Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Olahraga Malam Bikin Serangan Jantung? Ini Tips Aman Melakukannya

by Sindhi Aderianti on 18 Februari, 2020

Punya kegiatan yang padat, sering kali membuat seseorang lebih memilih untuk berolahraga di malam hari. Tunggu dulu, olahraga malam tak bisa dilakukan sembarangan! Alih-alih mendapat tubuh yang sehat, justru malah memperburuk kondisi tubuh. Bahkan kabarnya juga bisa memicu serangan jantung. Apakah benar demikian?

tips aman berolahraga di malam hari

Melansir Tempo.co, ahli fisiologi olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr Jajat Darajat Kusumah Negara S.Pd M.Kes AIFO mengatakan, waktu olahraga yang paling dianjurkan sebenarnya adalah pagi atau sore hari. Hal ini karena olahraga di malam hari setelah beraktivitas seharian amat membebani kerja jantung. Bayangkan saat jantung harusnya istirahat, jadi bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Dampak Buruk Olahraga Malam

Olahraga punya banyak manfaat bagi tubuh. Selain membakar lemak, juga melancarkan aliran darah serta metabolisme. Tak heran kalau semakin ke sini, banyak orang yang mulai membiasakan diri untuk berolahraga.

Tapi khusus untuk olahraga malam, sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering dan diforsir. Selain mempengaruhi kerja jantung, masih ada dampak buruk lain yang diterima tubuh bila terlalu sering olahraga malam. Di antaranya adalah:

1. Daya tahan tubuh berkurang

Olahraga malam berpotensi mengganggu daya tahan, karena tubuh kehilangan banyak energi tanpa jeda untuk beristirahat usai seharian beraktivitas. Apalagi jika intensitas olahraganya tergolong berat atau membutuhkan banyak tenaga, seperti angkat beban atau lari maraton. Daya tahan tubuh yang lemah akhirnya membuat seseorang rentan terhadap beberapa penyakit, seperti flu atau demam.

2. Sesak napas

Udara malam mengandung oksigen yang lebih sedikit dibanding pagi atau sore. Nah, berolahraga saat kadar oksigen lingkungan sedang minim otomatis membuat seseorang lebih mudah lelah. Pasalnya, kegiatan berolahraga membutuhkan banyak oksigen agar pernapasan dan aliran darah ke jantung menjadi lancar. Kekurangan oksigen saat berolahraga inilah yang bisa memicu sesak napas.

3. Kesulitan tidur

Workout selepas jam kerja, sering kali juga menggeser waktu tidur seseorang. Katakanlah sesi olahraga baru selesai jam 9 malam. Mengingat harus pulang dan bebersih diri, alhasil waktu tidur pun terpaksa dipending beberapa jam lagi. Padahal, kamu biasanya tidur paling telat jam 10 malam. Apabila dibiasakan terus, bisa kebablasan begadang dan jadi susah tidur.

(Baca Juga: Manfaat Infused Water Lemon Untuk Kesehatan. Bikin, Yuk!)
Boleh Olahraga Malam, Asalkan…

Olahraga malam hari sebetulnya tidak dilarang. Hanya saja, disarankan untuk melambatkan ritme serta mengurangi intensitasnya. Dengan begitu kecepatan yang lebih lambat, tubuh pun jadi lebih mudah mengatur detak jantung, pernapasan dan menjaga kadar hormon tetap normal.

Jangan gegabah olahraga sampai lupa pemanasan juga. Pemanasan sangat berguna untuk mengendurkan otot, memperbaiki sirkulasi darah, serta membantu mempersiapkan tidur lebih nyenyak setelahnya. Terakhir, lakukan pendinginan agar kerja jantung stabil kembali.

Perlu diingat, olahraga berintensitas tinggi secara terus menerus bisa membentuk radikal bebas jika tidak diimbangi dengan asupan nutrisi. Nutrisi tersebut harus yang mengandung vitamin c, vitamin e, likopen, dan flavonoid. Untuk itu bagi yang gemar berolahraga setiap hari, pastikan selalu memenuhi kebutuhan nutrisinya juga, terutama dengan mengonsumsi sayur dan buah yang mengandung antioksidan tinggi.

Pilihan Olahraga Malam yang Aman

Ada banyak olahraga berintensitas rendah yang bisa kamu lakukan di malam hari. Pastinya lebih aman ketimbang angkat beban atau lari. Berikut pilihan olahraga tersebut:

1. Yoga

Yoga adalah olahraga yang cukup aman jika dilakukan pada saat malam hari. Bukan rahasia lagi, olahraga ini juga bagus untuk melancarkan peredaran darah, menenangkan pikiran, serta mengatur sistem pernafasan. Setiap gerakannya dilakukan amat teratur  dan perlahan-lahan, namun tetap ampuh membakar kalori. Bahkan di akhir sesi, kamu akan diminta untuk melakukan savasana yaitu pendinginan dengan tidur beberapa menit.

2. Tai Chi

Selain yoga, kamu juga bisa mencoba olahraga Tai Chi. Meski termasuk ke dalam seni bela diri, namun jurus-jurusnya menyerupai aliran air yang tenang. Tak heran bila sekilas, olahraga ini nampak seperti meditasi. Dengan tubuh yang tak dipaksa mengeluarkan energi berlebih di malam hari, sirkulasi darah ke otak akan lebih lancar, rileks dan tidur pun nyenyak.

3. Jalan kaki

Kalau mau olahraga yang lebih simpel, jalan kaki sebenarnya cukup dan aman juga. Ada banyak manfaat jalan kaki, mulai dari menurunkan berat badan, membantu melawan depresi, hingga sebagai sarana meditasi mengusir pikiran negatif sebelum pergi tidur. Lumayan untuk menambah jumlah langkahmu jadi 10.000 sehari.

Banyak upaya yang dilakukan untuk tetap sehat. Selain berolahraga dan menjaga pola makan, lakukan check up rutin demi bisa mengevaluasi kondisi tubuhmu. Miliki asuransi kesehatan agar kamu selalu terlindungi oleh beragam jaminannya. Apply sekarang juga di CekAja.com.

(Baca Juga: 5 Cara Sukses Jalan Kaki 10.000 Langkah Sehari. Bikin Langsing!)

Tentang Penulis

Sindhi Aderianti

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.