Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Ternyata Posisi Tidur Bisa Berpengaruh pada Kesehatan Anda

by Ariesta on 13 Februari, 2017

tidur mendengkur_asuransi kesehatan - CekAja.com

Tahukah kamu kalau posisi tidur Anda dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan? Posisi tidur di malam hari akan berdampak pada apa yang kamu rasakan di hari berikutnya.

Kalau kamu tidur dengan posisi yang salah, bukan rasa segar yang kamu rasakan, melainkan rasa sakit. Inilah bagaimana posisi tidur mempengaruhi hidup sehat.

Tidur telentang

Apakah Anda familiar dengan pose yoga savasana? Instruktur yoga menamakan gerakan ini dengan nama kematian karena kemiripannya dengan posisi berbaring di dalam peti mati. Gerakan ini berdasarkan kebiasaan alami manusia di mana manusia merasa paling nyaman ketika berbaring dengan punggung. Savasana dapat memperbaiki postur tubuh, mengurangi sakit kepala, meningkatkan energi, dan menyembuhkan insomnia.

Semua keuntungan ini dapat kamu dapatkan dengan membiasakan tidur dalam posisi telentang. Tidur telentang juga dapat meningkatkan kekuatan dan stabilitas leher, serta tulang belakang. Dengan catatan, kamu tidur di kasur yang nyaman.

Meski demikian, tidur telentang dapat menjadi masalah bagi orang-orang dengan sleep apnea. Sleep Apnea adalah gangguan tidur yang mengganggu pernafasan seseorang saat tidur. Kondisi ini merupakan penyakit serius terutama jika tidak diobati, karena dapat menyebabkan seseorang berhenti bernapas.

Tidur tengkurap

Selain telentang, tengkurap menjadi posisi yang paling lumrah dilakukan. Tapi tahukah kamu kalau posisi ini berbahaya? Jika tidur tengkurap jadi kebiasaan, kamu akan mendapatkan tekanan berlebihan pada bagian atas tubuh.

Kepala yang dibenamkan ke bantal menyebabkan aliran darah seputar kepala menjadi tersenda.  Kondisi ini menyebabkan serangan sakit kepala. Posisi tidur tengkurap dapat mengganggu aliran darah berisi oksigen kearah pusat saraf otak. Aliran darah menuju pusat saraf akan mengalami penyumbatan dan tersendat sendat yang akhirnya memyebabkan rusaknya pusat saraf bagian kepala.

Tidur tengkurap yang dilakukan selama bertahun tahun dapat menyebabkan jaringan dada terutama jantung terus menerus bekerja keras untuk memompa darah yang beisi oksigen untuk kemudian disebarkan keseluruh tubuh. Namun ketika jantung tidak lancar ketika memompa darah maka fungsi jantung akan terganggu.

Tidur menghadap ke kanan

Posisi tidur ke sebelah kanan membuat darah terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kana. Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih rendah. Dampaknya denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah menurun, sehingga kualitas tidur semakin baik.

Tidur menghadap ke kanan juga baik untuk lambung. Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap ke arah kanan bawah. Jika seseorang tidur menghadap ke sebelah kiri maka proses pengeluaran chime (makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung) akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan lambung. Akibatnya asam lambung terakumulasi. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basa bisa masuk balik menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus. (Baca juga: 5 Usaha yang Menguntungkan Saat Musim Mendaki Gunung)

Tidur menghadap ke kiri

Selama ini tidur menghadap ke kiri sering dikaitkan dengan kebiasaan buruk. Namun dalam sebuah penelitian, posisi tidur menghadap ke kiri baik untuk penderita heartburn atau rasa panas terbakar di perut.

Selain itu tidur dengan posisi menghadap ke kiri bermanfaat untuk meningkatkan fungsi ginjal. Hal ini karena sisi kiri merupakan sisi limfatik. Dampaknya, penyaringan terhadap racun bisa lebih maksimal.

Tentang Penulis