Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

4 menit waktu bacaan

Pernikahan Keren Tanpa Utang? Bisa Kok!

by Satrya Agung on 2 October, 2016

Sebagian orang menunda keputusan nikah dengan kendala biaya. Padahal, sebuah pernikahan keren tanpa utang bisa dilakukan. Bisa kok!

Sekiranya kita semua setuju bahwa sebuah pernikahan adalah momen sakral yang hampir semua orang ingin mengalaminya. Bahkan tak sedikit yang ingin mengalami hingga beberapa kali saking istimewanya perhelatan itu. Untuk itu setiap calon pengantin akan berusaha sekuat tenaga agar acara pernikahan mereka berlangsung spesial dan tak terlupakan. Imbasnya adalah biaya yang mesti disiapkan pun melangit. Ujung-ujungnya kepala jadi pusing tujuh keliling.

Meski untuk menanggulangi urusan biaya pernikahan telah tersedia, seperti layanan yang diberikan Teralite, dimana menyediakan pinjaman untuk pernikahan. Tapi ada baiknya kita berpikir sejenak, apakah segitunya hingga harus buat hutang demi gelar acara pernikahan yang keren.

cekaja-pinjaman-tanpa-jaminan-kta-tanpa-agunan

Memang, dalam sebuah acara pernikahan para pengantin ingin berbagi kebahagian bersama para tamunya. Tapi pada kenyataannya adalah berbagi kemewahan. Bagaimana tidak, venue yang elit, hidangan ala bintang lima, dan dekorasi layaknya selebritis kondangan akan membutuhkan biaya yang tak sedikit. Beda cerita kalau Kamu punya kemampuan untuk itu semua. Mirisnya adalah kemampuan tak ada tapi kemauan banyak, bisa berabe deh.

Ada baiknya kita kembali ke prinsip dasar sebuah pernikahan dipestakan.

Pertama, momen kebahagian si pengantin dan ingin berbagi kebahagiaan dengan teman dan kolega. Prinsipnya “Bahagia”, bukan “Mewah”. Dengan kata lain, Kamu bisa membuat pesta pernikahan yang bisa bikin semua orang bahagia tanpa harus bermewah-mewah, dan yang pasti masih keren. Banyak cara agar Kamu bisa menghemat biaya pernikahan hingga 60%.

Yang pertama Kamu lakukan adalah membuat estimasi berapa dana yang bisa disiapkan untuk pernikahan. Lalu runut dari mana sajakah uang tersebut, misal dari gaji berapa persen yang bisa disisihkan, lalu bonus tahunan, dan mungkin dari sumber lain. Selanjutnya cari tahu biaya dari masing-masing kompenen, seperti sewa gedung, katering, dekorasi, undangan, dan selanjutnya.

Pilihan venue bisa jadi aspek yang cukup lumayan dipangkas biayanya jika Kamu bisa memanfaatkan rumah sebagai tempat acara pernikahan. Apalagi jika rumah Kamu memiliki halaman yang luas. Niscaya wedding ala garden party bisa dihadirkan.

Jumlah tamu undangan juga jadi polemik lho. Sadar gak kalau orang Indonesia nikahan, tamu yang dikenal oleh si pengantin gak lebih dari 50%. Contohnya begini, total undangan 1.000. 200 sampai dengan 300 undangan dari pengantin pria dan wanita, ini termasuk undangan dari rekan sekantor, teman-teman mulai dari SD sampai Kuliah.

Lalu dari pihak keluarga dan sanak famili, paling banyak 200 undangan, itu pun belum tentu si pengantin pria kenal dengan semua keluarga pasangannya dan begitu juga sebaliknya. Sisanya, 500 undangan adalah kolega dari para orang tua termasuk para adik dan kakak yang mau undang sahabat-sahabat mereka. Jadi jangan heran sewaktu di pelaminan dan salam-salaman dengan tamu hampir setiap pengantin senyumnya dipaksakan, karena ya gak kenal. Itu fakta lho.

Untuk itu, gak masalah jika kamu menyeleksi ulang siapa saja yang diundang. Lebih baik yang datang sedikit tapi kita kenal semua dan suasana akan jauh lebih hangat.

Bujet untuk Wedding Organizer kosong? Tenang, manfaatkan tenaga para anggota keluarga dan teman-teman dekat. Yakin deh mereka akan amat sangat senang membantumu. Karena nanti (atau mungkin sudah) akan tiba giliranmu jadi panita. Untuk pos ini saja kamu akan irit kisaran 10 hingga 25 juta.

Hiburan dan dokumentasi bisa disiasati dengan mengandalkan teman atau kolega yang punya keahlian di bidangnya. Atau kamu bisa cari anak-anak kampus yang lagi semangat-semangatnya mengumpulkan portfolio mereka. Dan pastinya harga bisa dibicarakan.

Di zaman digitalisasi ini kamu bisa manfaatkan guna pengiritan untuk undangan. Undangan yang harus dicetak hanya ditujukan bagi orang-orang tertentu saja, seperti orang tua atau relasi bisnis. Tapi untuk teman-teman cukup kirim undangan digital dilengkapi lokasi yang bisa tersambung dengan penunjuk jalan digital bawaan smartphone. Praktis kan.

Punya kartu kredit? Saatnya gunakan dengan pintar. Jika selama ini kamu sering bertransaksi menggunakan kartu kredit, maka coba diperiksa sudah berapa banyak poin atau reward yang terkumpul.

Kamu tak akan percaya bahwa reward yang selama ini terkumpul tanpa kamu sadari bisa digunakan untuk membeli tiket pesawat buat honeymoon serta hotel juga. Makin hemat lagi kan. Selengkapnya mengenai trik penggunaan kartu kredit untuk pernikahan bisa kamu simak di sini.

Trik pamungkasnya adalah Gandakan uangmu! Ini hanya berlaku bagi kamu yang merencakan pernikahan 12 bulan kedepan. Selain menyiapkan dana untuk pernikahan nanti, ada baiknya kamu juga menyiapkan cadangan dana untuk digandakan. Untuk lengkapnya silakan baca di tema Cara Mengejar Tabungan Pernikahan Selama 12 Bulan.

Setelah kamu membaca dan memahami trik-trik ini maka kamu akan bisa mewujudkan pernikahan impianmu yang pastinya keren dan tanpa menguras kantong. Jadi gak perlu lagi pinjam uang hanya untuk nikahan.

Rencana nikah kapan sudah ada. Ide mau dibikin kayak gimana juga ada gambarannya. Biaya, bisalah. Lalu, calonnya ada gak?

 

 

Tentang Penulis

Tenggelam dalam lautan kata, bernapas dengan insang bahasa.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami