Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

8 Kiat Sukses Bisnis Makanan di Kantin Sekolah

by Tisyrin on 3 November, 2017

Usaha kantin sekolah adalah salah satu bisnis yang menjanjikan. Selain mudah menemukan lokasi usaha karena banyaknya jumlah sekolah yang ada, peluang untuk mendapatkan keuntungan juga besar.

Mengingat hampir setiap murid atau guru yang akan menjadi pelanggannya, maka bisnis kantin sekolah dianggap potensial. Dengan modal usaha yang tidak terlalu besar, bisnis ini akan berjalan baik apabila kita telah melakukan persiapan dan perhitungan secara maksimal.

Meskipun terlihat sederhana, bukan berarti kita bisa langsung berjualan di sekolah yang lokasinya terdekat dengan tempat tinggal. Sebelum menjalankan usaha kantin, lakukan persiapan yang meliputi survei lokasi, mengamati calon kompetitor, mencari tahu harga sewa, dan sebagainya. Berikut penjelasan dari poin-poin tersebut.

Mulai dengan survei lokasi

Demi lancarnya usaha, kita perlu mencari lokasi yang tepat, tidak asal-asalan. Oleh karena itu, survei lokasi jadi hal pertama yang wajib dilakukan. Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang usaha kantin di berbagai sekolah. (Baca juga: 10 Pilihan KTA Plafon Ratusan Juta untuk Modal Usaha)

Dalam memilih lokasi, pertimbangkan dari berbagai segi, salah satunya adalah mencari tahu mengenai jumlah siswa di sekolah incaran. Semakin banyak jumlahnya, artinya peluang untuk laris semakin besar. Selain itu, cari tahu pula jenis makanan yang menjadi favorit mereka.

Cek pinjaman modal usaha di bawah ini.

Amati jenis makanan atau produk yang sudah ada

Saat survei ke sekolah-sekolah, jangan lupa lakukan pengamatan terhadap calon kompetitor. Cari tahu apa saja produk yang mereka jual, berapa harganya, hingga bagaimana cara mereka dalam melayani pelanggan.

Nantinya, kita akan bisa menganalisis apa kekurangan mereka. Dengan begitu, ketika menjalani usaha kantin, bisa melakukan pelayanan yang lebih baik serta menyajikan makanan yang lebih menarik.

Sesuaikan target konsumen dan makanan

Beda jenjang sekolah, beda pula jenis makanan yang akan kita jual nantinya. Sebab tentu ada perbedaan selera antara makanan dan jajanan untuk anak-anak sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), atau sekolah menengah atas (SMA).

Pertimbangkan pula dari kalangan mana saja mayoritas murid sekolah tersebut. Apabila sekolah tersebut mayoritas muridnya dari kalangan menengah ke atas, nantinya bisa memilih jenis makanan dan mematok harga yang sesuai. Namun, apabila sebaliknya, maka kita tidak bisa menjual makanan dengan harga mahal. (Baca juga: 6 Usaha Kecil Rumahan dengan Modal Pas-Pasan)

Keamanan

Perhatikan sistem keamanan di lokasi incaran. Bagaimana tipe kantin sekolah? Apakah memiliki rolling door? Cari tahu secara detail tentang hal ini. Kita pasti tidak mau kehilangan barang-barang penting bukan?

Dapatkan izin resmi

Agar bisa membuka kantin di sekolah yang bisa berkelanjutan, tentu membutuhkan izin resmi dari sekolah. Biasanya, bisa dengan cara membuat proposal lalu memberikan sampel makanan yang akan dijual. Kita bisa menyebar proposal ke beberapa sekolah, jadi tidak hanya satu sekolah.

Proposal berisi penjelasan produk yang akan dijual hingga peralatan yang akan digunakan. Walaupun, pada praktiknya biasanya kita perlu referensi dari pihak sekolah atau yang penjual yang sudah berdagang di situ.

Mencari tenaga yang tepat

Pekerjaan rumah selanjutnya apabila telah mengantongi izin resmi yaitu mencari orang yang jujur. Carilah orang yang pantas mendapatkan kepercayaan menjaga kantin sepenuhnya apabila kita tidak bisa turun tangan langsung.

Hitung harga sewa dan target keuntungan

Jangan lupa juga mencari informasi terkait harga sewa tempat dan sudah termasuk untuk apa saja harga tersebut. Apakah harga tersebut sudah termasuk untuk biaya listrik, kebersihan, dan lain sebagainya?

Dengan mengetahui hal ini, kita dapat menghitung modal yang diperlukan, perencanaan bisnis, serta target keuntungan yang bisa di dapat. (Baca juga: 4 Usaha Modal Kecil yang Sedang Tren dan Mudah Dilakukan)

Hitung estimasi modal

Hal terpenting lainnya adalah menghitung estimasi modal yang diperlukan. Komponen yang masuk hitungan adalah biaya untuk sewa tempat, menyiapkan peralatan, stok produk, hingga biaya untuk membayar karyawan.

Pada dasarnya, untuk membuka usaha kantin tidak membutuhkan modal yang besarnya hingga puluhan atau ratusan juta rupiah. Cukup dengan modal di kisaran angka jutaan saja sudah bisa menjalankan bisnis kuliner ini.

Contoh perhitungan modal usaha kantin sekolah

1. Persiapan tempat (etalase, perlengkapan, dan lain sebagainya) : Rp1,5 juta

2. Operasional

  • Biaya pekerja sekitar Rp1 juta per bulan
  • Biaya sewa tempat sekitar Rp300 ribu per bulan
  • Biaya listrik dan air sekitar Rp150 ribu per bulan

3. Belanja produk atau bahan baku sekitar Rp1,5 juta tergantung jenis dagangan

Total biaya : Rp4,45 juta

Perhitungan di atas adalah contoh sederhana. Sebab pada praktiknya, bisa dimungkinkan, selain biaya di atas kita juga perlu menyiapkan biaya ekstra untuk berjaga-jaga apabila terdapat hal lain di luar perhitungan awal.

Karena itu, untuk bisa membuat perhitungan yang akurat, maka kita wajib mencatat setiap detail yang diperlukan. Beda konsumen, beda sekolah, beda pula biaya yang akan kita butuhkan. Dengan begitu, kita bisa menentukan estimasi rata-rata pengeluaran untuk setiap komponen-komponen yang diperlukan.

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.