Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Jangan Panik, Begini Cara Mengurus Kartu BPJS yang Hilang

by CekAja on 9 Oktober, 2019

Program jaminan sosial dan kesehatan dari pemerintah yang dilaksanakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), merupakan program yang pertanggungjawabannya disampaikan langsung kepada Presiden. BPJS Kesehatan memiliki tugas untuk menyelenggarakan jaminan Kesehatan Nasional bagi seluruh rakyat Indonesia.

BPJS Kesehatan _ asuransi kesehatan - CekAja.com

Program yang diselenggarakan pemerintah sejak tahun 2014 ini, juga mewajibkan penduduknya untuk mendaftar BPJS, dimana setiap orang yang telah terdaftar menjadi peserta BPJS akan diberikan kartu keanggotaan.

Namun, bagaimana jika kartu BPJS kamu hilang? Sedangkan ketika berobat, kartu BPJS wajib dibawa sebagai bukti keanggotaan.

Pasalnya, kartu BPJS biasa digunakan peserta yang terdaftar, untuk berobat ke fasilitas kesehatan satu maupun ke fasilitas kesehatan lanjutan. Misalnya, ketika kamu melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih besar seperti dari puskesmas ke rumah sakit.

Namun, jika kartu BPJS hilang, sebenarnya kamu tidak perlu merasa khawatir dan resah, apalagi sampai berpikir kalau kamu tidak bisa menggunakan fasilitas kesehatan dari negara lagi.

Hak mendapatkan layanan kesehatan

Nah, untuk para peserta BPJS yang merasa kehilangan kartu BPJS, ternyata bisa mengajukan permohonan pencetakan ulang kartu. Pasalnya, kartu BPJS yang hilang tidak membuat kamu kehilangan semua hak untuk menikmati fasilitas kesehatan tersebut.

Terlebih jika kamu rajin membayar iuran per bulannya, karena semua data kamu masih akan tetap tercatat meski fisik kartunya hilang. Begitu juga dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Cara mudah mengurus kartu BPJS hilang

Ada beberapa cara untuk mengurus kartu BPJS hilang dengan mudah dan cepat, yakni secara online dan offline. Namun, untuk mengurus kartu BPJS hilang, kamu juga harus mmepersiapkan beberapa dokumen, dan hal ini juga berlaku baik itu BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan, yang diantaranya adalah:

 – Surat pengantar dari kantor tempat kamu bekerja (jika kartu BPJS diterbitkan dari tempat kerja). Hal ini dilakukan sebagai bukti bahwa kamu benar merupakan karyawan di perusahaan tersebut.

– Fotokopi kartu BPJS. Jika kamu tidak punya, kamu bisa memintanya ke HRD di kantor. Karena, biasanya HRD menyimpan semua data karyawan termasuk fotokopian kartu BPJS.

– Kartu Tanda Penduduk

– Kartu Keluarga

– Surat keterangan kehilangan dari kepolisian terdekat, bahwa kamu telah kehilangan kartu BPJS.

 Setelah semua dokumen tersebut telah lengkap, selanjutnya kamu bisa pilih ingin menggunakan cara mengurus kartu BPJS hilang secara online atau offline. Untuk mengetahui langkah-langkah dari tiap masing-masing cara, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

Mengurus kartu BPJS hilang secara online

Tanpa datang langsung ke kantor cabang BPJS kesehatan, cara mudah dan cepat mengurus kartu BPJS hilang secara online ini, bisa kamu lakukan dengan mencetak kartu e-ID (Electronic Identification) melalui aplikasi mobile JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional.

Sebelumnya, bagi yang belum tahu, kartu e-ID merupakan kartu yang fungsinya sama dengan kartu BPJS Kesehatan, karena memuat informasi yang sama. Namun, cara ini hanya bisa dilakukan jika kamu mengetahui atau hapal nomor kartu BPJS Kesehatan yang kamu miliki.

Sebab jika kamu lupa nomor kartu BPJS Kesehatan, maka kamu hanya bisa menggunakan cara offline, yakni dengan membuat surat kehilangan di kantor polisi dan langsung mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan.

Nah, berikut ini adalah langkah-langkan untuk mencetak kartu e-ID, bagi kamu yang mau mengurus kartu BPJS hilang secara online:

– Unduh aplikasi mobile JKN melalui Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS.

– Lakukan registrasi dengan mengisi data pribadi peserta seperti nomor kartu BPJS, KTP, nomor telepon, dan lain – lain

– Login menggunakan nomor kartu/username/email dan password yang sudah dibuat

– Pilih menu : peserta BPJS yang ingin dicetak kartu e-ID nya

– Pilih ikon email dan ikuti prosesnya

– Cek email kamu dan temukan file yang dikirim BPJS Kesehatan

– Unduh, cetak dan laminating kartu e-ID tersebut

Mengurus kartu BPJS hilang secara offline

– Laporkan ke polisi

Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika ingin mengurus kartu BPJS hilang secara offline adalah dengan membuat surat keterangan kehilangan di kantor polisi. Bentuk surat kehilangan ini sama halnya ketika kamu kehilangan ATM, KTP, SIM, BPJS, dan kartu-kartu penting lainnya.

Surat kehilangan dari kepolisian ini, nantinya akan digunakan untuk mengurus kartu BPJS yang hilang dan digantikan dengan kartu baru di kantor cabang.

– Bawa dokumen ke kantor BPJS Kesehatan terdekat

Dokumen persyaratan yang dibawa ke kantor cabang BPJS Kesehatan adalah dokumen yang sebelumnya sudah dijelaskan di atas. Namun, untuk mengurus kartu BPJS hilang secara offline ini, kamu juga perlu menyiapkan materai Rp6.000.

Dalam mengurus kartu BPJS hilang secara offline juga bisa diwakilkan oleh anggota keluarga lainnya, yang tercantum dalam kartu keluarga yang sama. Selanjutnya, setelah semua dokumen lengkap, kamu baru bisa ikuti langkah-langkah berikut:

– Kamu bisa datang ke cabang BPJS terdekat atau ke kantor BPJS tempat kamu mendaftar sebagai peserta. Karena prosesnya bisa berjalan lebih mudah dan cepat.

– Jika kamu adalah perantau, cobalah hubungi call center BPJS untuk menanyakan informasi lebih lanjut.

– Setibanya di kantor BPJS, kamu bisa langsung menuju pusat layanan dan menginformasikan tentang kartu BPJS hilang dan minta dibuatkan duplikatnya.

– Selanjutnya, petugas biasanya akan langsung meminta segala dokumen persyaratan untuk keperluan administrasi dan pencocokan identitas. Kamu bisa berikan semua dokumen di sini. 

– Nah, ketika semua dokumen dianggap valid, maka pembuatan kartu BPJS baru akan segera dikerjakan oleh petugas pelayanan. Untuk proses pencetakan kartu BPJS baru, biasanya memakan waktu satu hari, sehingga kamu harus datang kembali keesokan harinya.

Sebagai cadangan, selain memiliki BPJS yang merupakan jaminan sosial dari pemerintah, tidak ada salahnya jika kamu juga memiliki jaminan sosial atau asuransi lainnya loh. Kamu bisa mengajukan berbagai asuransi milik perusahaan swasta yang juga tidak kalah bagus pelayanannya.

Terlebih, jika kamu mengalami kehilangan kartu BPJS, kamu bisa menggunakan asuransi cadangan. Ada banyak pilihan asuransi kesehatan yang bisa kamu pilih, dan bisa juga disesuaikan dengan kondisi finansial.

Untuk mengetahui berbagai perbandingan asuransi yang ada di Indonesia, kamu bisa mengunjungi situs Cekaja.com. Di situs ini, kamu bisa memilih sekaligus mengajukan asuransi secara online.

Tentang Penulis