Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

3 Hal Keliru dan 3 Hal Benar Dalam Membayar Tagihan Kartu Kredit

by Surtan Siahaan on 9 Desember, 2015

Meski sudah lama menggunakan kartu kredit, belum tentu langkah yang kamu lakukan saat membayar tagihan benar, lho. Akibatnya jadi tidak sepele.

Utang kamu bisa menumpuk karena bunga yang semakin bengkak. Nah agar tidak salah saat membayar tagihan kartu kredit, ada baiknya kamu ketahui tiga hal yang salah dan benar dalam membayar kartu kredit. Berikut ini ulasannya:

3 hal keliru dalam membayar kartu kredit

Bayar tagihan dengan utang kantor. Meski beberapa kantor memberi fasilitas soft loan pada karyawannya, jangan ambil risiko membayar tagihan kartu kredit dengan cara ini. Menutup utang lama dengan utang baru adalah hal yang buruk.

Belum lagi jika kantor mengetahui alasan pinjaman untuk melunasi tagihan kartu kredit. Sebagai karyawan kamu bisa kehilangan kepercayaan atasan karena tidak bisa mengelola uang dengan baik.

(Baca juga: Strategi Bebas Jeratan Utang Saat Kredit Rumah)

Bayar tagihan dengan tabungan pensiun. Meski sumbernya bukan utang, kamu berisiko mengorbankan masa pensiun yang tenang dan makmur.

Ingat, ketika kamu tua, kamu tidak lagi seproduktif sekarang. Kesempatan untuk memperoleh pendapatan tetap juga semakin kecil. Jangan sampai kesalahan yang dilakukan sekarang membuat anak dan cucu kerepotan mengurus kamu di hari tua.

Selalu bayar minimum. Bank penerbit kartu kredit biasanya menyediakan fasilitas pembayaran minimum agar nasabah tidak terkena denda keterlambatan. Besaran nilai yang harus dibayar biasanya berkisar di level 10% dari total tagihan sebelum jatuh tempo.

Meski sudah ada peraturan yang melarang bank untuk mengenakan penghitungan bunga berbunga, fasilitas ini bisa membuat kamu terlena. Akibatnya, tagihan kamu semakin lama semakin bengkak.

3 hal benar membayar tagihan kartu kredit

Selalu lunasi tagihan. Cara paling benar dalam membayar tagihan kartu kredit adalah selalu melunasi jumlah utang. Dengan cara ini kamu akan terhindar dari biaya keterlambatan dan bunga-bunga yang mencekik. Jika perlu, jual aset yang ada untuk melunasi tagihan. Hidup akan terasa lebih baik jika kamu tidak memiliki utang.

(Baca juga: Lima Tips Pakai Kartu Kredit Bebas Utang)

Dahulukan bayar tagihan dengan bunga paling besar. Jika kamu memiliki lebih dari satu kartu kredit, sementara dana yang kamu punya untuk membayar terbatasi, sebaiknya buat skala prioritas.

Bayar tagihan dengan bunga paling besar. Hal ini bisa menghindarkan kamu dari kemiskinan karena utang yang kian besar. Setelah tagihan dengan bunga paling besar beres, kamu bisa fokus melunasi tagihan selanjutnya.

Cari tambahan pemasukan. Bila utang kartu kredit lebih besar dibandingkan dengan penghasilan saat ini, salah satu jalan keluarnya adalah mencari pemasukan tambahan.

Cari pekerjaan sampingan yang bisa menghasilkan uang banyak. Contohnya seperti broker properti, broker kendaraan atau web designer.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami