Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Yuk Persiapkan Mudik 2018 dari Sekarang!

by Gito on 11 Mei, 2018

mudik lebaran _ asuransi perjalanan - CekAja.com

Pekan terakhir di bulan Ramadan nanti, Anda akan banyak mendengar kata mudik. Ya, tradisi unik yang hanya berada di Indonesia ini menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu bagi perantau yang umumnya bekerja meninggalkan kampung halamannya.

Biasanya para pemudik bakal memanfaatkan libur panjang jelang Lebaran untuk pulang menemui sanak saudaranya di udik setiap tahunnya. Apakah Anda mudik tahun ini?

Istilah mudik sendiri sebenarnya tidak ada korelasinya dengan Ramadan atau Lebaran sekalipun. Jika mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti kata mudik adalah pulang ke udik. Udik sendiri memiliki definisi desa yang berarti pulang ke desa.

Meski begitu, proses mudik bukan tidak dapat diartikan sebagai perjalanan pulang kampung semata, ada proses spiritual disana dimana setiap calon pemudik bakal berupaya dengan segala daya untuk dapat datang ke daerah asalnya demi bertemu keluarga, terutama orang tua. (Baca juga: Traveling Saat Ramadan? Mengapa Tidak!)

Meskipun setiap proses mudik selalu menghabiskan dana yang tidak sedikit, namun pemudik tetap saja ngotot untuk melakukannya. Bahkan menurut data Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS), pada tahun lalu rata-rata pemudik rela merogoh koceknya sebesar Rp4,3 juta per orang untuk mencukupi kebutuhannya selama mudik.

Biasanya dana sebesar itu habis digunakan untuk akomodasi, transportasi, jasa hiburan dan juga makan minum selama mudik. Selain ditunggu oleh para pemudik, prosesi mudik juga dinantikan oleh pelaku usaha di daerah.

Melalui aktivitas massal tahunan ini aktivitas ekonomi nasional dapat bergerak secara signifikan. Bahkan IDEAS pada tahun lalu memproyeksikan perputaran uang selama mudik atau sekitar 2 minggu tanggal kalender mencapai Rp205,8 triliun. Angka yang jika dibandingkan dengan pendapatan domestik bruto (PDB) mencapai 1,5% dari total PDB.

Ya, melalui mudik beberapa sektor industri mangalami pergerakan secara positif. Sektor otomotif misalnya, sektor ini ikut tumbuh karena banyaknya orang yang membeli kendaraan baru jelang lebaran, sektor ritel pakaian dan juga makanan bahkan bertumbuh 30% dari penjualan di bulan biasanya jelang lebaran.

Mudik memang tidak hanya sebuah perjalanan, tetapi mudik adalah sebuah proses syarat makna yang dialami setiap orang. Jadi kenapa Anda tidak mudik? (Baca juga: Rupiah Tembus Rp 14.000 per Dolar AS Jelang Puasa, Simak Imbasnya!)

Persiapkan Mudik

Agar mudik Anda berjalan dengan lancar dan bahagia, tidak ada salahnya melakukan beberapa hal ini.

Cek Oli Kendaraan

Jika Anda ingin menggunakan kendaraan pribadi, jangan lupa cek performa mesin dan juga oli kendaraan. Hal ini penting mengingat jarak tempuh perjalanan mudik Anda pastilah tidak pendek. Agar lebih berkesan perlu juga di cek lokasi wisata di sekitar tujuan mudik Anda.

Tentukan Playlist Musik Anda

Tentukan playlist musik Anda sebelum berangkat mudik. Musik akan sangat membantu meningkatkan moodbooster jika menemukan kemacetan dan kondisi jalan yang membosankan. Ditambah dengan musik yang enak juga akan membuat perjalanan lebih menyenangkan dan segar, jadi keceriaan Anda pada saat bertemu sanak saudara tidak akan berkurang.

Isi Ulang Powerbank

Jangan lupa isi dan bawa power bank Anda. Dalam perjalanan mudik ada kalanya Anda menemui kondisi jalan yang sepi dan tidak ada tempat untuk beristirahat. Untuk itu anda perlu memastikan kondisi power bank dalam keadaan terisi penuh, jadi komunikasi dengan kerabat ataupun update status di media sosial tentang perjalanan Anda tidak terganggu.

Tetap di Jalur Utama

Pada saat mudik anda bakal menemui banyak rambu-rambu yang bertuliskan jalur alternatif ataupun jalur pintas. Biasanya hal tersebut bakal dijumpai di jalan-jalan yang langganan macet, dalam keadaan mobil tidak bergerak sepanjang  beberapa kilometer rambu tersebut tampak seperti gula-gula tentunya.

Tetapi jangan tergoda, tetap sabar dan ikuti jalan yang ada karena biasanya jalur tersebut bakal membawa Anda ke rute yang lebih panjang. Bahkan jika Anda menggunakan aplikasi Waze atau Google Maps sekalipun, usahakan ikuti jalur utama jangan tergoda untuk masuk ke jalur yang Anda tidak tahu bagaimana keadaannya.

Cek Polis Asuransi

Tidak ada salahnya juga untuk mengecek polis asuransi kendaraan. Pastikan Anda masih terdaftar sebagai pemegang polis untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan terjadi. Disamping itu Anda juga bisa melengkapi keamanan keluarga saat mudik dengan asuransi perjalanan.

Jika Anda bingung mau pilih produk asuransi perjalanan seperti apa, temukan dan bandingkan beragam jenis asuransi perjalanan dan kendaraan di CekAja.com. Pilihlah profil produk asuransi yang memang Anda butuhkan.

 

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit