Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

6 menit waktu bacaan

Cara Membuat Blog Bisa Jadi Penghasilan Tambahan

by Kartika Ratnasari on 22 Oktober, 2017

Membuat blog kini tak hanya dilakukan sekadar untuk menyalurkan hobi menulis atau menceritakan pengalaman. Banyak blogger yang serius menggarap blog mereka untuk menghasilkan uang.

Kegiatan blogging atau nge-blog semakin populer belakangan ini. Sudah tidak asing lagi di telinga kita istilah-istilah seperti fashion blogger, travel blogger, hingga food blogger. Banyak di antara mereka yang sukses menghasilkan banyak uang dari kegiatan blogging.

Namun jangan salah, untuk menambah penghasilan dari sebuah blog, tidak sekadar menuliskan isi hati kita. Cara membuat blog yang kita miliki harus terlihat profesional. Mulai dari segi konten yang orisinil dan unik, hingga beberapa cara yang harus diperhatikan. Bahkan lebih bagus lagi didasarkan pada kegiatan hobi yang kita miliki.

Tentunya butuh waktu yang tak sedikit untuk membuat blog kita layak menghasilkan uang,. Tapi tenang saja, semua bisa dipelajari. Bagaimana cara membuat blog jadi penghasilan tambahan atau pekerjaan sampingan, berikut langkahnya;

1. Ketahui cara membuat blog untuk pemula

Kini, banyak platform yang tersedia dan ditawarkan di dunia maya ketika ingin membuat blog. Karena itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih yang sesuai untuk membuat blog. Pilihannya banyak, ada layanan gratis atau berbayar. Karena masih pemula, sebaiknya maksimalkan layanan gratis seperti WordPress, Blogspot, Medium, atau beberapa blogging platform seperti UCNews, atau Kompasiana.

2. Pilih nama yang unik dan desain sesuai

Setelah memilih platform blogging, tentukan nama domain yang akan mengidentifikasi blog kita di internet. Usahakan untuk memakai nama yang mudah diingat karena nama inilah yang akan diketik pembaca saat mencari blog kita di situs pencarian.

Selain itu, pilih desain blog sesuai keinginan kita. Ikuti instruksi yang ada dalam platform yang dipilih, dan lihat tampilan sementara untuk mengetahui hasil desain yang dipilih. Akan lebih baik jika desain relevan dengan isi blog yang dimiliki. Tentunya tidak pas bila sebuah blog otomotif memiliki latar belakang desain kartun yang penuh warna?

3. Punya topik menarik yang dibahas

Topik atau tema blog penting untuk ditentukan sebelum lebih jauh menulis dan menata blog kita. Sebagai pemula, sebaiknya kita fokus dalam memilih topik yang paling disukai dan bisa menarik banyak pembaca. Sebab, jika tidak terfokus pada satu topik, kita bisa cepat bosan dan kesulitan saat membuat konten.

Pemilihan topik bisa dimulai dari hobi kita. Tanyakan pada diri sendiri, hal apa yang paling membuat kita senang saat melakukannya? Topik apa yang membuat kita sangat bersemangat untuk membicarakannya?

Apakah itu fesyen, makanan,atau traveling?  Memilih topik berdasarkan minat akan memudahkan kita saat menulis konten blog karena  kita memahami hal tersebut.

4. Sesuaikan gaya menulis dengan pembaca

Apabila kita sudah memilih topik untuk digarap, saatnya mulai menulis artikel sesuai dengan topik yang dipilih. Jika tujuan blog adalah untuk mendatangkan pengunjung, maka sesuaikan gaya menulis  kita dengan selera calon pembaca yang dituju. Misalnya kita membuat blog seputar fesyen dimana para pembacanya adalah generasi muda usia 20 hingga 30 tahun, maka gunakan bahasa yang lebih ringan dan santai.

5. Terus konsisten

Di beberapa bulan pertama, mungkin jumlah pembaca kita belum begitu banyak. Namun jangan menyerah, tetap rutin menulis dan cari konten yang menarik untuk meningkatkan jumlah pengunjung blog kita. (Baca juga: 3 Cara Mendapatkan Uang dari Internet)

Lakukan juga promosi dengan membuat judul yang menarik, bekerja sama dengan blogger lain, dan aktif membagikan konten di media lainnya. Semakin konsisten kita dalam mengembangkan blog, semakin terbuka kesempatan untuk mendapat banyak pengunjung. Dengan begitu, kita juga bisa menikmati keuntungan seperti mendapatkan penghasilan dari blog kita.

Widget TRV Insurance

Agar blog sukses, miliki dahulu jawaban atas pertanyaan ini

1. Untuk apa kita membuat sebuah blog?

Sebelum terlalu jauh mendalami cara membuat blog yang sukses, ketahui dulu alasan kita ketika membuat sebuah blog. Sebab, tujuan tersebut akan membantu kita dalam menentukan strategi, dan seluruh jenis konten.

Coba tanyakan pada diri sendiri, apa yang ingin dilakukan dengan blog kita? Apakah kita hanya ingin berbagi pengetahuan dan bergabung dengan komunitas, mencari uang lewat endorse atau affiliate marketing, menjadi penulis, atau mempromosikan bisnis? Ingat, apapun pilihannya, membuat sebuah blog menjadi populer tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu pendek.

2. Pilih blog gratis atau berbayar?

Jika kita baru benar-benar memulai nge-blog, sebaiknya pilih layanan gratis untuk membuat blog seperti WordPress, Blogspot, atau Medium. Ketika konten dalam blog kita mulai terisi rapi dan pembaca mulai banyak, baru pindahkan ke layanan berbayar.

Pasalnya, layanan dari platform tersebut terbilang cukup untuk digunakan blogger pemula dan sangat mudah untuk mengaturnya. Agar lebih mantap lagi memilih platform untuk nge-blog, perbedaan ini patut dipertimbangkan:

Keuntungan blog gratis:

  • tidak dipungut biaya sama sekali
  • memiliki fasilitas yang cukup untuk blogger pemula
  • mudah dalam pengaturannya

Kerugian blog gratis:

  • tidak dapat dimodifikasi dengan bebas
  • tidak memiliki domain pribadi (misalnya jika menggunakan WorPress, domain akan menjadi namakita.wordpress.com)
  • dianggap kurang profesional oleh pembaca

Keuntungan blog berbayar:

  • dapat dimodifikasi dengan bebas dan tidak terbatas
  • memiliki ratusan ribu tema yang siap digunakan
  • bebas memasang iklan

Kerugian blog berbayar:

  • memerlukan modal yang tidak sedikit
  • memerlukan pengetahuan lebih dalam untuk menggunakan seluruh fungsinya

Seperti yang disebut di atas, sebaiknya maksimalkan terlebih dahulu layanan yang diberikan oleh platform gratis. Nantinya akan terlihat seberapa baik respon pembaca terhadap tulisan kita. (Baca juga: Menghasilkan Uang dari Internet dengan Instagram Stories)

3. Fokus pada satu tema atau tulis semua hal?

Ketika hendak menulis, mungkin ada banyak ide yang muncul di kepala, mulai dari pengalaman traveling hingga pendapat kita akan topik yang sedang hangat. Kembali lagi ke tujuan kita membuat sebuah blog. Jika kita hanya ingin berbagi pengetahuan dan mencurahkan isi hati, sah-sah saja untuk membuat konten seperti itu.

Namun jika ingin membuat blog kita lebih profesional, sebaiknya kita berfokus pada satu hal yang benar-benar dipahami. Selain membangun kredibilitas di mata pembaca, tema yang terfokus akan membantu menaikkan search engine optimization (SEO) blog kita.

Sebuah blog profesional tidak instan

Jangan kaget dan bersedih jika pembaca blog kita hanya mencapai belasan hingga puluhan orang dalam enam bulan pertama. Mungkin muncul juga kritik akan tulisan kita yang terasa kurang enak untuk dibaca. Namun yang harus diingat, ini merupakan bagian dari perjalanan kita dalam membangun blog.

Untuk menarik pembaca tetap, cobalah untuk memperbarui konten blog sesering mungkin. Dengan begitu, penmbaca bisa menikmati setiap mengunjungi blog kita. Ditambah lagi Google menyukai konten segar.

Apabila kita tidak memperbarui konten dengan rutin, pembaca bisa meninggalkan blog kita dan mencari konten baru dari blog lain yang sejenis.

Agar kita bisa konsisten, mulailah menulis sepuluh artikel untuk konten pertama kita di blog. Memang cukup banyak dan terdengar sulit, namun dari situ lah kita bisa memahami seberapa cepat kita dalam menulis sebuah artikel, hingga menentukan topik dan data. (Pelajari juga bagaimana dapat uang dari YouTube.)

Tentang Penulis