Agar Kendaraan Terlindungi, Perhatikan Cara Memilih Asuransi yang Tepat

7 min. membaca Oleh Teti Purwanti on

Kendaraan khususnya mobil merupakan aset pendukung aktivitas harian bagi banyak penduduk di perkotaan. Oleh karena itu, perlu ada perlindungan yang tepat agar apabila terjadi masalah pada mobil tidak terlalu merugikan pemiliknya.

Cara Memilih Asuransi Kesehatan

Salah satu upaya untuk melakukan perlindungan pada kendaraan adalah dengan membeli polis asuransi kendaraan. Asuransi tersebut berguna untuk memberikan perlindungan pada kendaraaan dari berbagai risiko ataupun kerugian yang bisa terjadi kapan saja seperti risiko banjir, bencana alam, huru hara, kebakaran, ataupun kecelakaan yang tidak bisa diprediksi.

Oleh karena itu, memiliki asuransi kendaraan merupakan hal yang lazim dan penting pada saat ini untuk melindungi mobil sekaligus untuk mengantisipasi potensi kerugian finansial yang disebabkan pada kerusakan ataupun kehilangan kendaraan.

Memang saat ini sudah banyak orang yang memiliki asuransi kendaraan, namun memahami cara dan tips untuk memilih asuransi yang sesuai tetap masih diperlukan agar tidak salah dalam memilih produk asuransi yang tepat. Oleh karena itu, berikut ini penjelasan tentang cara memilih asuransi yang tepat:

Pilih yang sesuai dengan kebutuhan

Pertama-tama, pahami kondisi kendaraan kamu dulu sebelum memilih asuransi. Pahami kondisi mesin, body, usia kendaraan, dan hal lainnya yang bisa menjadi pertimbangan. Dengan begitu, kamu akan bisa memutuskan untuk memilih produk asuransi kendaraan yang sesuai.

Ada dua jenis asuransi kendaraan yang bisa dipilih, yakni asuransi All Risk dan asuransi Total Loss Only (TLO). Kedua jenis asuransi ini memiliki karakteristik berbeda.

Pertama, asuransi All Risk bisa memberikan perlindungan hampir menyeluruh pada kendaraan seperti kecelakaan kecil ataupun besar, termasuk juga risiko kehilangan.

Meski begitu, biasanya ada pengecualian risiko yang tidak ditanggung oleh asuransi sehingga pada saat memilih asuransi ini di sebuah perusahaan asuransi, baca seluruh klausul yang terdapat dalam polis dengan hati-hati dan menyeluruh.

Biaya premi untuk asuransi All Risk ini memang lebih mahal dari biaya premi pada asuransi TLO.

Kemudian jenis asuransi kedua adalah Total Loss Onluy (TLO) yang menjamin kehilangan pada kendaraan ataupun kerusakan kendaraan dengan kondisi kerusakan lebih dari 75% dan tidak menjamin kerusakan kecil pada kendaraan. Biaya premi pada jenis asuransi ini lebih murah dari asuransi All Risk.

Sebelum memutuskan, sebaiknya kamu juga membaca-baca dan mencari tahu penghitungan premi kedua jenis asuransi ini.

Lakukan perbandingan produk

Dalam memilih asuransi yang tepat untuk kendaraan juga perlu melakukan perbandingan produk karena setiap asuransi akan memberikan manfaat dan keuntungan yang berbeda-beda tergantung pada fitur dan jenis layanan yang dipilih.

Oleh karena itu, pastikan saat memilih asuransi sudah sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak ada penyesalan dan kerugian setelahnya.

Coba bandingkan manfaat dan jenis asuransi dari satu perusahaan asuransi dengan perusahaan lainnya. Semakin banyak perbandingan perusahaan asuransi, maka akan memberikan opsi yang semakin banyak dan baik untuk dipilih.

Perbandingan bisa dilakukan dengan mendatangi perusahaan asuransi atau bisa juga melalui situs resmi masing-masing perusahaan asuransi yang tersedia.

Setelah melakukan perbandingan, jangan terburu-buru mengambil keputusan agar tidak menyesal. Sangat penting untuk mendapatkan produk asuransi yang tepat bagi kendaraan. Memang secara sekilas manfaat dan perlindungan yang ditawarkan oleh masing-masing perusahaan asuransi terlihat sama, namun carilah informasi secara detail terkait pengecualian-pengecualian kondisi yang tidak menjadi jaminan asuransi ataupun informasi detail lainnya sebelum memutuskan suatu layanan asuransi kendaraan yang akan dipilih.

Dalam melakukan perbandingan, sebaiknya pertimbangkan kredibilitas perusahaan asuransinya apakah bisa dipercaya atau tidak. Cari tahu reputasi perusahaan asuransi tersebut di masyarakat atau menurut orang-orang terdekat kamu untuk mempertimbangkan level kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan asuransi tersebut.

(Baca Juga: Promo Cashback Kartu Kredit, Buat Kamu yang Hobi Berbelanja)

Kemudian, kamu juga perlu memperhatikan rasio keluhan pelanggan atau nasabah terhadap layanan asuransi di sebuah perusahaan asuransi dengan melihat situs resmi perusahaan tersebut dan juga melalui berbagai forum online tentang layanan asuransi yang bisa dipercaya. Pastikan bagaimana cara perusahaan tersebut menyelesaikan keluhan nasabah. Semakin tinggi penyelesaian keluhan nasabah yang bisa dilakukan, maka semakin baik perusahaan asuransi tersebut untuk kamu pilih.

Selanjutnya, kamu juga perlu melihat di mana saja bengkel rekanan perusahaan asuransi yang hendak dipilih. Carilah perusahaan asuransi yang memiliki banyak bengkel rekanan yang terpercaya sehingga dapat mempermudah saat melakukan perbaikan kendaraan bila terjadi masalah tak terduga seperti kecelakaan.

Carilah perusahaan asuransi yang memiliki bengkel rekanan terpercaya yang jaraknya dekat dengan rumah atau kantor kamu sehingga saat terjadi masalah pada kendaraan bisa segera dan cepat terselesaikan. Bandingkan juga rekam jejak bengkel rekanan suatu perusahaan asuransi dengan perusahaan lainnya.

Selain itu, kamu juga perlu mempertimbangkan fitur layanan yang dimiliki suatu perusahaan asuransi dan membandingkannya dengan perusahaan asuransi lainnya.

(Baca Juga: Mengetahui 16 Penyakit dari Media Sosial yang Ganggu Kesehatan Mental)

Yang perlu menjadi pertimbangan adalah apakah perusahaan tersebut memiliki layanan call center 24 jam untuk menanggapi laporan nasabah, kemudian adakah fasilitas ambulan dan mobil derek yang bisa dipergunakan bila sewaktu-waktu diperlukan, atau cari juga perusahaan yang memiliki fasilitas mobil pengganti selama mobil kamu berada di bengkel untuk perbaikan. Semua fitur dan layanan tersebut akan membuat nasabah menjadi lebih nyaman saat terjadi kondisi yang tidak menguntungkan pada kendaraan.

Hal yang tidak kalah penting untuk menjadi perhatian adalah bagaimana prosedur klaim yang dimiliki oleh sebuah perusahaan asuransi apakah bisa dilakukan dengan cepat dan mudah atau memiliki prosedur yang ribet dan bertele-tele.

Jangan pilih perusahaan asuransi ang prosedur pengajuan klaimnya ribet dan memakan waktu lama serta tidak tanggap dengan klaim yang diajukan karena hanya akan membuat kamu rugi.

Selain itu, jangan memilih asuransi hanya karena perusahaan asuransi tersebut memiliki nama besar dan terkenal, namun kinerja pelayanan kepada nasabahnya tidak baik.

Sesuaikan dengan kemampuan bayar

Dalam memilih asuransi kendaraan yang tepat, carilah yang sesuai dengan budget yang kamu miliki. Sebagai perhatian, besarnya premi yang dibayarkan juga mempengaruhi manfaat perlindungan yang bisa didapatkan.

Untuk mendapatkan layanan asuransi terbaik yang bisa memberikan perlindungan terbaik tentunya juga membutuhkan pembayaran premi yang tidak kecil. Oleh karena itu, pilihlah yang sesuai dengan kondisi keuangan yang kamu miliki.

Jangan pernah memaksakan diri untuk memilih asuransi dengan premi besar yang berada di luar kemampuan finansial kamu karena akan membuat kondisi keuangan terganggu dan mempengaruhi pengeluaran untuk keperluan lainnya.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, ada dua jenis asuransi yang bisa dipilih yakni All Risk dan Total Loss Only (TLO). Pilihlah yang sesuai dengan kemampuan keuangan kamu.

Sebagai perbandingan, berikut ini estimasi biaya premi kedua jenis asuransi tersebut:

Jenis kategori pada asuransi dibagi ke dalam lima kelompok berdasarkan jumlah uang pertanggungan yang kemudian mempengaruhi besarnya premi yang harus dibayarkan. Biaya premi juga berbeda-beda tiap wilayah yang dibagi ke dalam tiga kelompok. Wilayah I untuk Sumatera dan kepulauan sekitarnya, wilayah II untuk Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, Wilayah III untuk wilayah selain wilayah I dan II.

Premi Wilayah I

Pertama, untuk Kategori I yakni uang pertanggungan di bawah atau sama dengan Rp125 juta, maka biaya premi yang dibebankan sebesar 0,47% dari uang pertanggungan untuk batas bawah dan premi batas atasnya 0,56%.

Kedua, untuk Kategori II yakni uang pertanggungan Rp125 juta-Rp200 juta di wilayah I biaya premi batas bawahnya 0,63% dan batas atasnya 0,69%.

Ketiga, untuk Kategori III dengan uang pertanggungan lebih dari Rp200 juta-Rp400 juta, maka biaya premi batas bawahnya 0,41% dan batas atasnya 0,46%.

Keempat, untuk Kategori IV dengan uang pertanggungan di atas Rp400 juta-Rp800 juta, maka biaya premi batas bawahnya 0,25% dan batas atasnya 0,30%.

Kelima, untuk Kategori V dengan uang pertanggungan lebih dari Rp800 juta, biaya preminya 0,20 persen untuk batas bawah dan 0,24% untuk batas atas.

Premi Wilayah II

Biaya premi untuk Wilayah II memiliki kategori uang pertanggungan yang sama dengan Wilayah I sehingga biaya preminya antara lain:

  • Kategori I biaya premi batas bawahnya sebesar 0,65% dan batas atasnya 0,78% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori II biaya premi batas bawahnya 0,44% dan batas atasnya 0,53% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori III biaya premi batas bawahnya 0,38% dan batas atasnya 0,42% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori IV biaya premi batas bawahnya 0,25% dan batas atasnya 0,30% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori V biaya premi batas bawahnya 0,20% dan batas atasnya 0,24% dari jumlah uang pertanggungan.

Premi Wilayah III

Biaya premi Wilayah III dengan kategori uang penjaminan sama dengan wilayah lainnya adalah:

  • Kategori I biaya premi batas bawahnya sebesar 0,51% dan batas atasnya 0,56% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori II biaya premi batas bawahnya 0,44% dan batas atasnya 0,48% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori III biaya premi batas bawahnya 0,29% dan batas atasnya 0,35% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori IV biaya premi batas bawahnya 0,23% dan batas atasnya 0,27% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori V biaya premi batas bawahnya 0,20% dan batas atasnya 0,24% dari jumlah uang pertanggungan.

Sebagai perbandingan, mari kita lihat dengan biaya premi pada asuransi All Risk:

Biaya Premi Wilayah I All Risk

  • Kategori I biaya premi untuk batas bawah 3,82% dan batas atas 4,2% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori II biaya premi untuk batas bawah 2,67% dan batas atas 2,94%
  • Kategori III biaya premi untuk batas bawah 2,18% dan batas atas 2,40%
  • Kategori IV biaya premi untuk batas bawah 1,20% dan batas atas 1,32%
  • Kategori V biaya premi untuk batas bawah 1,05% dan batas atas 1,16%

Biaya Premi Wilayah II All Risk

  • Kategori I biaya premi untuk batas bawah 3,26% dan batas atas 3,59% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori II biaya premi untuk batas bawah 2,47% dan batas atas 2,72%
  • Kategori III biaya premi untuk batas bawah 2,08% dan batas atas 2,29%
  • Kategori IV biaya premi untuk batas bawah 1,20% dan batas atas 1,32%
  • Kategori V biaya premi untuk batas bawah 1,05% dan batas atas 1,16%

Biaya Premi Wilayah III All Risk

  • Kategori I biaya premi untuk batas bawah 2,53% dan batas atas 2,78% dari jumlah uang pertanggungan.
  • Kategori II biaya premi untuk batas bawah 2,69% dan batas atas 2,96%
  • Kategori III biaya premi untuk batas bawah 1,79% dan batas atas 1,97%
  • Kategori IV biaya premi untuk batas bawah 1,14% dan batas atas 1,25%
  • Kategori V biaya premi untuk batas bawah 1,05% dan batas atas 1,16%.

Dengan memahami dan memperhatikan berbagai pertimbangan dalam memilih asuransi kendaraan, semoga mobil yang kamu miliki bisa terlindungi dengan baik tanpa menimbulkan masalah finansial di kemudian hari.

Namun, hal terpenting selain asuransi adalah hati-hati dalam berkendara di jalan serta lindungi dan rawatlah mobil kamu dengan baik dan rutin. Kamu juga bisa ajukan asuransi kendaraan yang terpercaya di CekAja!

Tentang kami

Teti Purwanti

Teti Purwanti