Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Suka Belanja Online? Ini 5 Tips Cegah Corona dari Kiriman Paket

by Miftahul Khoer on 20 April, 2020

Angka kasus positif Covid-19 yang semakin meningkat di Indonesia, menuntut kita  untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas, termasuk ketika belanja online. Sebab, tak ada yang tahu seperti apa dalam proses pengemasannya. Higienis atau tidak? Belum lagi perjual dan kurir yang mengantarkan paket, sulit untuk memastikan apakah mereka bebas dari virus corona. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi seorang pembeli. 

Tips Cegah Corona dari Kiriman Paket

Situasi darurat Covid-19 ini amat mempengaruhi psikologis banyak orang. Tapi, jangan sampai kamu juga terlalu parno juga. Ketika belanja online,  ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan saat menerima barang tersebut. Semua demi kebersihan dan kesehatan bersama. Cek tips cegah corona dari kiriman paket selengkapnya di bawah ini:

1. Simpan barang di luar rumah

Barang yang kamu beli lewat online bisa jadi tokonya berada di daerah zona merah. Atau mungkin juga agen logistik yang membawa barang kamu ini melewati wilayah yang ditetap zona merah. Kamu juga harus teliti untuk mengetahui alamat si penjual. Dan tak usah ragu untuk meminta packing paket kepada penjual secara aman dan steril. Kalau perlu mintalah untuk menyemprot terlebih dahulu dengan desinfektan sebelum melakukan pengiriman.

Selanjutnya, ketika kurir menelpon atau menghubungi kamu untuk mengantarkan paket ke rumah, mintalah untuk menyimpan paket di luar rumah, seperti dicantolkan di pagar atau di lantai depan rumah. Tak, usah sungkan, seorang kurir biasanya akan menuruti apa permintaan customernya kok.

2. Hindari kontak langsung dengan kurir

Kamu tidak tahu seorang kurir yang mengantar paket itu apakah sehat atau tidak, apakah dia seorang yang membawa virus atau tidak. Oleh sebab itu, perlu untuk kamu tetap jaga jarak, jangan sampai melakukan kontak langsung. Sejalan dengan apa yang dikatakan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) bahwa penyebaran virus terjadi terutama dari orang ke orang. Di antaranya penyebaran melalui orang yang berada dalam kontak dekat sesama orang lain. 

Lewat droplet yang dihasilkan saat seseorang yang terinfeksi Covid-19 mengalami batuk atau bersin ini bisa tertular kepada orang lain pada saat droplet ini jatuh mengenai benda-benda yang ada di sekitarnya. makanya dianjurkan untuk menjaga jarak sekitar 2 meter dengan orang lain. Apalagi menurut WHO, beberapa orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tak merasa tidak enak badan. Bisa jadi seorang kurir ini juga terlihat tidak sehat padahal dia terjangkit.

(Baca Juga: 7 Hal yang Wajib Dilakukan Setelah Corona Berakhir)

3. Semprot dengan disinfektan

Paket yang telah sampai di rumah kamu itu jangan langsung kamu sentuh. Sebaiknya terlebih dahulu kamu semprotkan cairan desinfektan. Disinfektan berfungsi menghilangkan atau membunuh segala hal terkait mikroorganisme baik virus maupun bakteri. Begitupun dengan isi paket tersebut, sebaiknya semprotkan cairan desinfektan di di permukaan luarnya. Pastinya persediaan desinfektan di rumah kamu harus selalu ada, jika sewaktu-waktu kamu butuh bisa langsung menggunakannya.

4. Pakai sarung tangan 

Menjaga kebersihan dan higienitas paket yang dipesan kini perlu diperhatikan. Sebab, paket tersebut tentunya sudah berpindah-pindah tangan, sehingga kita tak tahu apakah ia terpapar virus atau bakteri berbahaya. Studi yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine (NEJM) menyebut,  virus corona mampu bertahan selama 2-3 hari pada material plastik dan stainless steel, serta menempel setidaknya 24 jam di atas permukaan kardus.

Maka itu, kamu perlu sarung tangan untuk mengambil paket agar tidak menyentuh langsung paket barang tersebut, untuk menghindari virus yang kemungkinan menempel. Tapi, jangan latex gloves medis ya! Ada alternatif lain, semisal sarung tangan plastik untuk membuat kue. Setelah itu, kamu bisa langsung melepasnya dengan cara mencubit ibu jari dan jari telunjuk untuk menarik sarung tangan hingga terangkat.

5. Buang bungkus dan kemasan paket 

Setelah bungkus dan kemasan disemprot cairan desinfektan, kemudian langsung buang ke tempat sampah di luar rumah. Membuang bungkus dan kemasan paket di luar rumah lebih aman bagi kamu dan anggota keluarga lainnya. Jadi jangan sampai bungkus itu dibawa ke dalam rumah, agar lebih aman, baiknya kamu ambil isi paketnya saja. 

Hal tersebut merupakan langkah antisipasi agar kamu, rumah kamu terhindar dari kemungkinan paparan Covid-19 yang menempel pada bungkus dan kemasan barang kamu. Selain itu, hal tersebut untuk menghindarkan sentuhan langsung anggota keluarga kamu. Seperti telah dipaparkan di poin sebelumnya, bahwa virus corona bisa bertahan 2-3 hari pada permukaan plastik dan stainless steel, serta 24 jam pada permukaan kardus. Jadi jangan ragu untuk membuang bungkus atau kardus kemasan paket kamu di luar rumah.

Usir keparnoanmu setiap kali belanja online, cukup lakukan tips cegah corona dari kiriman paket di atas. Jika kita bisa lebih tertib menerapkan higienitas, niscaya akan terhindar dari virus tersebut, kok. Semoga bermanfaat ya!

Apapun impianmu di tengah pandemi ini, jangan sampai urung direalisasikan. Dapatkan fasilitas KTA Standard Chartered Bank yang bisa kamu ajukan melalui CekAja.com. Pinjaman tanpa agunan memberatkan, siap membantumu.

(Baca Juga: Awas Zonk! Ini 5 Ciri-ciri Seller Penipu di Sosmed)

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.