Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Pesona Kota Aachen di Jerman, Saksi Perjuangan Habibie Gapai Mimpinya

by Sindhi Aderianti on 13 September, 2019

Kota Aachen di Jerman adalah saksi hidup perjuangan seorang tokoh besar yang baru saja berpulang, B. J. Habibie. Presiden ke-3 RI ini meninggal dunia pada Rabu, (11/9/2019). Kepergiannya meninggalkan banyak kenangan manis bagi masyarakat Indonesia.

Kota Aachen Jerman

Selain pernah memimpin negara, banyak sekali torehan prestasinya yang mengharumkan nama bangsa. Pesawat N-250 Gatot Kaca menjadi bukti terkuat betapa jeniusnya seorang Habibie. Ya, beliau adalah pencipta ‘burung besi’ pertama di Indonesia tersebut!

Sosoknya yang cerdas, humble, dan ulet bahkan juga amat dikagumi oleh negara lain seperti Jerman. Negara ini dulu memang pernah ditinggali oleh Habibie, selama hampir 20 tahun lamanya. Di Kota Aachen, Habibie menimba ilmu teknik penerbangan di RWTH University, sampai memiliki pengaruh di perusahaan aviasi Jerman dan berkeluarga. Persis dengan yang dikisahkan dalam adegan film ‘Habibie Ainun’.

Lalu, seperti apa Kota Aachen yang terletak di sebelah barat Jerman tersebut? Yuk, jalan-jalan online bareng CekAja lewat artikel ini!

Klasiknya Aachen

Menjelajahi Jerman belum lengkap rasanya jika tidak ke Kota Aachen. Aachen merupakan kota yang hanya memiliki luas 160,83 kilometer persegi. Terletak di sebelah barat Jerman, Kota Aachen ini terkenal dengan sumber air mineralnya yang sangat bermutu. Maka tak heran, Aachen pun sering dijadikan sebagai pusat pengobatan bahkan sejak abad ke-1.

Jika kamu mengincar hiruk-pikuk kota besar, Aachen bukan jawabannya. Kota ini cukup minimalis namun sangat asri. Bangunannya didominasi oleh museum, katedral, dan gedung pertunjukan seni. Penobatan Raja Jerman bahkan dilakukan di sini. Meski begitu, Aachen berlokasi amat strategis untuk yang ingin Euro trip, karena berbatasan langsung dengan Belgia, Luxemburg, dan Belanda.

Aachen juga menawarkan keragaman kultur, lantaran kota tersebut menampung sekitar 40.000 warga asing dari berbagai negara. Bahkan tak sedikit warga Indnesia yang merantau ke sana untuk bersekolah seperti halnya Habibie dulu. Oleh sebab itu, biaya hidup di kota tersebut relatif lebih murah daripada kota-kota lain di Jerman.

Untuk bisa menyambangi Aachen, pertama cari penerbangan menuju Dusseldorf. Setelah tiba di bandar udaranya, lanjutkan perjalananmu menggunakan light rail menuju ke Dusseldorf Hauptbahnhof. Lalu, tinggal naik kereta dengan tujuan Aachen.

(Baca juga: Jenius! Ini 6 Prestasi Gemilang BJ Habibie yang Inspiratif)
Pabrik Cokelat Lindt & Sprungli

Pengumuman untuk fans berat cokelat, Aachen bisa jadi surga duniamu! Menurut lansiran Trip Advisor, Lindt Chocolate Factory ini merupakan tempat berbelanja cokelat nomor satu di Aachen. Di tempat ini, kamu dapat menemukan berbagai varian cokelat yang berbeda dari cokelat-cokelat lain. Kadar cokelatnya pun bervariasi sesuai pilihan. Dari yang kadarnya paling rendah, hingga cokelat pahit berkadar 99 persen. Uniknya lagi, pabrik cokelat ini menjual coklat khusus bagi penderita diabetes. Semua dijual dengan harga miring!

Pabrik cokelat Lindt tersebut beralamat di Suesterfeldstrasse 130, 52072 Aachen, North Rhine-Westphalia. Tak begitu jauh dari stasiun barat kota, bahkan kamu bisa menjangkaunya hanya dengan berjalan kaki. Sebagai tips, jangan lupa untuk mempersiapkan uang cash atau kartu debit. Mengingat sistem berbelanja di pabrik cokelat ini berlum menerima pembayaran dengan kartu kredit.

RWTH University, Almamater BJ Habibie

Menyambangi Kota Aachen, rasanya kurang afdol juga bila tak menyempatkan diri ke RWTH University. Kampus ini merupakan tempat di mana Habibie mengambil studi Teknik Penerbangan dengan spesialisasi Konstruksi Pesawat Terbang. Beliau menghabiskan waktu kurang lebih 10 tahun di untuk menyelesaikan kuliahnya tersebut.

Jika kamu sudah menonton film Rudy Habibie, penampakan kampus ini pastinya cukup familiar. Saat ini terdapat sekitar 27.000 mahasiswa prasarjana dan 3.000 mahasiswa pascasarjana yang menempuh pendidikan di Universitas Teknologi Rhein Westfalen Aachen.

RWTH University berada pada kawasan Bundesland NRW. Di sana, kamu bisa mengabadikan momen dengan berfoto di depan bangunan universitas yang berolgo “RWTH”. Sebab kemungkinan besar, pengunjung tidak diperbolehkan bebas berkeliling ke area dalam kampus.

(Baca juga: Hidup Sehat ala Eyang Habibie: Apa Makanan Favoritnya?)

Spot Paling Wajib Dikunjungi Lainnya

Enaknya, kemana lagi kalau di Aachen? Kebanyakan turis rata-rata memiliki bucket list ini; Balai Kota, Katedral Imperial, Aachen Cathedral Treasury, dan Kota Tua Ponttor & Marschiertor.

Menjadi objek wisata paling populer, kebanyakan turis yang datang merasa kagum dengan arsitekturnya yang megah dan detil. Selebihnya, kamu bisa mengunjungi Marktplatz untuk makan, kongko, dan belanja. Di Aachen, juga ada Museum Koran yang memajang sekitar 200 ribu lembar koran edisi pertama dari seluruh dunia.

Yuk jalan-jalan! Eits, jangan lupakan asuransi perjalanan ya untuk melindungi dirimu dari berbagai risiko. Cek pilihannya di CekAja.com!

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Sindhi Aderianti

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.