Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Sering Muncul Memar di Tubuh? Waspadai 7 Masalah Kesehatan Ini

by Anes Saputra on 4 Maret, 2020

Banyak orang mengalami memar yang muncul secara tiba-tiba, padahal tidak terbentur benda keras atau terjatuh. Apakah kamu juga pernah mengalami hal serupa? Pertanda apakah itu dan perlukah diwaspadai?

Meski tidak mengganggu atau bahkan tidak terasa sakit sama sekali, kamu tetap perlu mewaspadainya. Memar atau lebam pada kulit kamu bisa jadi merupakan sinyal yang diberikan tubuh saat mengalami gangguan kesehatan. 

Menurut para dokter, berikut ini beberapa gangguan atau masalah kesehatan yang ditandai dengan munculnya memar pada beberapa bagian tubuh. 

  1. Diabetes

Jika berbicara tentang diabetes yang kita pikirkan biasanya adalah darah dan kandungan gula tapi jarang ada yang memikirkan soal munculnya memar pada tubuh. Ternyata ada kaitannya loh. 

Orang yang mengalami diabetes akan mengalami gangguan pada peredaran darah. Sebagai dampaknya, tubuh akan lebih mudah mengalami memar. 

Akan tetapi kamu tidak boleh langsung panik jika sering mengalami memar. Kamu tetap harus mempertimbangkan gejala lainnya misalnya saja sering merasa haus, luka yang sulit kering, penglihatan kabur, dan lain sebagainya. 

Memar hanya salah satu tanda paling awal. Tetap butuh diagnosis lebih lanjut ya supaya tidak terjadi kesalahan. 

  1. Umur

Hal lain yang menyebabkan untuk munculnya memar adalah faktor umur. Ini tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan karena menurut para dokter ini merupakan proses alami yang terjadi pada tubuh. 

Seiring dengan pertambahan usia, sistem pembuluh darah jadi semakin lemah dan kehilangan tingkat elastisitasnya. Kemunculan memar akibat penuaan biasanya ada pada bagian kaki. 

  1. Ketidakseimbangan hormon

Pernahkah kamu mendengar istilah hormonal swings? Itu adalah kondisi di mana estrogen di tubuhmu sangat rendah atau tidak seimbang. Menurut para dokter, kondisi ini menjadi alasan paling umum munculnya memar pada tubuh secara tiba-tiba.

(Baca juga: Lebih Baik Makan Sebelum atau Sesudah Olahraga? Ini 7 Jawaban Ahli)

Hormonal swings paling sering terjadi pada wanita hamil, wanita yang akan menopause, atau pada orang yang menjalani pengobatan hormonal. Kurangnya estrogen secara signifikan dapat melemahkan pembuluh darah. 

  1. Kurang nutrisi

Kamu merasa tidak jatuh atau tidak mengalami benturan apapun, kok pas mandi tiba-tiba ketahuan ada memar. Coba diingat-ingat lagi, pola makan kamu belakangan ini sudah bagus atau sembarangan? 

Memar yang muncul adalah peringatan sekaligus pengingat ke diri sendiri bahwa tubuh kamu sedang kekurangan vitamin dan nutrisi. Misalnya saja kamu kekurangan Vitamin B12 yang sangat penting dalam proses produksi darah, Vitamin K sangat penting untuk kolagen, dan Vitamin C yang sangat penting bagi pembentukan jaringan baru yang dibutuhkan agar pembuluh darah tidak rapuh. 

  1. Gangguan pada darah

Bukan untuk menakuti kamu, ini hanya untuk membuatmu lebih waspada dan sigap saja, kamu harus mengetahui bahwa beberapa penyakit yang berkaitan dengan darah biasanya diawali dengan memar. Misalnya saja leukimia, varicosis, willebrand’s, dan lain sebagainya. 

Jangan menunda untuk melakukan pemeriksaan medis jika memar yang muncul diikuti dengan gejala yang mengkhawatirkan. Gejala yang dimaksud antara lain nyeri dan memar pada kaki, gusi yang berdarah, mimisan, dan pembuluh kapiler yang bisa terlihat jelas. 

  1. Obat-obatan

Kamu merasa sudah makan dengan nutrisi yang baik dan tidak mungkin mengalami hormonal swings tapi masih mengalami memar? Jangan panik, mungkin memar itu muncul karena kamu sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. 

Obat-obatan yang bisa berpengaruh terhadap timbulnya memar biasanya adalah antidepressants, analgesics, anti-inflammatory, dan anti-asthmatich. Selain itu, ada satu obat yang cukup sering digunakan dan paling sering menimbulkan memar adalah aspirin. 

Jika kamu menyadari bahwa memar yang timbul ada kaitannya dengan obat yang kamu konsumsi, sangat disarankan untuk segera menghubungi dokter. Kamu akan mendapat keputusan terbaik apakah harus tetap mengonsumsi obat itu atau bisa menghentikannya. 

  1. Angkat beban berat

Ini jadi alasan terbanyak kedua kenapa seseorang mendadak memiliki memar. Mungkin kamu memang tidak terbentur tapi kamu baru saja mengangkat beban yang sangat berat.

Kamu mungkin bingung karena biasanya angkat beban berat dan tidak terjadi masalah apapun. Kok tiba-tiba ini memar. Ada pengecualian apa?

(Baca juga: Ini 5 Bahaya Bekerja Sebelum Jam 10 Pagi Buat Tubuh)

Biasanya kamu tidak memar karena kondisi pembuluh darah kamu sedang baik-baik saja. Memar terjadi karena pembuluh darah kamu sedang lemah tapi kamu memaksakannya untuk melakukan aktivitas yang berat. 

Kondisi seperti ini juga bisa dialami oleh anak kecil yang menggendong tas dengan beban berat. Meski tidak bahaya, hal ini tetap tidak boleh diabaikan. Saat muncul memar, itu tandanya kamu melakukan sesuatu yang berlebihan. Itu artinya harus ada sesuatu yang diubah atau diperbaiki agar kondisi tidak semakin parah atau terulang lagi di kemudian hari. 

Itu adalah beberapa hal yang perlu diketahui terkait munculnya memar. Meski terlihat sepele ternyata memar bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk melihat apakah tubuh sedang baik-baik saja atau mengalami masalah tertentu.

Dapatkan berbagai tips seputar kesehatan yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, lewat CekAja.com. Kamu juga bisa memberi perlindungan lebih bagi keluarga dengan memiliki asuransi kesehatan yang bisa kamu pilih dan ajukan dengan mudah melalui CekAja.com.

Tentang Penulis

Anes Saputra

Artikulasi Sinekdoke