Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Tiga Tipe Rumah Modern yang Cocok Buat Milenial

by Miftahul Khoer on 8 Juli, 2019

Generasi milenial saat ini sedang dihadapkan dengan persoalan kepemilikan rumah modern seiring harga yang terus naik, namun tidak dibarengi dengan pendapatan serta jumlah lahan yang semakin terbatas.

Namun, keterbatasan lahan itu rupanya menambah ide-ide desain rumah baru dari para pengembang. Sehingga dengan lahan yang tersedia, anak-anak muda yang baru pertama kali membeli rumah tetap bisa membanggakan hasil jerih payahnya mengumpulkan uang.

Belakangan ada beberapa konsep hunian yang menjadi tren di masyarakat yang tak kalah menarik dan bahkan lebih marketable bagi pengembang. Berikut beberapa konsep hunian yang bisa dimiliki oleh kalangan milenial.

  1. Hunian Co-Living

Beberapa tahun terakhir Indonesia ‘diserbu’ dengan kehadiran tempat kerja bersama atau biasa disebut dengan co-working space. Sederhananya, co-working space merupakan ruangan yang diperuntukan bagi pekerja perusahaan startup yang belum memiliki kantor sendiri.

Konsep serupa juga mulai menjamur untuk hunian di mana telah muncul communal living atau co-living. Sebuah alternatif hunian bagi para milenial seiring semakin terbatasnya lahan perumahan di perkotaan.

Konsep co-living atau rumah modern yang bisa dihuni bersama sudah mulai dibangun di beberapa kota besar di Indonesia. Terutama di kawasan yang ramai pelaku usaha kreatif hingga kawasan kampus. Dua di antaranya telah dibangun di kawasan pendidikan Jatinangor dan Bali.

(Baca juga: Milenial Single, Begini Cara Kelola Penghasilan Kamu yang Pas-pasan)

Hunian co-living biasanya diperuntukan bagi siapa saja yang ingin tinggal dalam satu bangunan dengan dapur dan ruang tamu bersama tetapi tetap punya ruang private kamar sendiri-sendiri.

Beberapa ciri hunian co-living seperti ukuran yang minimalis, harga terjangkau, dilengkapi furnitur dan berada di kawasan strategis.

Sejatinya hunian co-living mirip dengan konsep kos-kosan. Tetapi bedanya di kawasan hunian co-living ada area khusus tempat kerja atau kantor yang bisa dimanfaatkan oleh para penghuni.

  1. Rumah Compact

Selain hunian communal living, ada juga rumah compact yang diperkirakan akan semakin menjadi tren. Sebetulnya konsep rumah compact atau minimalis ini sudah hadir cukup lama. Alasannya sama karena mulai terbatasnya lahan di kawasan perkotaan.

Beberapa ciri rumah compact antara lain bangunan yang sederhana dan praktis. Meski dibangun di atas lahan yang tidak terlalu luas, tetapi konsep dan desainnya dibuat praktis dan tidak rumit seperti rumah konvensional pada umumnya.

Bisa saja rumah compact ini dibangun secara terbuka tanpa ada sekat-sekat tembok, dan tinggal nanti si penghuni yang merapikannya dengan furnitur moderen.

Ciri lain dari rumah compact adalah sedikitnya perabot yang tertata di berbagai ruangan. Mengusung prinsip buang yang tidak perlu, rumah modern bergaya compact ini sengaja ditata seefisien mungkin agar lahan yang terbatas bisa terlihat luas tanpa terlalu banyak perabotan.

Selain itu, hunian dengan gaya ini juga sengaja dibangun agar pencahayaan bisa masuk sehingga membuat rumah terlihat lebih terang dan elegan.

  1. Rumah Minimalis

Jika beberapa tahun terakhir sempat ramai istilah rumah tipe 21, maka saat ini rumah tersebut sudah mulai ditinggalkan. Namun, para pengembang masih menggunakan konsep rumah minimalis dengan lahan terbatas dengan rata-rata untuk ukuran 36/60 atau 36/72.

Rumah modern ukuran ini semakin banyak dibangun oleh pengembang yang bekerja sama dengan pemerintah melalui program rumah bersubsidi.

Bagi generasi milenial, rumah minimalis dengan lahan terbatas sekiranya cocok untuk dimiliki baik bagi yang masih single atau yang sudah menjadi pasangan muda.

(Baca juga: Demi Milenial, Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Terminal Maskapai Murah)

Ketiga konsep hunian di atas dengan keterbatasan lahan masih sangat bisa dimiliki. Yang jelas, untuk kondisi saat ini di mana harga properti semakin terus naik, luas lahan bukanlah sesuatu yang penting untuk dipertimbangkan, melainkan desain dan konsep rumahlah yang pertama harus menjadi bahan pertimbangan membeli rumah modern.

Dan tentunya, hal terpenting dari semua rencana membeli rumah adalah ketersediaan dana baik untuk uang muka atau pun untuk angsurannya. Tapi ngomong-ngomong tentang dana, kamu bisa akses CekAja untuk mendapatkan panduan finansial yang terpercaya. Kuy cek!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami