier di UT sejak 1985. Sejak itu pulalah dia mencurahkan jiwa dan raganya untuk menjadikan Uinversitas Terbuka sebagai rujukan pendidikan jarak jauh di Indonesia maupun dunia.

5. Badia Perizade

Prof. Dr. Hj Badia Perizade, MBA terpilih kembali menjadi Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang untuk masa jabatan 2011-2015. Dia berhasil mengalahkan dua calon lainnya yang merupakan kaum pria, yakni Prof Slamet Widodo dan Prof Taufik Toha. Wanita ini memperoleh 70 suara dalam hasil akhir voting pemilihan Rektor Unsri di Graha Sriwijaya di kampus Unsri, Bukit Besar, Palembang, Senin, 22 Agustus 2011 silam.

Terpilihnya Badia menjadi rektor Unsri ini membuktikan bahwa kaum wanita juga mampu dan bisa menjadi rektor sebuah universitas ternama. Pelantikan ini juga menjadikan Badia menjadi rektor wanita pertama di Unsri.

Selama menjadi rektor, Badia berhasil menjadikan Unsri 50 kampus terbaik nasional versi Ditjen Dikti Kemendikbud dan juga pemeringkatan webometrics 2009 dan 2010. Selain itu, Unsri juga berhasil meraih peringkat 2 di Indonesia Student Mining Competition (ISMC) 2009 dan 2010, peringkat 3 nasional paten Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI) antar perguruan tinggi, serta juara regional OSN 2010. Bahkan, Unsri juga sempat menjadi Koordinator Riset Energi Nasional – Rusnas PEBT.

6. Rina Indiastuti

Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., terpilih sebagai rektor terpilih Universitas Padjadjaran (UNPAD) periode 2019-2024. Pemilihannya ditetapkan melalui sidang pleno yang digelar MWA Unpad di Ruang Serba Guna Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, pada Minggu, 6 Oktober 2019 lalu. Uniknya, dia terpilih secara aklamasi 100 persen.

Terpilihnya Rina sebagai rektor menjadikannya sebagai rektor wanita pertama di Unpad. Dalam pelantikan itu, turut hadir juga Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI Prof. Ismunandar yang mewakili Menristekdikti Mohammad Nasir.

(Baca juga: Perguruan Tinggi Negeri Terbaik)

7. Dwia Aries Tina Pulubuhu

Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA secara resmi dilantik sebagai rektor Baruga AP Pettarani Unhas periode 2018-2022. Dia menggantikan rektor sebelumnya, Idrus Paturusi. Penetapan tersebut digelar saat Rapat Terbuka Luar Biasa oleh Majelis Wali Amanat, Jumat (27/4/2018) lalu. 

Dalam pelantikan tersebut, turut hadir ketua MWA Prof. Dr. Basri Hasanuddin, MA yang membuka secara resmi acara. Basri didampingi oleh sejumlah anggota MWA lainnya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. H. Moh Nasir, Ph.D, Gubernur Sulawesi Selatan Dr. Soni Sumarsono, M.DM, dan lainnya.

Dwia merupakan Guru Besar Sosiologi, dan kini menjadi perempuan pertama yang menduduki tampuk pimpinan tertinggi di kampus di Bumi Celebes tersebut. Sebelumnya, Dwia menduduki jabatan sebagai Wakil Rektor IV pada tahun 2006.

Dia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Program Studi Sosiologi pada Program Pascasarjana Unhas (2000–2002). Pada saat bersamaan, dia juga ditunjuk sebagai Koordinator Divisi Resolusi Konflik di Pusat Studi HAM Unhas (2001–2002).

8. Ellen Joan Kumaat

Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc., DEA menjabat sebagai rektor di kampus Universitas Sam Ratulangi Manado sejak tahun 2014. Hal ini tentunya sangat membanggakan kampus, karena Ellen adalah wanita pertama yang menjadi rektor di kampus tersebut. Apalagi, kampus tersebut merupakan tempatnya meraih gelar Sarjana Teknik pada 30 tahun silam.

Itulah beberapa rektor wanita yang pernah memimpin kampus-kampus yang ada di Indonesia. Ternyata, wanita tidak bisa dianggap remeh. Hal ini bisa dibuktikan dengan lahirnya wanita-wanita yang memimpin sebuah kampus.

Bagi kamu yang ingin memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak demi menyokong cita-cita mereka, jangan lupa investasi ya! Cek pilihannya di CekAja.com!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.