Tips Cerdas Menghindari Gali Lubang Tutup Lubang

7 min. membaca Oleh Maria Nofianti on

Gali gali gali gali lobang…,

Gali lobang tutup lobang…,

Begitulah kiranya sepenggal lagu legendaris dari Rhoma Irama. Penyanyi dangdut yang mendapat julukan raja dangdut ini sukses mempopulerkan lagu Gali Lobang ini di tengah masyarakat Indonesia. Wajar, karena isi liriknya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, yang mayoritas memang berada di kelas ekonomi menengah ke bawah. Dan istilah gali lobang tutup lobang ini sering digunakan pada kasus pinjam meminjam uang untuk melunasi hutang yang lain.

cara menghindari gali lobang tutup lobang

Jadi, berhutang itu sudah menjadi hal biasa di tengah masyarakat. Baik itu karena keadaan ekonomi dan keuangan yang buruk, atau karena keinginan untuk mengembangkan bisnis tapi modal masih minim. Bahkan untuk sekelas bisnis besar pun mereka tak akan terlepas dari hutang. Namun tak semua orang berhutang berhasil menyelesaikan hutang mereka, malah justru ada yang keadaan ekonominya semakin memburuk karena hutang.

Ada baiknya kita tahu cara agar terhindar dari hutang

Untuk menghindari hutang, salah satunya adalah dengan bersikap proaktif dalam mengelola uang. Menghindari hutang mengharuskan kamu untuk membuat rencana keuangan yang sehat dan menghindari gaya hidup mewah yang membawa kepuasan jangka pendek, tetapi kesulitan jangka panjang pada rekening bank. Karena kita tahu bahwa membuat pengeluaran tak terkendali itu sangat mudah, misalnya saja jika kamu pemegang kartu kredit, kamu akan sangat mudah membeli barang-barang yang benar-benar tidak mampu kamu bayar. Gaya hidup yang boros dapat mengancam stabilitas keuangan. Setelah bertahun-tahun tagihan yang tidak dibayar dan sumber daya yang tidak memadai, kebangkrutan mungkin menjadi satu-satunya pilihan yang akan kamu alami.

Ada baiknya, untuk menghindari hutang kamu bisa ambil pendekatan proaktif dan manfaatkan waktu dan uang yang kamu miliki dengan lebih baik. Itu bisa memungkinkan kamu membayar untuk kuliah, mempertahankan pekerjaan tetap, mungkin meluncurkan bisnis kecil dan membeli mobil atau rumah tanpa takut mereka disita atau diambil alih. Membayar untuk mengambil inisiatif, memulai lebih awal dan melindungi keuangan kamu. Selain itu, dengan membelanjakan dengan bijak dan fokus pada tujuan keuangan, maka itu dapat membantu kamu menggunakan uang untuk hal-hal yang paling penting bagimu. Tentu saja tanpa menanggung beban hutang.

Meskipun pinjam meminjam adalah hal yang sudah lumrah dalam kehidupan kita. Dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan yang serba kekurangan meminjam menjadi suatu solusi. Ada banyak pihak yang menawarkan pinjaman kepada kita. Mulai dari pihak bank, lembaga keuangan non-bank hingga platform Peer to Peer Lending. Khusus Peer to Peer Lending ini banyak sekali peminatnya karena ini menjadi solusi bagi para peminjam yang tidak menjangkau pinjaman di bank.

(Baca Juga: Pinjaman Dana 10 Juta Untuk Pendapatan Rendah)

Platform P2P lending ini menawarkan proses yang sangat cepat dan syarat mudah membuatnya menjadi sumber pinjaman yang paling dicari. Hanya dari smartphone dan bermodalkan KTP saja dana pinjaman sudah bisa ditangan. Dalam waktu kurang dari 2×24 jam kamu bisa menerima dana pinjaman itu. Ketika kita melakukan pinjaman ini tentu ada pertanggungjawaban untuk membayar cicilannya. Tetapi sepertinya ada banyak orang yang cenderung meremehkan sehingga hutang mereka malah tambah banyak.

Parahnya banyak yang malah meminjam lagi ke P2P lainnya untuk membayar hutang sebelumnya. Istilahnya gali lubang tutup lubang. Membayar hutang dengan cara berhutang lagi. Kegiatan ini malahan hanya akan merusak kondisi finansial kita. Mungkin hutang sebelumnya bisa dibayarkan tapi hutang berikutnya juga harus dibayarkan kan? Jika kita terus menerus melakukan hal ini maka tekanan hutang yang tiada akhir bisa meneror hidup kita.

Kali ini kita akan memberi informasi tips cerdas menghindari gali lubang tutup lubang (berhutang). Terutama jika kita sedang dalam mengambil pinjaman online ya. Simak yuk tips di bawah ini.

Buat hutang menjadi prioritas

Jika kita sedang mengambil sebuah pinjaman maka pengeluaran bulanan kita juga akan bertambah. Ingatlah selalu bahwa hutang itu harus kita bayarkan. Selain pengeluaran untuk kebutuhan, pengeluaran untuk membayar hutang juga penting. Maka dari itu buatlah daftar prioritas dari pengeluaran kita dengan membayar cicilan hutang berada di urutan atas. Kalau kita lebih mengutamakan membayar cicilan hutang maka kita akan menjadi lebih teliti ketika mengelola uang bulanan. Kita bisa menghemat di beberapa pos kebutuhan yang bukan prioritas untuk membayar cicilan hutang itu.

Bayar cicilan tepat waktu

Sudah banyak orang yang selalu mengesampingkan membayar cicilan hutangnya. Mereka lebih memilih untuk membeli barang-barang lain yang bukan prioritas. Sehingga cicilan hutangnya malah dilupakan. Uang untuk membayar cicilan hutang telah terpakai. Secara tidak sadar ini hanya akan membuat cicilan semakin banyak karena bunga akumulasi dan denda keterlambatan. Jika kita menempatkan cicilan hutang di urutan atas maka saat ita mendapat gaji tentu akan segera menyisihkan uang dulu untuk cicilan hutang tersebut.

Hidup hemat

Banyak orang yang menganggap remeh untuk hidup hemat. Tetapi tidak sayang untuk membuang uang demi menjaga gaya hidup serta gengsi yang tinggi. Padahal dengan hidup hemat ini akan menyehatkan kondisi finansial kita loh. meskipun kita menginginkan ini itu tetap harus ingat bahwa kita masih ada kewajiban untuk membayar cicilan hutang. Dengan demikian kita akan lebih mengurangi hal-hal yang tidak perlu dan membuang-buang uang. Misalnya saja kurangi untuk jalan-jalan ke mall, hangout di kafe mahal atau belanja barang-barang yang tidak begitu dibutuhkan. Pintar-pintar untuk mencari promo jika ada barang yang harus dibeli ya!

Pakai kartu kredit secara bijak

Tips cerdas menghindari gali lubang tutup lubang selanjutya adalah memakai kartu kredit secara bijak. Memang tidak dipungkiri di zaman serba digital ini kita dimudahkan untuk membayar segala sesuatu memakai kartu kredit. Apalagi sistemnya adalah belanja dulu bayarnya nanti. Konsep ini sebenarnya adalah kita berhutang juga kepada bank. Mungkin saat kita membayar belanjaan dengan kartu kredit tidak akan terasa tapi setelah itu kita harus bayar cicilan baru terasa berat. Apalagi jika kita mempunyai tanggungan pembayaran hutang lainnya. bukankah ini hanya akan menambah hutang saja? Jadi stop pakai kartu kredit untuk kebutuhan konsumtif ya!  Kamu bisa siasati dengan memakai kartu kredit hanya untuk belanja bulanan saja.

Cari pendapatan tambahan lain

Tak ada salahnya memiliki pekerjaan tambahan. Ketika kita merasa ternyata pendapatan yang kita terima tidak cukup untuk pemenuhan kebutuhan dan bayar cicilan hutang maka solusi tepatnya adalah mencari sumber pendapatan tambahan lainnya. Bukan malah pinjam ke P2P Lending lain ya. Mencari pendapatan tambahan sekarang tidak perlu modal yang besar. Bahkan kita bisa memulai dengan tanpa modal. Agar berjalan lancar, pilih pekerjaan tambahan yang sesuai minat dan hobi seperti misalnya fotografer lepas, penulis lepas, reseller dan lainnya. Kita bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan besar loh dari pekerjaan-pekerjaan itu. Bahkan jika ditekuni dengan serius, penghasilan dari pekerjaan tambahan itu bisa melebihi pekerjaan utama.

Nah itu dia tips cerdas menghindari gali lubang tutup lubang yang bisa kita rekomendasikan untuk yang terjerat pinjaman online. Tentunya kita semua tidak ingin berhutang ya. Keinginan untuk berhutang bisa kita tekan loh sehingga kita bisa menghindari yang namanya berhutang. Cek kebiasaan-kebiasaan di bawah ini untuk menghindari gali lubang tutup lubang ya!

1. Hentikan belanja sebagai hobi

Ayolah, berbelanja itu seharusnya menjadi satu kebutuhan, bukan keinginan. Makanya cukup mengherankan jika ada banyak orang yang mengaku hobi berbelanja. Sebenarnya mereka hanya menuruti keinginannya saja. Antara keinginan dan kebutuhan jelas jauh berbeda. Kemudahan dalam belanja online serta kartu kredit ini yang membuat kegiatan belanja menjadi sesuatu yang impulsive. Pembelian barang-barang tak diperlukan menjadi semakin tak terbendung dengan segala kemudahan-kemudahan itu. Bisa jadi kita malahan berhutang banyak karena pemakaian kartu kredit untuk belanja kita yang impulsif.

2. Membuat anggaran untuk acara khusus

Kebiasaan yang bisa dilakukan untuk menghindari gali lubang tutup lubang adalah dengan selalu membuat anggaran untuk acara khusus. Ini berarti kita harus mempunyai uang tunai yang cukup. Acara khusus seperti liburan, ulang tahun, dan pernikahan harus dianggarkan jauh-jauh hari. Tentunya ini agar kita tidak harus berhutang untuk melakukan acara khusus itu. Bahkan jika perlu kita bisa memangkas anggaran untuk acara acara ulang tahun atau pesta lainnya yang bukan merupakan kebutuhan pokok.

3. Bayar tunai jika memungkinkan

Membayar dengan tunai tentu akan menghindari kita dari praktik hutang. Untuk itu berarti kita harus tahu persis barang-barang yang prioritas. Jika hanya menuruti keinginan bisa saja kita membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Membayar tunai atas pembelian juga tidak boleh melebihi batas dari anggaran ya.

4. Hindari punya kartu kredit lebih dari dua

Mempunyai kartu kredit berarti kita memiliki akses untuk berhutang kepada bank dengan lebih mudah dan cepat. Sebaiknya hindari memiliki kartu kredit lebih dari dua, jadi jika sekarang kamu punya lebih dari dua, lebih baik tutup deh yang lain. Karena setiap kartu kredit ini akan selalu membayar cicilannya jika dipakai. Bayangkan jika mempunyai lebih dari dua kartu kredit, akan ada lebih banyak cicilan ke bank kan? Ini membuat kita terjebak hutang loh. Dan jikalau pun tidak dipakai, maka akan ada biaya tahunan yang juga harus dibayar.

5. Jangan bawa kartu kredit kemanapun

Kebiasaan menyimpan kartu kredit di dompet sepertinya harus ditinggalkan deh, terlebih jika kamu adalah tipe orang yang mudah tergoda saat melihat diskon dan promo. Maka akan lebih baik jika kita hanya membawa uang tunai secukupnya jika berbelanja. Dengan begitu kita tak akan tergoda untuk membeli barang lain yang bukan kebutuhan utama kita. Jika kita membawa kartu kredit saat belanja pasti ada perasaan ingin membeli ini itu karena ada kartu kredit. Hutang kita bisa malah menumpuk kan? Dan hal ini kadang tak disadari, karena kemudahannya.

Itulah dia pembahasan mengenai tips cerdas menghindari gali lubang tutup lubang saat ada pinjaman serta kebiasaan untuk menghindari hutang yang bisa kita sarankan. Dengan melakukan tips dan kebiasaan di atas semoga kita bisa menjaga kondisi finansial kita ya! Katakan tidak untuk gali lubang tutup lubang. Karena jika terlalu sering dan akhirnya menjadi kebiasaan, maka kondisi keuangan tak akan sehat.

Tentang kami

Maria Nofianti

Maria Nofianti