12 Serangga Paling Berbahaya yang Patut Diwaspadai

6 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Dari sekian banyak jenis serangga di dunia, ternyata ada beberapa jenis serangga paling berbahaya yang patut diketahui dan diwaspadai. Sebab, beberapa serangga tersebut mampu memberikan efek samping mematikan.

Seperti yang diketahui, serangga merupakan binatang kecil, yang memiliki banyak ruas di bagian tubuhnya.

Nah pada beberapa serangga paling berbahaya, ruas-ruas tersebut tak jarang menyimpan sejumlah bakteri, virus dan racun yang dapat menimbulkan reaksi berbahaya, bahkan mematikan apabila berhubungan langsung dengan kulit.

Oleh sebab itu, penting bagi kamu untuk mencegahnya dengan terlebih dahulu mengetahui apa saja jenis serangga paling berbahaya.

Adapun beberapa serangga paling berbahaya tersebut, nantinya akan diulas secara lengkap oleh CekAja.com pada kesempatan kali ini. Simak bersama-sama, yuk!

Daftar Serangga Paling Berbahaya yang Patut Diwaspadai

1. Lalat Tsetse

Salah satu jenis serangga paling berbahaya yang harus diwaspadai keberadaannya, yaitu Lalat Tsetse.

Buat kamu yang belum tahu, lalat tsetse merupakan jenis serangga penggigit asal Afrika, yang mampu memakan darah vertebrata.

Tidak hanya itu, serangga paling berbahaya sekaligus mematikan satu ini, nantinya akan meracuni tubuh manusia dengan cara menyuntikkan racun potensial dan virus mematikan yang ada di mulutnya melalui gigitan.

Manusia yang sudah terkena suntikan racun lalat tsetse, selanjutnya akan terkena penyakit tidur atau yang dikenal dengan sebutan The African Sleeping Sickness.

Dan jika tidak segera ditangani dengan perawatan yang tepat, maka racun tersebut bisa menyebabkan kematian.

Sebagai informasi tambahan, lalat tsetse setiap tahunnya berhasil membunuh lebih dari 200 orang yang berasal dari Afrika.

2. Semut Api

Siapa sih di antara kamu yang tidak tahu semut api? Serangga yang mampu memberikan rasa panas pada setiap gigitannya ini, ternyata menjadi bagian dari daftar serangga paling berbahaya versi CekAja.com.

Meski tidak lebih berbahaya dari lalat tsetse, namun semut api mampu membuat manusia yang digigitnya mengalami sejumlah masalah kulit dan reaksi alergi.

Reaksi tersebut tentu saja bisa terjadi, akibat dari racun Solenopsin yang diberikan serangga berbahaya satu ini cukup banyak.

Namun selain itu, sengatan yang diberikan semut ini pun sangat menyakitkan. Bahkan faktanya, pustula putih yang disebabkan oleh sengatan semut api juga mampu bertahan selama berminggu-minggu.

Bagaimana, sudah sangat terbayang bukan rasa sakitnya?

(Baca Juga: 9 Virus Berbahaya dari Hewan)

3. Lebah Pembunuh

Lebah Pembunuh atau Killer Bees merupakan jenis serangga paling berbahaya, yang spesiesnya pertama kali ditemukan di Brasil pada 1950.

Dikatakan sebagai serangga paling berbahaya, karena lebah ini sangat agresif dan mampu mengejar manusia hingga lebih dari 1 mil.

Apalagi, lebah ini juga memiliki sengatan yang sangat kuat. Satu gigitan dari lebah pembunuh, mampu memberikan reaksi langsung berupa pusing, mual, muntah, sakit kepala dan bercak merah pada kulit.

Lebah pembunuh biasanya melakukan penyerangan secara berkelompok. Dan target dari serangannya adalah wajah dan mata manusia.

Walaupun racun dari lebah pembunuh tidak berbahaya, namun jika diserang secara berkelompok, maka tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan kematian.

4. Hornet Jepang Raksasa

Tidak hanya menjadi serangga paling berbahaya, Hornet Jepang Raksasa juga menjadi spesies hornet terbesar di dunia, karena bisa tumbuh hingga 2 inci.

Postur tubuh dari hornet atau tawon ini pun, sangat mirip dengan lebah madu biasa. Hanya saja, memiliki ukuran yang sedikit lebih besar.

Serangga yang satu ini dikatakan sangat berbahaya, karena memiliki racun yang dapat menyebabkan alergi, kerusakan organ dalam dan saraf manusia dalam waktu singkat.

Belum lagi jika mendapatkan sengatan berulang, maka korban yang menerima racun tersebut akan mengalami kematian.

5. Kissing Bugs

Di urutan kelima ada Kissing Bugs, sebagai serangga paling berbahaya yang patut diwaspadai. Pasalnya, serangga yang satu ini dikenal sebagai serangga penghisap darah, yang mampu menghisap darah dalam jumlah besar.

Jika digigit oleh serangga ini, kamu akan langsung mengalami beberapa gejala, seperti timbul bercak merah, muntah, kulit bengkak hingga gangguan pernapasan.

Tidak hanya itu, ketika serangga ini menggigit manusia lainnya, maka secara tidak langsung serangga ini juga otomatis menyebarkan penyakit mematikan yang umumnya tidak bisa disembuhkan, seperti Chagas dari Trypanosoma cruzi.

6. Tawon Ndas

Selain lima serangga di atas, Tawon Ndas juga menjadi serangga paling berbahaya yang perlu kamu ketahui.

Hal tersebut dikarenakan, serangga yang juga memiliki nama ilmiah Vespa affinis ini memiliki racun yang sangat mematikan, salah satunya yaitu zat kimia feromon.

Itu merupakan zat yang kehadirannya mampu mengundang daya tarik tawon-tawon lainnya, untuk ikut menyerang korban yang terkena gigitan tawon ndas.

7. Laba-laba Black Widow

Laba-laba Black Widow merupakan salah satu jenis serangga paling berbahaya, yang berasal dari Amerika Utara.

Laba-laba satu ini dikenal memiliki gigitan jahat yang sangat mematikan. Bagaimana tidak, pasalnya satu gigitan laba-laba black widow dapat menyebabkan nyeri otot, mual hingga kelumpuhan diafragma.

Efek samping yang timbul dari gigitan laba-laba black widow akan lebih terasa dan semakin parah, apabila laba-laba ini menyerang dan menggigit anak-anak dan lansia.

8. Dobsonfly

Jika dilihat dari namanya, sepertinya tidak mungkin apabila serangga yang satu ini merupakan serangga paling berbahaya.

Namun realitanya, Dobsonfly khususnya yang betina mampu memberikan gigitan, yang dapat menyebabkan korbannya merasa kesakitan dan terganggu.

Buat kamu yang belum tahu, Dobsonfly merupakan jenis lalat yang memiliki bentuk unik dengan ukuran tubuh yang cukup besar, yaitu lebih dari 25 mm.

Serangga satu ini pun umumnya mengonsumsi ikan kecil, berudu dan makhluk air kecil lainnya, sebagai makanan sehari-hari.

9. Laba-laba Unta

Serangga paling berbahaya yang kesembilan, yaitu Laba-laba Unta atau Camel Spider. Walaupun memiliki nama laba-laba, namun sejatinya serangga yang satu ini merupakan kalajengking.

Sebab, serangga ini memiliki ukuran tubuh yang cukup besar, yaitu mampu mencapai panjang tubuh hingga 15 cm.

Tidak hanya itu, serangga ini juga berbulu, berwarna cokelat, terlihat mengerikan dan memiliki rahang yang sangat kuat dengan ukuran yang mampu mencapai 1/3 dari panjang tubuhnya.

10. Nyamuk

Meski seringkali disepelekan, nyamuk ternyata menjadi salah satu serangga paling berbahaya.

Ada satu nyamuk yang bisa membawa kuman malaria dari satu tempat ke tempat lain, yaitu nyamuk Anopheles.

Nyamuk tersebut tidak hanya membawa kuman malaria, tetapi ia juga menularkannya ke dalam darah manusia, dengan cara menyuntikannya melalui gigitan.

Selain nyamuk Anopheles, ada juga nyamuk Aedes Aegypti yang mampu menyebabkan penyakit demam berdarah, karena membawa virus dengue.

Nyamuk Aedes Aegypti sendiri, memiliki warna tubuh hitam dengan belang-belang putih, yang tersebar di seluruh bagian tubuhnya.

Berbeda dengan nyamuk Anopheles yang umumnya berukuran tubuh kecil, pendek, sayap simetris, serta kaki yang jauh lebih panjang dan besar dari nyamuk biasanya.

11. Kutu

Serangga yang satu ini sangat identik sebagai serangga parasit, yang kerap kali menyerang daerah kepala manusia.

Tetapi selain kepala manusia, serangga ini juga memakan mamalia berdarah panas dan spesies burung.

Apalagi, kemampuannya dalam menembus kulit untuk mendapatkan darah, membuatnya sangat wajar apabila disebut sebagai salah satu serangga paling berbahaya.

Jika terkena gigitannya, korban biasanya akan langsung merasakan beberapa gejala, seperti gatal-gatal atau bengkak.

Kamu pun perlu khawatir dengan virus yang dibawa serangga ini. Sebab, kutu bisa menyebarkan bakteri dan virus berbahaya yang mematikan, seperti bakteri murine dan myxomatosis.

12. Tomcat

Serangga paling berbahaya yang terakhir, yaitu Tomcat. Memiliki nama ilmiah Paederus Fuscipes, tomcat merupakan serangga berwarna merah belang-belang hitam, dengan ukuran tubuh kecil, yaitu sekitar 7-8 mm.

Tomcat memiliki racun paederin, yang mampu menyebabkan iritasi serius pada kulit. Biasanya racun tersebut dikeluarkan secara otomatis, apabila tomcat berada dalam kondisi terancam.

Adapun beberapa benda yang seringkali menjadi tempat tomcat mengeluarkan racunnya, yaitu baju, handuk dan lain sebagainya.

Di Indonesia sendiri, dahulu pernah ramai kasus tomcat yang menyerang banyak masyarakat, dan membuat kulit menjadi melepuh dan terasa terbakar.

(Baca Juga: 10 Cara Mengusir Semut)

12 serangga paling berbahaya sudah kamu ketahui di pembahasan sebelumnya. Bagaimana, sangat banyak bukan serangga yang harus diwaspadai?

Mengingat semua serangga tersebut, memiliki efek samping yang sangat berbahaya dan mematikan, maka penting bagi kamu untuk selalu menjaga kebersihan, baik tubuh maupun lingkungan.

Namun selain menjaga kebersihan, kamu juga harus siap siaga dengan melindungi diri pakai asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin serta menanggung semua biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit.

Sehingga, nantinya ketika kamu sakit akibat dari efek samping terkena gigitan serangga paling berbahaya dan memerlukan pengobatan khusus, maka kamu tidak perlu lagi khawatir dengan besarnya biaya yang harus dibayarkan.

Maka dari itu, keberadaan asuransi kesehatan sangat penting. Dan buat kamu yang belum memiliki asuransi kesehatan, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tunggu apalagi? Yuk ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga dan dapatkan perlindungan kesehatan yang optimal!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani