Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Tips Beraktivitas Luar Ruang Saat Cuaca Panas Sepanjang Pekan

by Gentur Putro Jati on 22 Oktober, 2019

Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan suhu panas yang melanda sejumlah daerah akhir-akhir ini masih berpotensi terus terjadi hingga waktu sekitar satu minggu ke depan. Simak tips beraktivitas di luar ruang selama matahari bersinar terik agar kamu tidak dehidrasi ya.

Cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia saat ini menurut Deputi Bidang Metereologi BMKG, Mulyono R. Prabowo disebabkan oleh posisi semu matahari yang akan berlanjut ke Selatan serta kondisi  atmosfer yang masih cukup kering sehingga potensi awan yang bisa menghalangi terik matahari juga sangat kecil pertumbuhannya.

Menurut Mulyono, beberapa stasiun pengamatan BMKG mencatat suhu udara maksimum dapat mencapai 37 derajat celcius sejak 19 Oktober lalu.

Bahkan pada 20 Oktober terdapat tiga stasiun pengamatan BMKG di Sulawesi yang mencatat suhu maksimum tertinggi yaitu, Stasiun Meteorologi Hasanuddin (Makassar) 38,8  derajat celcius, diikuti Stasiun Klimatologi Maros 38,3 derajat celcius, dan Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera 37,8 derajat celcius.

“Suhu tersebut merupakan catatan suhu tertinggi dalam satu tahun terakhir, di mana pada periode Oktober di tahun 2018 tercatat suhu maksimum mencapai 37 derajat celcius,” jelas Mulyono.

Mulyono menjelaskan, pada bulan September, posisi matahari berada di sekitar wilayah khatulistiwa dan akan terus bergerak ke belahan bumi Selatan hingga bulan Desember.

(Baca juga: Ini Caranya Agar Rumahmu Tetap Sejuk di Cuaca Panas Tanpa Pasang AC)

Sehingga pada bulan Oktober ini, posisi semu matahari akan berada di sekitar wilayah Indonesia bagian Selatan (Sulawesi Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dsb).

“Kondisi ini menyebabkan radiasi matahari yang diterima oleh permukaan bumi di wilayah tersebut relatif menjadi lebih banyak, sehingga akan meningkatkan suhu udara pada siang hari,” terang Mulyono.

Selain itu, lanjut Mulyono, pantauan dalam dua hari terakhir, atmosfer di wilayah Indonesia bagian selatan relatif kering sehingga sangat menghambat pertumbuhan awan yang bisa berfungsi menghalangi panas terik matahari.

“Minimnya tutupan awan ini akan mendukung pemanasan permukaan yang kemudian berdampak pada meningkatnya suhu udara,” ungkap Mulyono.

Aman beraktivitas di cuaca terik

Beberapa diantara kamu pasti memiliki profesi yang mengharuskan sering keluar kantor. Jika demikian, ada beberapa persiapan khusus yang harus dilakukan untuk mencegah dehidrasi. Berikut beberapa tips yang kami sadur dari berbagai sumber:

1. Tambah porsi minum air putih

Air putih adalah kunci! Ya, saat cuaca panas seperti ini maka pilihan minuman terbaik yang harus kamu konsumsi adalah air putih yang akan menggantikan cairan tubuh yang memuai lewat keringat akibat paparan sinar matahari.

Jadi, apabila intensitas kamu berada di luar ruang semakin tinggi, maka jumlah air putih yang harus diminum juga bertambah. Jika dalam kondisi normal minum 8 liter air putih sangat dianjurkan, maka di tengah cuaca yang panas setidaknya kamu harus meminum 10-13 liter air putih.

2. Minum sebelum haus

Jangan pernah menunda meminum air putih kapan pun kamu punya kesempatan untuk menghindari dehidrasi. Apalagi kalau menunggu sampai kerongkongan benar-benar kering.

Aktivitas yang padat memang membuat kamu seringkali lupa untuk minum air putih. Untuk menghindari hal tersebut, manfaatkan aplikasi atau fitur alarm di ponsel sebagai pengingat waktu minum air putih.

3. Jangan paksakan tubuh beraktivitas

Apabila kamu dalam kondisi kurang sehat, jangan paksakan tubuh untuk beraktivitas di bawah terik matahari. Ingat, bahwa cuaca panas memicu timbulnya berbagai penyakit. Jadi, jangan lupa untuk memeriksakan kondisi tubuh khususnya jika memiliki riwayat penyakit kardiovaskular, diabetes, atau penyakit kronis lainnya. Selain itu, konsultasikan pula ketahanan tubuh terhadap panas jika kamu megonsumsi obat-obatan khusus.

4. Jangan salah kostum!

Pilih pakaian dan celana dengan bahan yang nyaman untuk digunakan beraktivitas di bawah sinar matahari. Hindari juga warna-warna gelap yang menyerap panas. Jangan lupa untuk kenakan aksesori tambahan jika dibutuhkan seperti topi, kacamata hitam, payung, dan tabir surya agar kulit tetap lembab.

5. Cemil buah-buahan

Di tengah cuaca panas, sangat dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi. Sebut saja semangka, jeruk, melon, nanas, dan belimbing.

(Baca juga: Tips Penting Bagi Para Demonstran yang Ingin Berunjuk Rasa)

Selain memberi variasi dari upaya mencegah dehidrasi lewat air putih, memakan buah-buahan bisa menambah asupan kalori yang menyumbang energi untuk mendukung aktivitas sepanjang hari.

6. Cek warna urin

Meminum banyak air putih atau buah-buahan dengan kandungan air tinggi otomatis akan meningkatkan frekuensi buang air kecil kamu. Manfaatkan momentum di toilet tersebut untuk mengecek warna air seni alias urin kamu untuk memastikan kebutuhan cairan tercukupi atau tidak,

Bila warnanya jernih, tandanya kebutuhan cairan kamu tercukupi dengan baik. Sebaliknya, bila urin berwarna kuning pekat, kamu harus menambah asupan cairan saat itu juga.

Itu tadi enam tips beraktivitas di luar ruang saat cuaca panas yang bisa kamu lakukan untuk mencegah dehidrasi. Namun untuk melindungi diri dari risiko terserang penyakit saat cuaca panas, segera miliki asuransi kesehatan yang bisa kamu pilih dan ajukan lewat CekAja.com sesuai kebutuhan.

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami