13 Hal Persiapan Mempunyai Bayi Terlengkap dan Penting

6 min. membaca Oleh Vera Khairifah on

Dikaruniai anak dianggap anugerah dan keberuntungan tersendiri. Sehingga, perlu komunikasi dan detail-detail yang menyertainya, termasuk persiapan mempunyai bayi yang membutuhkan kerjasama dengan pasangan.

persiapan mempunyai bayi

Berikut ini adalah pembahasan mengenai serba-serbi persiapan mempunyai bayi. Mulai dari langkah-langkah bersama pasangan hingga peralatan yang dibutuhkan.

Persiapan dengan Pasangan

1. Mengurangi kebiasaan buruk

Sebelum mempunyai bayi, ada baiknya sesama pasangan saling mengurangi kebiasaan buruk. Misalnya merokok, begadang, minum alkohol, atau kurang olahraga. Diskusikan masalah kebiasaan buruk ini bersama-sama.

2. Informasi vaksin

Saat mencari informasi soal persiapan mempunyai bayi, mungkin Kamu terpikir bagaimana dengan vaksinasi. Carilah informasi soal vaksin yang penting untuk anak dan diskusikan dengan pasangan.

(Baca Juga: Pentingnya Asuransi Untuk Anak Bayi)

3. Masalah kehamilan dan melahirkan

Masalah kehamilan dan melahirkan bisa terjadi di luar kendali. Dengan mengedukasi diri, Kamu dapat memahami sebab dan tindakan yang harus dilakukan. Sehingga, mentalitas pasangan tetap terjaga dan tenang.

Membicarakan masalah kehamilan dan melahirkan tidak nyaman, sebenarnya. Apalagi ini berkaitan dengan masalah hormon dan komplikasi. Diskusikanlah saat santai untuk mengantar ke pembicaraan yang lebih serius.

4. Tentang hubungan intim

Setelah melepas masa romantis berdua, kondisi hamil membuat pasangan kurang tertarik berhubungan intim. Terkadang pasangan sering mengeluh sakitnya badan, mudah lelah, sering emosi, atau lebih sensitif dari biasanya.

Bicarakanlah masalah hubungan intim bersama. Mulailah dari saling mengobrol santai. Kemudian singgung kecil-kecilan mengenai sampai berapa lama waktu menahan diri dari berhubungan intim.

Saling kuatkan pasangan kalau masa kehamilan adalah masa emas untuk saling memahami.

5. Metode melahirkan

Ada banyak varian metode melahirkan. Misalnya normal, sesar, water birth, ekstraksi vakum, dan VBAC (vaginal birth after caesarean). Atau dari segi lokasi, misalnya di rumah, rumah sakit, klinik, atau bidan. Varian metode ini memberi banyak pilihan bagi pasangan suami-istri.

Namun yang pasti adalah suami mendukung dan hadir saat proses persalinan istri. Suami juga sebaiknya menghargai apapun keputusan metode melahirkan istri. Konsultasikan metode melahirkan yang terbaik pada dokter kandungan Kamu.

6. Nama anak

Apakah Kamu terlintas ingin memberi nama anak yang unik? Atau nama anak yang Islami, internasional, atau kedaerahan? Apapun keputusannya, berdiskusi soal nama anak adalah kegiatan paling menyenangkan saat melakukan persiapan mempunyai bayi.

Saat mengobrol soal nama anak, tak jarang kalau suami dan istri saling berbeda pendapat. Namun tenang saja, perbedaan ini akan berbuah kesepakatan satu nama setelah bayi lahir.

7. Masalah sunat atau khitan

Masalah sunat atau khitan menjadi topik yang sering diperbincangkan. Jika pasangan beragama Islam, sunat atau khitan menjadi kewajiban, terutama bagi anak lelaki.

Diskusikan umur berapa putra Kamu akan disunat, apakah perlu mengadakan hajatan, dan berapa dana yang perlu disiapkan.

Sebaliknya, jika Kamu tidak memiliki kewajiban untuk menyunat, sepakati pula apakah anak tetap perlu disunat atau tidak.

8. Pemilihan tenaga medis

Mau dokter atau bidan? Mungkin ini yang sering terpikir oleh istri saat menjelang persiapan mempunyai bayi. Tenaga medis perlu dipertimbangkan agar istri tetap tenang dan tidak stres saat melahirkan.

Diskusikan bersama mengenai tenaga medis yang mampu mengkomunikasikan kondisi kehamilan. Pembawaan yang santai, asyik saat mengobrol, solutif, dan cepat tanggap biasanya menarik dipertimbangkan.

9. Finansial

Terakhir adalah soal finansial. Bicara soal finansial atau uang, pasti tidak akan ada habisnya. Persiapan mempunyai bayi termasuk membutuhkan banyak biaya, bahkan untuk perintilannya sekalipun.

Misalnya dari segi perlengkapan barang bayi, seperti popok, botol susu, gendongan, bedong, pakaian bayi, ranjang bayi, mainan, dan sebagainya. Belum lagi dengan obat-obatan bayi saat sakit.

Untuk itu, tahan dulu keinginan membeli barang yang sifatnya tidak terlalu dibutuhkan. Kalau perlu, alokasikan dana untuk persiapan mempunyai bayi di instrumen investasi rendah risiko seperti reksa dana, obligasi, atau sukuk. Nikmati hasil investasinya sebelum persiapan mempunyai bayi.

(Baca Juga: Suplemen Zat Besi Untuk Bayi yang Aman Beserta Makanan Pendukung)

Persiapan Perlengkapan Bayi

Berikut ini daftar perlengkapan persiapan mempunyai bayi. Perlengkapan ini terbagi atas perlengkapan dasar, perlengkapan tambahan, perlengkapan mandi, dan perlengkapan tidur. Ini akan menolong kamu dan pasangan menjelang bayi lahir dan proses persalinan.

10. Perlengkapan Dasar

  • Baju bayi

Baju bayi perlu disiapkan minimal untuk 3 hari. Pilihlah baju bayi yang nyaman di kulit dan menghangatkan.

  • Topi

Topi berfungsi untuk melindungi dan menghangatkan kepala. Cukup sediakan satu atau beberapa set topi untuk memenuhi persiapan mempunyai bayi.

  • Kaus kaki dan sarung tangan

Perlengkapan yang satu ini terdiri atas satu set kaus tangan dan kaki. Kaus tangan dan kaki berfungsi melindungi kulit bayi dari sentuhan yang membuat kulit sensitif.

Satu set kaus tangan dan kaki bisa multifungsi. Misal untuk kaus kaki, bisa menjadi opsi sepatu bayi. Kaus kaki juga biasa digunakan saat bayi berumur di bawah 6 bulan.

Sedangkan kaus tangan berfungsi mencegah bayi mencakar kulit sendiri. Karena bayi memiliki kuku panjang dan belum bisa mengontrol gerakan dengan baik.

11. Perlengkapan Tambahan

  • Popok bayi

Para ibu umumnya menggunakan popok sekali pakai dan popok kain. Di satu sisi, popok sekali pakai harus dipersiapkan sebanyak mungkin. Sementara popok kain, bisa dicuci dan dipakai berulang kali. Sebagai pertimbangan, pilihlah popok bayi yang lembut di kulit dan tetap kering.

  • Selimut

Selimut dapat multifungsi sebagai bedong atau pembungkus bayi, alas ompol, alas stroller atau bahkan perlak. Pilihlah bahan yang nyaman dan lembut.

  • Bedong instan

Bedong instan memudahkan ibu untuk menggendong bayi dengan cepat. Pilihlah bedong instan dengan ikatan kain yang kuat dan stabil.

  • Botol bayi

Botol bayi terbuat dari bahan kaca, plastik, stainless steel, dan silikon. Umumnya, bahan plastik lebih banyak digunakan karena lebih ringan, plastik, nyaman, mudah digunakan, dan sering ditemukan.

Namun, pilihlah botol bayi plastik yang mengandung label bebas bisphenol A atau BPA free. Label ini adalah label stkamur dari Food and Drug Administration (FDA) atau badan pengawas obat dan makanan asal Amerika Serikat.

Selain bebas BPA, pilih botol bayi yang terbuat dari plastik nomor 2 atau 5 dan botol plastik agak buram yang terbuat dari polietilen atau polipropilen. Hindari plastik nomor 7 karena mengandung BPA dan PC (polikarbonat).

Janganlah rebus botol plastik tersebut, karena akan membuat BPA dan plastik terurai serta bisa tercampur ke susu bayi. Untuk membersihkannya, gunakan air hangat, sabun lembut, dan sikat botol.

  • Cloth diaper (Clodi)

Cloth diaper atau clodi adalah varian popok kain yang bisa dicuci ulang dan ramah lingkungan. Clodi tidak mudah bocor seperti popok kain. Praktisnya, clodi memiliki insert yang bisa diganti dan dicuci berulang kali.

12. Perlengkapan mandi

  • Handuk bayi

Handuk bayi berukuran kecil, berbahan lembut dan aman bagi kulit bayi. Hindari menggunakan handuk dewasa pada bayi agar kulit bayi tetap terjaga.

  • Washlap

Washlap mirip seperti handuk kecil, namun berbentuk sapu tangan. Washlap digunakan untuk memandikan bayi baru lahir. Caranya, rendam washlap, kemudian lap tubuh bayi secara perlahan.

Washlap bisa digunakan sebagai kompres bayi dan kompres payudara ibu yang bengkak akibat menyusui.

  • Sabun bayi

Berbeda dengan sabun dewasa, sabun bayi memiliki kandungan anti kuman dan bakteri yang sesuai dengan kondisi kulit. Di beberapa produk, ada juga sabun bayi khusus kulit sensitif dan alergi.

13. Perlengkapan Tidur

  • Alas ompol

Alas ompol dapat berfungsi sebagai sebagai selimut, bedong, atau alas. Ada juga alas ompol yang sekaligus digunakan sebagai perlak.

  • Perlak bayi besar

Perlak besar hampir sama seperti karpet kecil, berbahan lentur dan mudah dibersihkan.

  • Set bantal dan matras

Set bantal dan matras terdiri atas satu matras, dua bantal guling, dan satu bantal biasa.

Itulah pembahasan mengenai persiapan-persiapan mempunyai bayi. Semoga proses persalinannya lancar dan bayi lahir dengan kondisi selamat dan sehat!

Kredit untuk Kebutuhan Apa Saja Tersedia di Kredit Pintar

Sedang butuh dana pinjaman alias kredit untuk berbagai kebutuhan? Kamu bisa ajukan lewat Kredit Pintar yang tersedia di CekAja.com.

Hanya dengan melampirkan KTP, kamu bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp5 juta di penyedia pinjaman online yang aman ini. Sebab, Kredit Pintar sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Yuk, langsung unduh dan ajukan kredit mudah di Kredit Pintar!

Tentang kami

Vera Khairifah

Vera Khairifah