Tips Atur Uang Biar Kamu Bisa Liburan Setiap Bulan

traveling hemat _ asuransi perjalanan - CekAja.com

Bagi karyawan kantoran, bertahun-tahun kerja memang bisa bisa membuat jenuh. Tidak hanya membuat badan dan otak terasa letih, tetapi rasa bosan pasti muncul karena melakukan rutinitas yang itu-itu saja.

Namun, meninggalkan pekerjaan bukanlah pilihan yang tepat. Oleh karena itu, kamu perlu menjaga semangat kerja dan membuat otak tetap segar. Caranya? Simpel, yaitu dengan mengisi waktu luang untuk liburan. Tetapi bagaimana cara untuk mengatur budgetnya? Berikut tips atur uang biar bisa liburan setiap bulan:

Asumsi gaji – Rp7 juta

Dalam kasus ini, kita asumsikan kamu memiliki gaji Rp7 juta. Tentunya, gaji sebesar ini biasanya didapatkan bagi yang telah bekerja lebih dari 3 tahun. Pastinya berbeda bila dibandingkan dengan para pekerja dengan status fresh graduate.

Tabungan – Rp1,4 juta

Sebagai orang yang mengerti tentang keuangan, dan ingin mengatur keuangan dengan baik, kamu perlu menabung setidaknya 20% dari gaji yang diterima setiap bulannya. Dalam kasus kali ini, maka uang yang perlu ditabung sebesar Rp1,4 juta.

Investasi untuk masa depan – Rp700 ribu

Jangan pernah melupakan yang namanya investasi. Lebih baik berinvestasi dengan angka yang kecil tetapi dimulai terlebih dahulu, dibandingkan berinvestasi dengan jumlah besar tetapi dilakukan ketika mendekati usia pensiun. Untuk itu, setidaknya sisihkan 10% dari gaji atau sekitar Rp700 ribu.

(Baca juga: 5 Olahraga yang Bisa Kamu Lakukan Sekarang Agar Sehat di Masa Tua)

Biaya konsumsi perlu ditekan – Rp 2,1 juta

Mengingat konsumsi atau biaya pengeluaran untuk sehari-hari terkadang membuat kamu sulit menabung, sekarang sudah saatnya membuat bujet khusus untuk konsumsi. Besarannya sekitar 30% dari gaji yang daidapatkan setiap bulan. Jadi, total kamu hanya boleh menghabiskan untuk konsumsi sebesar Rp2,1 juta.

Jangan lupa bersedekah – Rp 350 ribu

Ingatlah, dari setiap harta yang kamu miliki ada milik mereka yang hidup kekurangan. Karena itu, cobalah membiasakan diri untuk bersedekah kepada mereka yang membutuhkan. Tidak harus banyak-banyak, cukup sekitar 5% saja atau sekitar Rp350 ribu kamu dapat membersihkan harta dan membuatnya menjadi lebih berkah.

Bayar cicilan/belanja barang – Rp700 ribu

Kalau kamu mau memiliki barang-barang tertentu, misal celana jeans, baju, topi, atau bahkan sepatu baru. Mulailah menganggarkannya. Cukup mengeluarkan uang sbesar 10% dari gaji atau sekitar Rp700 ribu agar kamu tidak dikendalikan oleh nafsu belanja. Hal yang sama berlaku apabila membeli barang secara kredit, kamu hanya boleh mengeluarkan uang cicilan setiap bulan senilai Rp700 ribu.

(Baca juga: Biaya yang Biasanya Dikeluarkan Saat Masuk Hari Tua)

Dana darurat – Rp1 juta

Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan, yaitu dana darurat. Dengan berbagai risiko dan kemungkinan buruk yang bisa menimpa kamu kapanpun di manapun, bukan cuma asuransi yang harus dimiliki tapi juga dana darurat. Oleh karena itu, sebaiknya simpan uang sekitar Rp 1 juta untuk anggaran dana darurat.

Ada sisa uang untuk traveling – Rp750 ribu

Dengan segala perhitungan rencana finansial di atas, kamu memiliki sisa uang setiap bulan sekitar Rp750 ribu. Uang sebanyak ini sudah bisa membawamu jalan-jalan di akhir pekan setiap akhir bulan loh. Misalnya, untuk ke pulau seribu, pahawang, atau naik gunung papandayan kamu hanya perlu merogoh kocek kurang dari Rp500 ribu.

Nah, mulai sekarang tidak perlu takut untuk tidak memiliki dana traveling setiap bulannya. Kalau memang mengatur keuangan dengan baik, setiap bulan kamu bisa jalan-jalan untuk menyegarkan pikiran dari penatnya tugas-tugas di kantor. Tapi ingat lindungi dirimu selama berlibur dengan asuransi perjalanan terbaik.