Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

6 Cara Punya Properti Tanpa Modal

by Arfan Wiraguna on 19 Mei, 2015

tips beli rumah _ KPR - CekAja.com

Walau terbilang menjadi investasi menguntungkan karena meningkatnya harga properti setiap tahun, namun akses masyarakat untuk membeli properti masih terbatas. Masalah uang muka selalu jadi kendala utama. Padahal, uang muka menjadi modal utama ketika ingin lakukan pembelian.

Investasi properti memang cukup menggiurkan. Bahkan peningkatan keuntungannya bisa mencapai 50% per tahun. Tidak heran bila banyak yang menjadikan jenis investasi ini sebagai modal pensiun di hari tua. Sayangnya, tidak sedikit yang mendapatkan kesulitan saat ingin membeli rumah atau properti lainnya karena hambatan uang muka. Pertanyaannya, apa ada cara agar tetap dapat membeli properti ketika Anda tidak memiliki dana untuk pembayaran uang muka?

1. Pinjam Dana

Jika saat ini Anda sedang kehabisan cadangan uang namun ingin melakukan investasi di bidang properti, maka meminjam dana untuk pembayaran uang muka adalah salah satu pilihannya. Hanya saja, tetap batasi utang tersebut pada jumlah yang dapat Anda bayar di kemudian hari.

(Baca juga: 6 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah)

Carilah pemberi pinjaman yang dapat menutupi pembayaran uang muka Anda dengan bunga yang rendah. Setelah itu, kalkulasikan pula tingkat suku bunga yang diberikan oleh peminjam. Perhitungan ini perlu Anda lakukan agar tetap dapat menghasilkan keuntungan di akhir masa investasi.

Anda juga dapat meminjam dana ini dari teman, anggota keluarga atau mitra bisnis. Pastikan pula untuk membuat kontrak secara terperinci—termasuk jangka waktu pembayaran dan tingkat suku bunga yang digunakan—untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.

2. Carilah Seller Financing

Jika sang penjual sedang ingin menjual cepat propertinya, maka dia akan bersedia untuk memudahkan Anda di dalam pembelian. Anda bisa mengajukan penawaran tertentu, misalnya bersedia membayar cicilan bulanan yang lebih tinggi sebagai pengganti uang muka.

Jika berniat untuk menggunakan metode peminjaman tradisional—seperti menggunakan bank sebagai perantaranya, Anda dapat menegosiasikan perjanjian dengan penjual untuk menalangi terlebih dahulu uang mukanya.

3. Sewa Properti dengan Opsi Membeli

Sewa (leasing) dengan opsi membeli dapat menjadi salah satu pilihan ketika tidak memiliki dana untuk pembayaran uang muka. Dengan melakukan leasing, Anda akan memiliki perjanjian sewa-menyewa yang mengandung beberapa klausul, termasuk opsi yang Anda miliki sebagai debitur untuk membeli atau tetap terus melanjutkan sewa.

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah leasing ini berbeda dengan beli-sewa. Leasing memberikan pilihan untuk membeli atau melanjutkan sewa, sedangkan beli-sewa mempunyai perjanjian yang memperbolehkan kreditur untuk menarik lagi objek sewa jika debitur tidak mampu menyelesaikan angsurannya.

(Baca juga: 5 Cara Aman Ajukan Kredit Rumah Bekas)

4. Tukar Keahlian

Untuk pilihan yang satu ini, Anda mungkin perlu punya kemampuan tertentu. Hal ini biasa dilakukan antara para pengembang dengan para pemilik tanah, atau para pemodal dengan para pengembang.

Jika Anda memiliki kemampuan sebagai pemborong, maka dapat dengan mudah  menukar kemampuan Anda dengan penjual yang ingin membangun kembali tempat tinggalnya di tempat lain. Namun bagi yang berprofesi lain, Anda perlu cari tahu terlebih dahulu kemampuan yang dibutuhkan oleh penjual.

Sebagai contoh, Anda seorang ahli hukum dan sang penjual sedang membutuhkan jasa konsultasi hukum untuk urusan pribadinya. Dengan pertukaran jasa dengan uang muka ini, bisa jadi Anda akan mendapatkan properti tanpa tanda jadi.

5. Ambil Alih

Ambil alih atau take over merupakan salah satu cara untuk memiliki properti tanpa uang muka. Anda dapat mencari debitur yang sudah tidak sanggup untuk meneruskan angsurannya. Anda juga bisa menghubungi lembaga keuangan tertentu yang berperan sebagai kreditur di bidang properti.

Hal yang perlu diperhatikan ketika akan melakukan take over adalah periksa secara cermat perjanjian antara debitur dan kreditur dari properti tersebut. Pemeriksaan semacam ini diperlukan karena beberapa bentuk pinjaman memiliki syarat khusus yang melarang dilakukannya transaksi ambil alih.

(Baca juga: Lebih Mengenal KPR Refinancing)

6. Lakukan Kemitraan

Jika Anda memiliki sebuah ide besar mengenai investasi ini namun tidak memiliki cukup dana sebagai uang muka, cobalah untuk bermitra dengan para pemodal. Maksudnya, mereka dapat memberikan Anda modal sebagai ganti dari tenaga Anda untuk mengelola properti tersebut.

Harus dicatat, buatlah kontrak mengenai kewajiban dari masing-masing pihak dengan jelas. Selain itu, buat juga bagaimana keuntungan dari investasi tersebut dibagikan. Jika mitra Anda benar-benar hanya sebagai penyokong dana, maka Anda perlu memantau secara harian aspek manajemen dari investasi tersebut.

Dari berbagai opsi yang tersedia di atas, pilihlah cara yang menurut Anda paling sesuai dengan kondisi keuangan dan kemampuan saat ini. Bila dimungkinkan, lakukan berbagai variasi dari opsi-opsi tersebut, seperti melakukan take over untuk sebuah properti sekaligus melakukan kemitraan dari properti tersebut, atau lainnya. 

Tentang Penulis

Writer & Coffe Lover - Finansial dan ekonomi adalah makanan sehari-hari.