Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Menghirup Udara Segar Gili Iyang, Pemilik Kadar Oksigen Tertinggi di Dunia

by Teti Purwanti on 23 Juli, 2019

Barangkali belum banyak yang tahu, bahwa di ujung Timur Pulau Madura terdapat sebuah destinasi wisata yang tidak hanya menyajikan pemandangan dan keindahan alam sebagai pelepas penat, tetapi juga menawarkan lingkungan yang sehat. Destinasi wisata baru tersebut benama Pulau Gili Iyang.

kesehatan liburan

Terletak di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, Pulau Gili Iyang memiliki luas sekitar 921,2 Hektare. Pulau kecil ini mulai ramai mengisi ruang pembicaraan para pehobi traveling sejak mendapatkan predikat sebagai pulau dengan kadar oksigen tertinggi di dunia, setelah Laut Mati di Yordania.

Buat kamu yang belum pernah kesana, berikut adalah beberapa fakta menarik Gili Iyang yang bisa jadi rekomendasi destinasi liburan kamu berikutnya:

  1. Kadar oksigen tertinggi

Hasil penelitian Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jawa Timur menunjukkan bahwa kadar oksigen di pulau ini mencapai 21,5 persen. Sebagai perbandingan, daerah lain di Indonesia rata-rata memiliki kadar oksigen 20,9 persen.

Kandungan oksigen yang ada di pulau ini bahkan lebih tinggi dari Laut Mati di Yordania yang membuatnya menjadi daerah dengan kandungan oksigen tertinggi di dunia.

Oksigen di pulau tersebut tidak hanya diproduksi dari rerimbunan pohon, namun juga karena adanya perputaran udara yang terjadi di sekitar laut.

(Baca juga: Menjelajah Enam Surga di Provinsi Paling Utara Indonesia)

Tingginya kadar oksigen diyakini menjadi salah satu faktor yang membuat penghuni pulau yang didominasi oleh suku Madura ini memiliki umur yang panjang. Hal itu juga yang melatarbelakangi pulau ini diberi gelar sebagai Pulau Awet Muda.

  1. Tingkat kebisingan rendah

Seperti tempat wisata baru pada umumnya, Gili Iyang masih alami dan perawan. Masih banyak pohon rindang yang ada di sini. Selain itu tak banyak kendaraan bermotor yang melintas yang membuat udara disini jauh dari polusi.

Kandungan karbon dioksidanya saja hanya 265 ppm sementara tingkat kebisinganannya hanya 36,5 db. Jadi tak hanya berudara segar dan sejuk namun pulau ini juga menawarkan suasana liburan yang cukup tenang.

Karena itu jangan heran jika di tempat ini angka harapan hidupnya tinggi. Kakek-nenek yang berusia 80 tahun saja masih sehat dan bugar. Bahkan ada pula yang sudah berusia 175 tahun loh. Benar-benar tempat yang nyaman buat tinggal.

  1. Menyeberang dari Sumenep

Menjadi bagian dari 126 pulau yang terdapat di Kabupaten Sumenep, Pulau Gili Iyang dapat ditempuh dalam waktu 45 menit sampai 60 menit dari Pelabuhan Dungkek menggunakan perahu motor. Pelabuhan Dungkek sendiri berjarak sekitar 28 km dari pusat Kabupaten Sumenep.

Dari Kota Sumenep, wisatawan dapat memanfaatkan kendaraan umum untuk menuju Pelabuhan Dungkek. Menggunakan kendaraan pribadi pun tidak masalah. Sebab, setibanya di pelabuhan, wisatawan bisa menitipkan kendaraan di rumah-rumah warga yang berada tidak jauh dari pelabuhan. Dari sini, perahu berkapasitas maksimal 30 orang pun siap mengantarkan wisatawan ke Pulau Gili Iyang.

  1. Aktivitas di pulau

Setibanya di Pulau Gili Iyang, beragam aktivitas dapat dilakukan. Salah satu yang menarik adalah mengelilingi pulau. Berjalan kaki barangkali pilihan terbaik sembari menikmati kesegaran udara Pulau Gili Iyang.

Namun, warga setempat juga menyediakan odong-odong (kendaraan roda tiga khas setempat) bagi wisatawan tidak ingin terlalu capek dengan berjalan kaki. Meski secara umum keseluruhan pulau memiliki kadar oksigen yang tinggi, titik oksigen terbaiknya berada di Desa Bancamara.

Kadar oksigen yang tinggi dan tingkat kebisingan yang rendah menjadi alasan bahwa pulau ini sangat tepat dijadikan sebagai destinasi wisata bahari favorit karena tidak hanya menawarkan kesegaran, tetapi juga ketenangan.

  1. Wisata gua

Selain menawarkan kesegaran udara, Pulau Gili Iyang juga sangat cocok dikunjungi para pencinta wisata gua. Tidak kurang dari 10 gua yang dapat disusuri di wilayah ini. Beberapa di antaranya adalah Gua Mahakarya dengan luas 800 meter persegi. Gua ini memiliki 7 ruang dengan stalaktit dan stalakmit yang menakjubkan.

Ada juga Gua Syariah yang merupakan gua paling digemari oleh warga sekitar sebagai lokasi penantian beduk Magrib di kala Ramadan. Gua Petapa Kelompang juga menarik dikunjungi untuk menapak-tilas lokasi bertapa para lelulur Pulau Gili Iyang.

  1. Tebing, pasir, dan keindahan bawah laut

Beralih ke tepian laut, tipologi pantai Pulau Gili Iyang didominasi oleh pantai berkarang. Berkunjung ke bagian ini, terutama di Timur pulau, wisatawan akan disuguhkan dengan pemandangan tebing-tebing karang yang tinggi.

Sementara kondisi yang berbeda akan ditemui ketika mengunjungi pantai di daerah Barat pulau, yang berdekatan dengan pulau utama, Pulau Madura. Keberadaan pulau utama diyakini melindungi bagian Barat Pulau Gili Iyang dari paparan gelombang dan arus laut yang kuat.

Hal itu menyebabkan bagian ini memiliki wilayah pantai yang berpasir. Lokasi inilah yang dimanfaatkan warga sebagai tempat penambatan kapal dan pelabuhan.

Berpelesir ke daerah kepulauan, tentu tidak lengkap jika tidak menikmati keindahan bawah lautnya. Sebagaimana daerah kepulauan lainnya, Pulau Gili Iyang juga menawarkan wisata bawah laut yang menakjubkan. Beragam ikan serta terumbu karang menjadi pemandangan bawah laut Gili Iyang yang sayang untuk dilewatkan.

(Baca juga: Stand Up Paddle, Olahraganya Susi Pudjiastuti dan Mark Zuckerberg)

Meski tergolong destinasi wisata baru, warga Pulau Gili Iyang tampak telah siap untuk menerima dan melayani para wisatawan yang berkunjung ke daerahnya.

Selain dalam hal transportasi dan tour guide, warga juga menyiapkan rumah mereka bagi para wisatawan yang ingin menginap di Pulau Gili Iyang. Fasilitas ini tentu mendukung para wisatawan untuk dapat merasakan kehidupan warga setempat seutuhnya.

Jadi kapan nih kamu mengajak keluarga untuk merasakan sensasi hidup anak pantai di Pulau Gili Iyang? Biar liburan kamu lebih aman dan nyaman, jangan lupa bekali diri dengan asuransi perjalanan yang dapat kamu pilih sesuai kebutuhan lewat CekAja.com.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami