Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Tips Cerdas Mengumpulkan Dana Persalinan

by Miftahul Khoer on 2 Desember, 2019

Kehamilan dan melahirkan tentu sangat ditunggu oleh banyak pasangan suami-istri. Namun, ternyata persalinan di rumah sakit membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan dan direncanakan dengan matang apapun proses melahirkan baik secara normal maupun caesar.

perlengkapan bayi _ CekAja.com

Untuk menghadapi persalinan dan menyambut datangnya anggota keluarga baru di rumah, akan lebih baik kalau ada dana yang cukup tersedia. Berikut beberapa trik yang bisa kamu persiapkan untuk mengelola dana menjelang melahirkan.

1. Belanja keperluan anak secara wajar

Dalam menyambut sang buah hati, setiap orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik berbagai kebutuhan anak dari A-Z.

Tapi, sebelum melihat sang buah hati, ada proses melahirkan yang harus dijalani. Banyak pakar yang menyarankan agar para orang tua, khususnya orang tua baru untuk berbelanja kebutuhan anak bukan karena gengsi dan membeli brand tertentu yang berharga mahal.

(Baca juga: Kehamilan Kosong, Ini Ciri-cirinya Seperti yang Dialami Titi Kamal)

Orang tua disarankan untuk mengontrol emosi dan berbelanja secara rasional, bukan karena gengsi sehingga tidak boros. Dana yang ada juga bisa dialokasikan antara untuk berbelanja kebutuhan anak dan untuk proses persalinan.

2. Terima lungsuran barang bayi

Dalam keluarga biasanya ada kakak, tante, om, ataupun kerabat lainnya yang sudah lebih dulu melahirkan dan punya berbagai barang-barang keperluan bayi yang sudah tidak terpakai namun masih dalam kondisi layak pakai.

Tidak ada salahnya kamu terima barang-barang pemberian dari keluarga tersebut seperti misalnya keranjang tidur bayi, stroller, gendongan, baby walker, ataupun barang lainnya karena akan sangat dapat menghemat pengeluaran kamu untuk keperluan lainnya bagi si buah hati.

Tekan gengsi kamu untuk mau menerima barang dari keluarga karena dengan menerima barang dari keluarga juga bukan berarti kamu tidak mampu, tapi juga sebagai wujud kepedulian dari keluarga untuk kamu, dan rasa terima kasih kamu untuk keluarga.

3. Persiapkan dana khusus untuk cek rutin bulanan

Ibu hamil memerlukan pengecekan rutin bulanan terkait kondisi kandungannya ke dokter. Dalam melakukan pengecekan, kamu perlu mempersiapkan dana khusus yang terencana sehingga tidak mengganggu tabungan persiapan untuk melahirkan.

Alangkah lebih baiknya kalau kamu melakukan cek rutin bulanan menggunakan asuransi yang disediakan oleh kantor tempat bekerja karena akan sangat menghemat pengeluaranmu.

Namun, apabila kantor tidak menyediakan fasilitas tersebut, kamu bisa menyiasatinya dengan memilih rumah sakti atau tempat check-up kandungan yang sesuai dengan penghasilan dan kondisi keuangan.

(Baca juga: 7 Tren Ibu Hamil Zaman Now)

Berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia, ibu hamil sedikitnya perlu memeriksa kehamilannya 4 kali, yakni pada trimester pertama atau sebelum usia kandungan 12 minggu, kemudian pada usia kandungan 26 minggu, selanjutnya saat usia kandungan memasuki 32 minggu, dan saat usia kandungan memasuki 36 hingga 38 minggu.

Kamu juga bisa melakukan pemeriksaan kandungan sesuai kebutuhan dan juga kondisi keuangan yang kamu miliki.

4. Pilih dokter dan rumah sakit untuk melahirkan dengan biaya yang sesuai

Dalam menentukan rumah sakit untuk persalinan, kamu harus memerhatikan faktor biaya. Kalau menggunakan asuransi, pastikan limit yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan biaya bersalin. Biaya yang kamu perlu pastikan saat bersalin adalah biaya persalinan, biaya rawat inap, dan fasilitas lainnya, serta biaya untuk tindakan tambahan bila diperlukan.

Perhatikan juga jarak rumah sakit yang tidak terlalu jauh dengan rumah sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk datang dan terbebas dari macet saat menjelang proses persalinan. Meski begitu, kualitas dokter tetap yang utama demi keselamatan sang ibu dan juga si buah hati.

Masa kehamilan dan melahirkan adalah proses yang indah bukan hanya untuk sang ibu, tapi juga calon ayah. Karena itu, pastikan kalau apapun yang dijalani merupakan kesepakatan berdua. Selamat mencoba, semoga ibu dan bayi di dalam kandungan sehat-sehat saja ya!

Jika uang tabungan belum mencukupi untuk biaya persalinan, tidak ada salahnya mencari dana cadangan melalui CekAja.com yang akan membantu kamu menemukan kredit tanpa agunan (KTA) terbaik yang bisa kamu gunakan untuk persalinan.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.