Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Tips Membeli Sepeda Bekas, Mengikuti Tren Gak Harus Mahal!

by Ayunindya Annistri on 3 Juli, 2020

Aktivitas bersepeda kini mulai kembali digandrungi oleh semua kalangan usia. Nah, kalau kamu pengin mengikuti tren ini namun enggak memiliki cukup dana, kenapa tak membeli yang second saja? Tidak perlu takut merugi loh, makanya simak dulu tips membeli sepeda bekas berikut yang sudah dirangkum CekAja dari banyak sumber.

Tips Membeli Sepeda Bekas

Kelebihan Sepeda dibandingkan Transportasi Lainnya

Pasca karantina mandiri, kini seluruh masyarakat Indonesia bisa kembali beraktivitas namun tetap dengan protokol kesehatan. Menariknya, ketika memasuki fase “new normal” ini, banyak orang yang mulai kembali menggemari aktivitas bersepeda, baik di pagi, sore maupun malam hari.

Tak cuma menyehatkan badan, bersepeda diyakini memiliki kelebihan lain yang membuatnya berbeda jika dibandingkan dengan transportasi pada umumnya. Apa sajakah itu?

  • Hemat uang, karena tidak perlu mengeluarkan dana sedikitpun
  • Bebas dari kemacetan lalu lintas
  • Tidak pusing mencari tempat parkir
  • Tidak memerlukan bahan bakar
  • Tidak mencemari udara
  • Kecepatannya lebih baik ketimbang mobil, terutama dalam kondisi macet
  • Ringkas untuk dibawa kemana saja
  • Tidak memerlukan SIM
  • Mengurangi stress dan mengencangkan otot paha
(Baca Juga: Daftar Sepeda Lipat Murah yang Bisa dibeli)
5 Tips Membeli Sepeda Bekas

Sebelum membeli sepeda bekas, ada baiknya kamu mengetahui beberapa tips berikut agar keputusan yang diambil tidak disesali di kemudian hari.

Berikut tips membeli sepeda bekas yang dirangkum CekAja dari banyak sumber.

1. Tentukan jenis sepeda yang ingin dibeli

Tentukan jenis sepeda yang ingin dibeli

Dalam tips membeli sepeda bekas, pertama-tama yang mesti kamu lakukan adalah menentukan jenis sepeda yang ingin dibeli. Sehingga, kamu bisa menyiapkan dananya entah dengan cara menabung atau mengajukan pinjaman kilat.

Mengetahui jenis sepeda yang ingin dibeli juga bisa membuat kamu memahami dan menyesuaikan kegunaan dari sepeda tersebut dengan kebutuhan. Misalnya, kamu hanya ingin mengikuti tren, berarti belilah jenis sepeda rekreasi yang biasa digunakan sebagai penunjang gaya hidup saja.

2. Bandingkan harga

Bandingkan harga

Tidak cuma membeli sepeda baru saja yang harganya mesti dibandingkan terlebih dulu, namun juga sepeda bekas. Jangan beranggapan hanya karena harga murah berarti kamu bisa menyepelekan hal ini. Hitung-hitung kamu bisa belajar menghargai uang yang dimiliki dan menjadi lebih cerdas dalam membeli barang bekas, seperti sepeda.

Nah, pada poin ini yang mesti kamu pahami adalah bagaimana caranya kamu membandingkan harga pasaran sepeda. Jangan sampai nantinya, kamu membeli sepeda bekas dengan harga tinggi melebihi harga sepeda baru atau bahkan setara. Kalau seperti ini, yang ada justru kamu bakal merugi karena membeli sepeda bekas ketimbang sepeda keluaran terbaru.

Untuk membandingkan harga, kamu bisa mencari referensinya terlebih dulu lewat beberapa situs jual beli sepeda, atau paling tidak meminta rekomendasi dari temen dan toko-toko sepeda yang mungkin kamu tahu.

Ingat, yang membedakan harga sepeda baru dan sepeda bekas bukan berdasarkan merek, jenis maupun tahun pembuatannya. Melainkan spare part yang ada pada sepeda tersebut.

Biasanya penjual telah mengupgrade spare part agar layak digunakan, dan karena hal inilah harga sepeda bekas mengalami kenaikan. Tips membeli sepeda bekas ini bakal sangat membantu kamu menemukan jenis sepeda yang tidak hanya sesuai kebutuhan namun juga kondisi keuanganmu.

3. Cari tahu identitas penjual

Cari tahu identitas penjual

Tidak hanya membandingkan harga, dalam tips membeli sepeda bekas berikutnya yang perlu diketahui adalah bagaimana kamu mencari tahu identitas si penjual. Soalnya nih, kalau kamu enggak mengetahui identitas jelas si penjual, bukannya sepeda yang kamu dapat malahan menjadi kerugian. Enggak ingin kan hal ini terjadi?

Maka dari itu, kamu bisa mulai mencari nama si penjual, alamat email, nomor telepon atau mungkin toko fisik yang dimilikinya lewat internet, sebagai cara mengecek kualitas dari si penjual.

Pastikan juga kamu sudah membaca review dari para pembeli dan rating yang diberikan pada si penjual, jika ia memiliki platform khusus jual beli sepeda bekas.

(Baca Juga: 5 Tips Aman Bersepeda di Jalan Raya)
4. Cek fisik sepeda

Cek fisik sepeda

Kalau sudah menentukan pilihan, selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah mendatangi toko jual beli sepeda tersebut. Tujuannya biar kamu bisa langsung mengecek kondisi sebenarnya dari sepeda yang ingin dibeli, apakah terdapat bagian yang cacat atau tidak. Terlebih dari segi bodi dan spare part.

Usahakan untuk tidak ragu melemparkan sejumlah pertanyaan kepada penjual. Soalnya tips membeli sepeda bekas yang satu ini bakal sangat membantu kamu dalam menentukan pilihan agar penyesalan tak datang di akhir.

Ketika mengecek kondisi fisik sepeda, perhatikan beberapa bagiannya, di antaranya seperti:

  • Periksa suspensi depan apakah masih berfungsi atau tidak
  • Periksa stang terutama saat dibelokkan
  • Periksa roda depan dan belakang
  • Cek rem, apakah kabel-kabelnya masih bagus dan pakem atau tidaknya
  • Cek gear depan, apakah giginya masih bagus atau ada yang mengalami kerusakan
  • Cek rantai, berkarat atau tidak
5. Coba nego harga

Coba nego harga

Apabila cek fisik sepeda telah dilakukan, terakhir yang perlu kamu lakukan adalah menawar harganya kembali. Mengingat, sepeda yang kamu beli ini adalah barang second, yang mungkin masih terdapat kekurangan meskipun tidak seberapa.

Ingat, segala keputusan pembelian tergantung di kamu. Jika merasa kurang cocok, enggak perlu terburu-buru untuk membelinya. Akan tetapi jika si penjual menerima tawaranmu, itu berarti kamu bisa langsung membayar sepeda tersebut, dan menggunakannya untuk menunjang aktivitasmu sehari-hari.

Ingin Beli Sepeda Bekas Tapi Dana Masih Kurang?

Kamu kesulitan menabung untuk membeli sepeda bekas? Atau uang yang dimiliki masih belum memenuhi harapan dengan harga sepeda yang diinginkan? Kreditin saja dengan menggunakan produk pinjaman kilat.

Lewat pinjaman kilat ini, kamu bisa mendapatkan dana tunai dalam waktu cepat di mana tentunya syarat yang diminta jauh lebih praktis. Tak perlu takut merugi, apalagi jika kamu hanya menggunakan pinjaman ini untuk menutupi kekurangan dana yang dimiliki.

Masih bingung harus meminjam dana di mana? CekAja.com solusinya! Melalui layanan ini, kamu bisa membandingkan produk-produk pinjaman kilat yang telah menjadi mitra unggulan, seperti Kredivo, UangTeman, dan JULO.

Hebatnya lagi, setelah membandingkan kamu dapat langsung apply secara online di CekAja tanpa perlu mengakses situs pinjaman tersebut. Lewat CekAja, pengajuannya jauh lebih praktis dan dengan berbagai penawaran menarik. Yuk, tunggu apalagi? Segera ajukan pinjaman kilat di CekAja.com dan dapatkan sepeda idamanmu!

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau