Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Jajal Bisnis Coklat Valentine, Intip 6 Tips dan Triknya

by Miftahul Khoer on 12 February, 2020

Valentine adalah hari spesial yang paling ditunggu oleh setiap pasangan. Di momen hari kasih sayang ini, kurang pas rasanya kalau tak  saling bertukar kado yang umumnya berupa coklat. Memanfaatkan peluang tersebut, bisnis coklat valentine pun mendadak merebak dimana-mana.

tips bisnis coklat valentine

Jika kamu melirik bisnis coklat valentine ini, seharusnya tak ada kesulitan berarti terutama soal pemasarannya. Mengingat selama ada banyak konsumen yang siap membelinya di luar sana. Selain bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah, bisnis coklat valentine juga bisa mengingatkan kembali manfaat coklat bagi kesehatan jika mengonsumsinya dalam porsi tepat.

Untuk lebih memahami peluang bisnis ini. Ada beberapa tips yang bisa kamu coba lakukan untuk memulai bisnis coklat ini. Yuk simak aja langsung.

1. Siapkan modal standar

Poin ini adalah salah satu hal yang patut diperhatikan dalam memulai bisnis coklat valentine kamu. Usaha momentum ini sebenarnya tidak harus dengan modal besar. Untuk memulainya kamu cukup menyiapkan modal yang standar, artiya tidak terlalu besar karena momen hari valentine ini berlangsung sebentar.

Untuk mempercepat usaha dan persiapannya, cukup gunakan peralatan yang kamu miliki, yang bisa menopang usaha kamu, jadi jangan terlalu banyak membeli barang-barang, gunakanlah yang sudah ada demi menekan budget pengeluaran modal. Untuk menyimpan coklat atau produk coklat valentine kamu bisa dengan menggunakan ice box daripada freezer. Sederhananya, usaha coklat valentine ini sangat fleksibel apalagi dengan adanya media sosial, pemasaran kamu bisa melalui social media seperti Instagram.

2. Inovasi produk coklat valentine

Satu hal yang haru kamu cermati yaitu, kamu harus bisa berinovasi untuk membuat sajian atau produk coklat valentine yang beda dari yang lain. Intinya kamu harus berani bereksperimen  untuk mengemas coklat Valentine kamu agar lebih menarik minat banyak orang, apalagi kaum millennial.

Ya tentu saja kamu harus memastikan segmen konsumen kamu. Pastikan saja target pasarmu itu adalah anak muda milenial. Dengan menentukan target konsumen dari kalangan muda, kamu bisa mulai mengemas produk coklat kamu dengan berbagai varian dan bentuk-bentuknya yang cocok anak muda. Atau kamu juga bisa membuat konsep tematik. Misalkan memakai nama produk kamu dengan tokoh-tokoh pasangan film atau kisah cinta seperti Romeo dan Juliet atau Dilan dan Milea.

3. Buat varian dan pilihan coklat

Apabila kamu ingin dilirik dan mendapat banyak perhatian dari konsumen. Kamu harus berani menciptakan produk-produk yang bervariasi. Sebab di momen besar hari kasih sayang ini, tentu akan ada banyak penjaja coklat Valentine dengan beragam kreasi produknya sendiri.

Caranya adalah kamu tinggal melihat produk yang sudah ada dengan melakukan perubahan-perubahan atau mengkombinasikan dengan makanan lain. Seperti produk coklat dengan kombinasi buah-buahan. Atau kamu juga bisa bikin coklat batang dengan membubuhkan ucapan-ucapan cinta yang manis di atasnya.

(Baca Juga: 7 Kado Valentine Termahal Sepanjang Sejarah)

4. Bikin kemasan yang memikat

Nah, untuk tips yang satu ini tentu sangat penting. Karena kemasan itu adalah sebagai pemberi kesan pertama. Jika kemasanmu looknya menarik akan ada banyak orang tertarik untuk membelinya.

Kemasan ini juga bisa membuat brand kamu semakin dikenal. Apalagi kamu mengutamakan kemasan yang ramah lingkungan seperti berbahan dasar kertas atau berbahan dari alam, produk kamu akan memiliki nilai tambah. Lalu kamu bisa membubuhkan jargon-jargon menarik agar orang peduli terhadap lingkungan dan juga akan membantu lingkungan dari pencemaran.

5. Promosikan kepada orang terdekat

Jika kamu bereksperimen dengan mencoba produk baru, kamu bisa coba tawarkan terlebih dahulu ke sanak saudara kamu atau ke teman-teman, tetangga. Sebab orang-orang terdekat kita bisa dengan mudah memberikan testimoni yang baik untuk membantu memperkenalkan produknya.

Apabila memang produk kamu kurang baik, kamu harus mengakui dan jujur supaya kamu bisa terus membuat produk terbaik. Pastikan bahwa produk yang akan kamu buat itu sudah melewati uji pasar terlebih dahulu termasuk salah satunya ke orang terdekat tadi.

6. Gaet reseller untuk pemasaran

Dunia digital dan medsos memudahkan kamu untuk berjejaring dengan orang lain. Salah satunya kamu bisa menawarkan produk kamu kepada reseller. Saat ini, peluang-peluang untuk melebarkan pemasaran cukup sangat terbuka lebar. Dengan dibantu reseller produk kamu akan gamang dikenal dan secara otomatis akan lebih mendatangkan keuntungan yang cukup besar. 

Reseller ini bisa saja orang-orang terdekat kamu, saudara kamu, atau teman kamu sendiri. Selain itu, kamu juga bisa menitipkan produk kamu ke warung-warung yang ada di sekitar rumah kamu. Dengan adanya reseller, kamu tidak hanya mengenalkan produk coklat kamu sendirian tetapi akan dibantu oleh mereka dan tentu saja membranding produk kamu kepada konsumen yang lebih luas.

Siap bisnis coklat valentine? Tinggal ikuti keenam tips di atas saja. Tapi yang paling penting adalah tekad kamu untuk memulai usaha, karena biasanya hal yang menjadi hambatan terbesar adalah pada awal memulainya.

Dalam memulai bisnis, rata-rata orang mengeluhkan modal hingga saat merasa kurang, mereka pun mundur perlahan dan batal menjalankan usahanya tersebut. Tenang, kamu bisa mengajukan KTA (Kredit Tanpa Agunan) di CekAja.com sebagai modal usahamu. Yuk, ajukan sekarang juga secara online melalui www.cekaja.com.

(Baca Juga: Bisa Jadi Kado Valentine, Cek 5 Pilihan Asuransi Terbaik Untuk Pasangan)

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.