Membuka akses finansial untuk jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

Rupiah Anjlok? Lakukan Ini Saat Traveling ke Luar Negeri

by Sindhi Aderianti on 12 September, 2018

Traveling memang selalu menyenangkan. Apalagi jika berhasil merencanakan liburan ke destinasi mancanegara impian Anda. Bahkan tak sedikit orang yang sudah menyusun segala rencana tersebut dari setahun sebelumnya. Namun, bagaimana kalau tiba-tiba kurs dolar naik seperti sekarang ini?

kaya berkat traveling - CekAja.com

Dari awal pembukaan perdagangan tahun 2018, nilai tukar rupiah memang menembus level Rp 14.300 per dolar Amerika Serikat. Lalu, seiring perjalanannya, rupiah semakin tak mampu menahan keperkasaan dolar, sehingga nyaris berada di angka Rp 14.400 per dolar Amerika Serikat.

Sebenarnya, kurs dolar yang naik bukan hanya mempengaruhi mata uang Indonesia, tetapi juga beberapa negara di Asia lain seperti Malaysia dan Sri Lanka. Meski demikian, kondisi rupiah sendiri dinilai masih aman menurut salah satu lembaga pemeringkat ekonomi terpercaya yakni Moody’s.

(Baca juga: Fakta-fakta Ronaldo, Sang Fenomena yang Memborong Saham Real Valladolid)

Penyebab Tingginya Nilai Tukar Dolar

Ada beragam penyebab nilai tukar dolar yang melambung. Salah satu faktor yang paling terlihat adalah rendahnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hal tersebut juga dilatarbelakangi oleh tingkat konsumsi masyarakat yang justru terus meningkat. Sampai-sampai barang impor yang masuk ke Tanah Air pun kian merajalela.

Perilaku yang konsumtif dengan membeli produk-produk impor ini turut membuat defisit transaksi berangsur naik. Pada kuartal II kemarin contohnya, defisit transaksi berjalan RI sudah mencapai 3,04 persen terhadap PDB. Akhinya, impor membuat permintaan dolar Amerika Serikat (AS) membesar dan otomatis mendorong rupiah semakin melemah.

Lanjutkan Rencana Traveling Anda dengan Tip Ini

Kembali lagi ke soal rencana traveling Anda ke luar negeri. Beruntung jika destinasinya masih di sekitar Asia Tenggara seperti Thailand yang memiliki living cost cukup rendah. Nah, kalau ternyata sudah terlanjur akan mendatangi negara yang notabene serba mahal? Perlu ubah-ubah strategi agar nantinya liburan Anda tidak berujung ‘kanker’ alias kantong kering.

Pada dasarnya, banyak trik yang bisa ditempuh agar rencana Anda ke negara impian tetap berjalan mulus. Berikut ini adalah kiat-kiatnya:

(Baca juga: Mengenal Inklusi Keuangan: Pengertian, Manfaat, dan Inovasinya untuk Negara)

Cari objek wisata gratis

Pertama, carilah objek wisata gratis. Untuk menghemat, Anda bisa memilih beberapa tempat yang biasanya memang free for public. Coba browsing dan cari tahu informasi lengkapnya melalui internet. Pasti banyak pilihan destinasi dan atraksi gratis di negara tujuan Anda.

Berbagai landmark dunia juga bisa dinikmati secara cuma-cuma, misalnya berfoto-foto di depan Tokyo Tower, Jepang. Tak hanya itu, jika Anda penggemar pertunjukan musik, Symphony of The Light di Hong Kong pun gratis!

(Baca juga: Waspada! Ada 182 Fintech Peer to Peer Lending Tak Berizin)

Bawa bekal makanan lebih banyak

Selain penginapan, konsumsi bisa dibilang akan memakan bujet yang tak kalah besar saat traveling. Kalau dihitung-hitung, sehari saja bisa sampai ratusan ribu rupiah. Sayang, kan? Solusinya, jangan gengsi bawa bekal makanan lebih banyak dari Indonesia.

Anda bisa sarapan dengan bekal makanan tersebut, atau bahkan makan siang dan malam kalau memang cukup. Siapkan space lebih pada koper untuk memboyong sejumlah mie cup instan, roti, atau lauk kering. Dijamin uang makan utuh!

(Baca juga: Selain Lezat, 5 Olahan Tempe Ini Bisa Bikin Tebal Isi ATM)

Sebisa mungkin kurangi belanja

Traveling juga selalu identik dengan belanja. Terutama beli barang-barang tertentu yang sekiranya tidak ada di Indonesia atau oleh-oleh untuk teman kerja. Namun, belanja saat dolar sedang ngamuk seperti sekarang, tentu Anda perlu lebih bijak.

Jika harus membeli oleh-oleh, Anda harus lebih selektif. Contohnya, Anda bisa membeli cokelat. Beli satu bungkus yang isinya banyak dan bagikan masing-masing 3 buah untuk teman Anda. Begitulah salah satu triknya.

Nah, jika ingin berbelanja aneka barang untuk diri sendiri, mungkin dipertimbangkan lagi mana yang benar-benar Anda butuhkan atau memang rare item dalam arti hanya ada di negara tersebut.

(Baca juga: Sepak Terjang Sandiaga Uno dan Erick Thohir di Dunia Bisnis Serta Politik)

Patungan

The more, the merrier! Keuntungannya jika traveling ramai-ramai tentu bisa cost sharing (patungan). Amat sangat menghemat bukan? Anda bisa berembuk terlebih dahulu item apa yang akan dibayar secara bersama-sama.

Anda bisa patungan untuk hotel, begitu juga untuk biaya makan dan belanja oleh-oleh. Liburan akan jadi lebih murah dengan cara patungan seperti ini.

Tip di atas seperti kata pepatah, banyak jalan menuju Roma, jadi Anda tak perlu lagi khawatir traveling dengan kondisi rupiah yang anjlok. Selamat berlibur!

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami