Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Empat Jenis Warna yang Bisa Bikin Kamu Makin Hemat

by Ariesta on 13 Juli, 2016

Saat hendak membeli barang, mana  yang menjadi prioritasmu? Harga atau warna favorit?

Ternyata, membeli barang dengan warna tertentu bisa menghemat pengeluaranmu lho. Bahkan industriawan terkemuka, Henry Ford pernah menggunakan taktik warna ini untuk menjual mobil produksinya. “Setiap pelanggan dapat memiliki mobil dengan warna yang diinginkan selama warna dasarnya adalah hitam.”

Sejak tahun 1914 sampai 1926, perusahaan Ford hanya memproduksi mobil hitam dan berhasil memangkas ongkos produksi. Cat hitam memang lebih murah dan lebih tahan lama. Mulai tahun 1926, Ford Motor Company mulai menawarkan mobil dengan warna lain namun dengan harga lebih mahal.

Keputusan memilih warna tertentu seperti ini juga berlaku kalau kamu membeli barang-barang berikut.

Mobil

Warna putih terbukti paling populer. Berdasarkan laporan Axalta terhadap warna kendaraan paling populer tahun 2014, putih merupakan warna yang paling banyak dipilih pembeli mobil di Amerika diikuti hitam dan perak. Warna putih bahkan sudah menjadi warna paling diminati di Amerika Utara sejak 2006.

Beberapa studi mengupas hubungan antara warna mobil dan tingkat kecelakaan. Studi Monash University di Australia pada 2007 menyimpulkan bahwa putih merupakan warna mobil paling aman karena mudah dilihat saat malam hari.

Warna perak mendapatkan tempat karena mudah dibersihkan dan dirawat. Pemilik mobil warna perak menghabiskan lebih sedikit uang untuk mencuci mobil karena mobil mereka tidak mudah kotor.

Bagi kamu yang berencana menjual kembali mobil beberapa tahun ke depan, warna putih, perak, dan hitam lebih cepat laku. Popularitas warna tersebut membuatmu lebih mudah mendapatkan pembeli potensial. (Baca juga: Punya Keinginan Ganti Mobil dengan Menjual Mobil Lama? Agar Lebih Untung, Jawab Dulu 5 Pertanyaan Ini)

Cat

Genting rumah ‘dingin’ yang dibuat dari bahan yang dapat memantulkan panas dan menyerap lebih sedikit panas dibandingkan genting standar. menurut Departemen Energi AS, genting jenis ini juga dapat mengurangi suhu atap sebanyak 100 C. Cara termudah untuk mendapatkan atap yang dingin adalah dengan mengecatnya dengan warna terang. Dengan memiliki atap rumah yang dingin, kamu bisa menghemat pengeluaran listrik untuk pendingin ruangan.

Profesional di bidang real estate dan arsitek sering menyarankan kliennya untuk memilih warna netral untuk cat rumah. Alasannya pun hampir sama karena warna netral menyerap sedikit panas, sehingga biaya listrik untuk AC atau kipas angin dapat ditekan.

Peralatan makan

Dalam studi yang diterbitkan dalam jurnal Appetite tahun 2013, para ahli menemukan bahwa makanan yang disajikan dalam piring warna merah menekan konsumsi popcorn dan cokelat dibandingkan yang disajikan dalam piring biru dan putih. Studi lain yang dimuat dalam Appetite juga mengulas efek yang sama pada camilan dan soda yang disediakan dalam wadah karton warna merah dan biru.

Para ahli  dari Cornell University menemukan fakta baru yang berkaitan antara efek warna terhadap selera makan. Semakin mirip warna piring dengan makanan yang disajikan—misalnya buncis pada piring warna hijau—semakin besar tendensi untuk menghabiskannya. Sebaliknya semakin kontras warna—misalnya pasta dengan saus tomat pada piring warna putih—semakin kecil keinginan untuk menghabiskan.

Para peneliti telah menemukan bahwa warna dapat digunakan untuk meningkatkan ‘efek isolasi’ terhadap kemampuan manusia dalam mengingat hal-hal yang menonjol. Misalnya papan diskon di toko sering dicat merah. Warna ini menggiring pembeli untuk melirik produk tersebut karena warna merah kontras dengan warna umum di toko tersebut. (Baca juga: Ini Alasan Kenapa Warna Bisa Mempengaruhi Harga Jual Sejumlah Barang)

Pada intinya, bukan warna yang kamu pilih yang akan membuatmu mengeluarkan lebih banyak uang, tapi efek yang disebabkan dari pemilihan warna tersebut. Jadilah smart buyer!

Tentang Penulis