Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Musim Hujan Tiba, Lakukan Hal Ini Agar Tidak Terserang DBD

by Miftahul Khoer on 7 November, 2019

Setelah berbulan-bulan menghadapi cuaca panas, kini Indonesia memasuki peralihan musim alias pancaroba. Bukan tanpa risiko, pancaroba juga membawa ancaman penyakit, yaitu demam berdarah dengue (DBD) yang kerap menyebabkan banyak korban.

Menurut data Kementerian Kesehatan, selama musim peralihan, DBD paling banyak ditularkan oleh nyamuk. Udara yang lembap menyebabkan lebih banyak nyamuk dan ancaman demam berdarah. Belum lagi, daya tahan tubuh manusia yang kerap kali menurun pada saat musim pancaroba.

Agar tidak terserang DBD, cobalah lakukan beberapa hal ini di rumah kamu.

1. Mensterilkan rumah

Rumah sebagai pusat kegiatan sering kali cepat kotor dan menjadi sarang nyamuk, apalagi untuk beberapa bagian yang bisa menampung air. Oleh karena itu, untuk bak mandi di rumah, sangat disarankan selalu tertutup dan kalau perlu menaburkan serbuk abate agar jentik-jentik nyamuk yang hidup di dalamnya mati.

(Baca juga: Mengenal Rapid Test, Pendeteksi Mudah Demam Berdarah!)

Selain itu, jangan lupa pula menyingkirkan tempat-tempat yang sekiranya bisa menampung air. Namun, yang paling penting usahakan selalu menjaga kebersihan rumah dan pastikan tidak ada wadah air yang lupa dibuang atau ditutup di sekitar rumah.

2. Gunakan AC, jaring pada jendela dan pintu masuk, serta kelambu.

Kalau sudah merasa di dalam rumah aman dan semua sarang nyamuk sudah dibersihkan, jangan sombong dahulu. Jangan-jangan di sekitar rumah juga ada wadah air yang membuat nyamuk beranak-pinak.

Pastikan jaring di atas pintu dan jendela tidak ada bolong dan bisa menghalau nyamuk yang mau masuk. AC pada saat tidur juga bisa membantu mengurangi nyamuk, selain kelambu yang bisa meminimalisasi nyamuk menggigit di kala kamu tertidur, terutama kalau ada bayi di rumah.

3. Menjadwal ulang kegiatan di luar ruangan

Nyamuk paling banyak keluar pada subuh, sore, dan senja. Oleh karena itu, usahakan pada saat itu, kamu sudah terlindung dari gigitan nyamuk. Misalnya dengan tetap berada di dalam rumah yang sudah dipastikan tidak ada nyamuk. Atau kalaupun harus keluar rumah, pastikan menggunakan pakaian yang melindungi kulit, seperti kemeja lengan panjang, celana panjang, kaus kaki, serta sepatu.

4. Gunakan obat Nyamuk

Saat ini obat nyamuk yang beredar sudah sangat beragam, jadi sangat mungkin untuk memilih yang terbaik dan sesuai dengan kondisi kesehatan keluarga. Saat ini juga tersedia losion dan juga spray anti nyamuk yang aman dan nyaman di kulit.

Untuk orang dewasa, bisa menggunakan obat nyamuk dengan konsentrasi 10 persen DEET. Namun, jangan gunakan ini pada bayi, untuk bayi belilah losion nyamuk yang memang diformulasikan khusus untuk kulit bayi yang masih sangat sensitif.

Makanan yang membantu penyembuhan demam berdarah

Demam berdarah kerap kali terlambat diketahui karena masa infeksinya bisa mencapai dua minggu. Namun, gejala yang sering terjadi adalah demam tinggi, sakit kepala, muntah, nyeri otot dan persendian, serta ruam kulit yang khas. Beberapa makanan, terbukti bisa membantu menyembuhkan demam berdarah, antara lain:

1. Daun Pepaya

Daun pepaya yang kaya enzim papain dan chymopapain yang membantu pencernaan, mencegah kembung dan gangguan pencernaan lainnya. Sebanyak 30 ml jus daun pepaya segar membantu meningkatkan jumlah trombosit.

2. Delima

Buah delima beberapa waktu terakhir sempat ngetren karena memiliki banyak kegunaan termasuk membuat kulit lebih bersinar. Ternyata buah ini juga bisa menjadi sumber zat besi. Serta membantu mempertahankan jumlah trombosit darah normal yang penting untuk pulih dari demam berdarah.

(Baca juga: Selain Zika, Ini 5 Penyakit Mematikan yang Dapat Ditularkan Nyamuk)
3. Air Kelapa

Air kelapa juga dikenal sebagai penangkal racun. Pada penderita DBD, air kelapa sangat membantu agar penderita tidak dehidrasi karena kaya akan elektrolit.

4. Kiwi

Buah kiwi selain baik untuk mata dan kulit, ternyata mengandung tembaga yang membantu pembentukan sel darah merah yang sehat dan membangun kekebalan terhadap penyakit. Buah ini cocok dikonsumsi pada masa pemulihan dari DBD.

Sementara beberapa makanan yang tidak dianjurkan dikonsumsi selama terserang DBD antara lain makanan pedas dan berminyak, serta minuman berkafein. Bagi kamu yang hobi minum es kopi kekinian tahan dahulu yah!

Itu tadi tips mencegah diri dan seluruh anggota keluarga terserang DBD. Untuk memberikan perlindungan lebih, tidak ada salahnya memiliki asuransi kesehatan yang bisa kamu pilih lewat CekAja.com.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.