Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Manfaat Menabung di Awal Tahun dan Jenis-Jenis Tabungannya

by Rini Agustina on 23 Januari, 2020

Di Indonesia adalah kalimat yang terkenal “sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit” sebuah pernyataan yang sering dikaitkan dengan kegiatan menabung. Ya, bagi masyarakat Indonesia sebenarnya budaya menabung sudah ada sejak zaman dulu. Biasanya para orangtua mengajarkan anaknya menabung dengan membelikannya celengan yang diisi dengan uang koin.

Manfaat Menabung di Awal Tahun dan Jenis-Jenis Tabungannya

Menurut mereka menabung mengajarkan kita untuk tidak boros dan lebih menghargai uang. Kini proses menabung sudah lebih mudah karena ada bantuan bank. Kamu bisa secara otomatis menabung di bank dengan sistem auto-debet, yakni sejumlah uang ditarik langsung dari rekening Kamu setiap bulan.

Jika belum belajar menabung, awal tahun ini adalah saat yang tepat untuk Kamu mulai mengumpulkan pundi-pundi. Kamu pasti akan segera menyisihkan pendapatan, jika tahu ada beragam manfaat menabung di awal tahun yang bisa Kamu dapat.

Sekilas Mengenai Menabung

Menabung secara harfiah bisa diartikan sebagai sebuah tindakan menyisihkan pendapatan untuk dikumpulkan. Sementara menurut KBBI menabung berasal dari kata tabung. Menabung itu memiliki arti kedalam golongan atau kelas kata kerja (verb) sehingga menabung bisa menyatakan sebuah tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.

Menabung bisa dilakukan dengan banyak cara, di bank, dirumah atau di koperasi simpan pinjam. Semua cara menabung tentu ada plus minusnya. Misalnya di bank, menabung di bank ini dana Kamu akan dijamin keamanannya oleh negara sehingga Kamu tak perlu was-was uang Kamu dicuri atau hilang karena negara Akan mengganti kerugian Kamu. Tabungan bank dilindungi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sementara minusnya adalah adanya potongan biaya administrasi bulanan yang dibebankan kepada nasabah. Namun jumlahnya biasanya kecil sehingga tidak memberatkan. Sementara menabung dirumah resiko pencurian lebih besar namun tidak ada potongan biaya administrasi. Sedangkan jika menabung di koperasi simpan pinjam biasanya juga ada biaya administrasi yang dibebankan. Namun koperasi biasanya tidak memberikan jaminan penggantian jika ada kehilangan uang karena pencurian.

Apapun cara menabung yang dipilih semakin sering dan lama menabung, maka jumlah dana yang terkumpul semakin banyak. Dana ini biasanya bagi beberapa orang menjadi dana darurat yang akan digunakan ketika keadaan mendesak saja.

5 Manfaat Menabung di Awal Tahun

Menabung di awal tahun akan menjadi momen penting dalam hidup Kamu yang akan menentukan bagaimana kondisi finansial selama satu tahun kedepan. Jika ada dana jangan tunda lagu untuk segera rutin menyisihkan pendapatan. Setidaknya ada 5 manfaat menabung di awal tahun yang bisa Kamu dapatkan.

1. Belajar Menghemat Pengeluaran

Awal tahun biasanya banyak promo menarik karena menghadapi tahun baru. Promo-promo ini sering jadi pendorong kita lebih konsumtif terutama untuk pemenuhan kebutuhan sekunder yang sebenarnya tidak begitu penting. Mendedikasikan diri untuk menyisihkan pendapatan sejak awal tahun akan memudahkan Kamu mengumpulkan rupiah demi rupiah hingga di akhir tahun nanti Kamu sendiri akan kaget dengan jumlah tabungan yang terkumpul.

Awal tahu juga adalah waktu terbaik untuk Kamu menghitung berapa jumlah uang ideal yang mesti disisihkan. Sebab biasanya kenaikan gaji dan harga barang juga terjadi di awal tahun, sehingga Kamu dapat menakar pemasukan dan pengeluaran selama satu tahun mendatang. Apa post yang bisa dihemat dan bagaimana mengelola keuangan agar bisa menghasilkan uang tambahan.

2. Mencapai Goal dengan Lebih Santai

Biasanya orang-orang yang memiliki goal membeli sesuatu akan mencoba menabung. Manfaat menabung di awal tahun untuk mereka yang memiliki target adalah hasil yang lebih terukur. Karena dimulai lebih cepat Kamu bisa melakukan evaluasi keuangan secara terencana misalnya setiap tiga bulan sekali. Melihat kembali apakah target yang telah ditetapkan rasional atau tidak. Jika tidak Kamu masih memiliki waktu untuk mengubah skema tabungan, sebab masih ada bulan-bulan hingga akhir tahun yang akan berjalan.

3. Menunda Mengambil Pinjaman

Ketika mendedikasikan diri menabung, Kamu tentu berupaya untuk tidak mengambil pinjaman atau hutang apapun yang dapat mengacaukan target Kamu. Salah satu manfaat menabung di awal tahun adalah Kamu tidak mudah tergiur untuk membeli gadget terbaru yang diluncurkan pertengahan tahun misalnya. Sebab semua sudah Kamu perhitungkan sejak awal tahun. Sehingga jika ada pengeluaran yang dirasa menyedot pendapatan maka Kamu lebih bisa menahannya.

4. Lebih Cepat Berinvestasi

Menabung seringkali juga mendorong kita untuk mencari cara bagaimana mengembangkan uang lebih cepat. Manfaat menabung di awal tahun salah satunya adalah Kamu punya waktu di pertengahan tahun untuk memilih berinvestasi. Bisa dengan membuka bisnis sendiri atau membeli instrumen investasi seperti deposito, reksa dana maupun logam mulia. Semakin cepat dana terkumpul keinginan untuk menginvestasikannya akan semakin besar.

Misalnya hasil tabungan di kuarter pertama di tahun ini Kamu bisa gunakan untuk membuka deposito yang bisa memberikan return 3 sampai 4% pertahun. Atau kalau lebih berani hasil menabung bisa Kamu pakai untuk membeli instrumen yang lebih besar return dan resikonya seperti saham, surat utang dan obligasi.

5. Punya Cadangan Keuangan

Manfaat menabung di awal tahun yang paling utama adalah memiliki cadangan keuangan atau dana darurat. Secepat mungkin Kamu menabung semakin banyak dana lebih cepat terkumpul, hingga terbentuklah dana darurat yang bisa Kamu gunakan ketika dalam keadaan mendesak. Kamu Pun tak harus berhutang pada kerabat atau bank yang seringkali menetapkan bunga pinjaman yang tinggi, terutama untuk jenis pinjaman tanpa jaminan.

(Baca Juga: Jangan Boros! Ini Tips Mengelola Tabungan Untuk 1 Tahun)
Jenis-Jenis Tabungan

Jika ingin merasakan manfaat menabung di awal tahun, Kamu harus memahami lebih dulu jenis-jenis tabungan yang disediakan bank konvensional. Mengapa bank konvensional? Sebab hanya bank konvensional yang memberikan jaminan uang tabungan Kamu aman. Nah tiap jenis tabungan menghadirkan manfaat yang berbeda. Ada tujuh jenis tabungan yang masing-masing memiliki fungsi berbeda-beda sesuai tujuan tiap nasabah.

Tabungan konvensional

Ini merupakan jenis tabungan yang paling banyak dipilih masyarakat Indonesia, terutama mereka yang belum berani berinvestasi. Biasanya, nasabah tabungan konvensional diberikan fasilitas buku tabungan, kartu debit, dan layanan e-banking, seperti internet banking, SMS banking, atau mobile banking.

Karena tujuan utamanya hanyalah untuk menyimpan uang, bank konvensional memberikan biaya tahunan amat rendah yakni berkisar 0-2 % dari total jumlah tabungan. Biaya ini diperuntukkan sebagai administrasi atas kesediaan bank menampung dana Kamu dengan aman dan terorganisir sehingga dapat diambil kapan saja.

Tabungan berjangka

Jenis tabungan ini hampir mirip dengan tabungan konvensional, bedanya hanya pada waktu penarikan uangnya. Tabungan berjangka adalah jenis tabungan yang dananya hanya dapat dicairkan sesuai kesepakatan antara nasabah dan bank, rata-rata di waktu 5, 10 atau 15 tahun. Kamu akan dikenakan penalti jika ingin mencairkan uang sebelum jatuh tempo.

Jenis tabungan ini sering juga disebut dengan tabungan rencana. Nasabah biasa membuka rekening tabungan berjangka untuk keperluan liburan, pendidikan atau pembelian sesuatu. Menariknya tabungan berjangka ini menawarkan keuntungan lain yakni bunga yang lumayan besar. Adapun suku bunga tabungan berjangka antara 3 persen hingga 7 persen.

Tabungan anak

Tabungan ini hampir dibuat oleh semua bank konvensional di Indonesia. Tujuannya adalah mengajak anak-anak terbiasa menabung sejak usia dini. Skema dan fasilitas yang diberikan sebenarnya sama dengan tabungan konvensional yakni nasabah akan mendapatkan buku tabungan dan/atau kartu debit. Hanya saja, pada umumnya tidak disediakan fasilitas internet banking atau SMS banking. Setoran awal untuk tabungan anak juga sangat ringan yakni mulai Rp 5000.

Tabungan mata uang asing

Jenis tabungan yang satu ini sering juga disebut sebagai tabungan valuta asing (valas), produk bank yang ini merupakan tabungan dalam mata uang asing, seperti dolar atau mata uang lain. Skemanya adalah Kamu menyetor uang tabungan dalam mata uang rupiah, kemudian bank akan mengkonversikannya ke dalam mata uang asing. Fasilitas yang nasabah dapat akan sama dengan nasabah tabungan konvensional yakni buku tabungan, kartu debit, dan akses e-banking.

Namun biasanya bank memberlakukan setoran awal yang lebih tinggi dibanding tabungan konvensional atau biasa, yakni sekitar USD 100. Tapi ini sepadan dengan keuntungan yang akan Kamu dapat yakni nilai konversi mata uang asing yang tinggi dibanding rupiah. Kamu Pun dapat mengambil atau menarik dana ini kapanpun Kamu inginkan.

Tabungan haji

Tabungan haji menjadi jenis tabungan yang paling diminati, terutama untuk generasi yang sudah mapan. Skemanya hampir mirip dengan tabungan berjangka. Kamu hanya perlu menyetorkan sejumlah dana dalam jangka waktu tertentu. Apabila sudah mencapai angka yang ditentukan atau sesuai target dana tersebut bisa dicairkan.

Proses pembuatan rekening tabungan haji agak lebih rumit. Karena para calon nasabah harus mendaftarkan diri di bank atau lembaga, umumnya di bank syariah atau Kementerian Agama. Selain itu persyaratan dokumen yang diwajibkan juga lebih banyak. Karena selain harus menyertakan kartu identitas diri Kamu juga harus menyertakan riwayat kesehatan yang dikeluarkan Lembaga resmi.

Deposito

Deposito menjadi jenis tabungan yang juga memberikan manfaat investasi. Pasalnya bunga yang ditetapkan lebih tinggi dibanding tabungan konvensional maupun berjangka, yaitu sekitar tiga sampai tujuh persen. Tapi bank mengharuskan jumlah setoran awal yang sangat besar untuk nasabah yang ingin membuka deposito.

Dana deposito hanya disetorkan di awal pembukaan rekening. Selanjutnya uang hanya disimpan dalam jangka waktu yang telah disepakati, biasanya dua, tiga, enam, atau 12 bulan. Di akhir periode Kamu bisa menarik kembali dana beserta bunganya. Beberapa bank umumnya mematok setoran awal di angka Rp8 juta. Tentunya semakin besar jumlah setoran yang dibayarkan semakin besar juga bunga yang akan didapat.

Giro

Tabungan yang sering disebut sebagai tabungan bisnis ini juga menghadirkan manfaat yang mirip dengan deposito. Produk tabungan ini dibuat khusus untuk berbagai kebutuhan bisnis. Misalnya, transfer ke banyak rekening dan transaksinya pun bisa menggunakan cek dan bilyet. Pembukaan rekening giro bisa dilakukan perorangan atau di bawah nama perusahaan. Sementara minimum setoran awal rata-rata mulai dari Rp 2 Jutaan.

Itulah 7 jenis tabungan yang jamak disediakan oleh bank konvensional Indonesia. Manfaat Menabung di Awal Tahun akan sangat terasa jika Kamu mengambil salah satu jenis tabungan yang telah dijelaskan. Intinya semakin cepat menabung semakin cepat impian Kamu terwujud.

Bagi Kamu yang sudah berhasil menabung dan ingin berlibur, yuk lindungi diri kamu saat liburan di cekaja.com.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis