Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

6 menit waktu bacaan

4 Cara Kekinian Menyimpan Uang Ala Anak Zaman Sekarang

by lhmdi on 6 November, 2017

Cara Menabung - CekAja

Dulu, datang langsung ke kantor bank jadi satu-satunya cara untuk membuka rekening tabungan dan menyimpan uang. Di zaman digital, kini semua berubah.

Memasuki era modern dan perkembangan teknologi, cara menyimpan uang menjadi lebih mudah dan menghemat waktu. Masyarakat sekarang, khususnya generasi milenial yang berisikan anak-anak muda, tidak perlu lagi repot-repot datang ke bank untuk sekadar menyimpan uang.

Sudah kita ketahui, rata-rata saat ini hampir setiap orang memiliki ponsel (telepon selular). Dengan berkembangnya jaringan internet, ponsel pun berevolusi menjadi telepon pintar (smartphone) di mana berbagai kegiatan bisa dilakukan hanya dengan koneksi internet dan satu kali klik. Salah satunya juga menyimpan uang.

Melalui ponsel, khususnya telepon pintar atau smartphone, cara menabung dan menyimpan uang kini bisa bisa dilakukan dengan mudah. Bahkan nomor telepon atau nama bisa jadi pengganti nomor rekening.

Banyak langkah yang digunakan, seperti menambahkan perangkat keras, atau perangkat lunak yang biasanya berbentuk aplikasi. Ditambah lagi, kini ada kartu elektronik di mana segala pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan kartu tersebut.

Agar lebih jelas bagaimana anak muda zaman sekarang menyimpan uangnya, simak ulasan berikut;

1. Tambahkan perangkat di ponsel

Menyimpan uang dengan ponsel jadi tren baru yang kini banyak di tawarkan oleh beberapa penyedia, baik lembaga bank ataupun non-bank.

Salah satu layanan non bank yang menawarkan cara menyimpan uang dengan menambahkan perangkat di ponsel adalah Telkomsel dengan layanan bernama TCash.

Dikenal sebagai salah satu operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkomsel memanfaatkan teknologi NFC (Near Field Communication) dan sebuah aplikasi E-wallet sebagai gaya menyimpan uang yang kekinian.

Sederhananya, setiap masyarakat yang akan menggunakan layanan ini harus mengunduh aplikasi E-Wallet TCash dan memasang stiket NFC di ponsel pintar mereka.

Selanjutnya, pengguna dapat memaksimalkan tabungannya melalui layanan ini dan dapat menggunakannya untuk melakukan transaksi atau pembayaran non-tunai melalui mitra yang bekerjasama dengan TCash.

Untuk mengisi saldo tabungan melalui layanan ini bisa dilakukan melalui GraPARI Telkomsel, mesin ATM hingga toko ritel seperti Indomaret.

Hal yang paling baru adalah TCash bekerjasama dengan bank BTPN atau dikenal juga dengan Bank Tabungan Pensiunan Negara untuk memudahkan pengisian saldo tabungan penggunanya dan kemudian digunakan untuk melakukan berbagai macam transaksi pembayaran.

2. Gunakan aplikasi smartphone

Selain dengan menambahkan perangkat keras khusus pada ponsel, beberapa layanan penyimpanan uang melakui ponsel kini dilakukan dengan basis aplikasi. Artinya, jika ingin menggunakannya, maka wajib mengunduh aplikasi di smartphone yang kita miliki.

Selanjutnya, dengan aplikasi tersebut kita dapat mengontrol tabungan dan penggunaannya. Bukan sekadar menabung, beberapa layanan kini juga melengkapinya dengan fitur investasi. Berikut adalah beberapa layanan yang bisa digunakan:

Digibank dari DBS

Menggunakan layanan terbaru dari DBS ini ibaratnya adalah membuka rekening tabungan hanya dengan menggunakan aplikasi. Bermodalkan Kartu Tanda Penduduk dan NPWP, seseorang sudah bisa menabung.

Uang yang disimpan di Digibank nantinya bisa digunakan untuk berbagai macam pembayaran seperti berbelanja berbagai macam kebutuhan sehari-hari. Bahkan melalui aplikasi ini kita juga akan ditawarkan untuk membuka investasi deposito dengan cepat.

Bahkan aplikasi ini juga terhubung dengan layanan PayPal, yaitu layanan keuangan online yang memungkinkan kita melakukan pembayaran atau bertransaksi untuk bisnis online, jual beli barang, hingga menerima pembayaran dari pihak lain secara online.

Untuk kemudahan pengisian saldo di akun Digibank kita bisa melakukannya dengan cara transfer antar Bank, melalui mesin ATM, maupun internet serta mobile banking. Meski begitu, hingga saat ini aplikasi Digibank hanya digunakan bagi masyarakat yang tinggal di daerah Jabodetabek.

Jenius dari BTPN

Selain Digibank masih ada aplikasi lainnya yang kini bisa diunduh untuk mengelola tabungan. Namanya adalah Jenius, yang dikenalkan oleh Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN)

Fitur utama dari aplikasi Jenius ini dibuat untuk memenuhi seluruh aktivitas keuangan seperti menabung hingga melakukan transaksi pembayaran. Beberapa fitur tambahan dari aplikasi ini diantaranya kita bisa melihat sendiri riwayat transaksi dengan mudah serta cepat melalui kolom pencarian yang disediakan oleh aplikasi.

Berikutnya, pengguna juga bisa membuat sendiri berapa uang yang akan ditabung atau disimpan sesuai dengan kebutuhan pengeluaran. Misalnya, pengguna dapat menentukan nominal transaksi, rentang waktu transaksi dan kategori transaksi seperti penerimaan pendapatan, hingga kebutuhan untuk hiburan dan investasi.

Bagi yang ingin mencoba menggunakan layanan dan mengisi saldo tabungan di aplikasi Jenius, kita diberikan pilihan untuk mengisinya melalui mesin ATM dan Service Point dari aplikasi Jenius sendiri.

3. E-money atau uang elektronik

Kewajiban pembayaran tarif tol dengan menggunakan uang elektronik atau e-money secara tidak langsung juga merubah cara menyimpan uang.

Pengertian e-money adalah kartu pra-bayar yang dapat menyimpan sejumlah uang, serta digunakan sebagai alat transaksi pembayaran. Kartu ini miliki fungsi yang beragam. Seperti untuk membayar transaksi membayar ongkos transportasi umum seperti bus Transjakarta dan Commuter Line hingga pembayaran untuk dapat menggunakan akses jalan bebas hambatan atau tol.

Beberapa bank seperti Mandiri, BNI, dan bank Swasta seperti BCA sudah menerbitkan kartu ini. Melalui kartu ini kita menyimpan saldo yang bervariasi, namun saldo per kartunya dibatasi hanya Rp1 juta dengan batas pengisian hingga Rp20 juta per bulan.

Cara termudah untuk mengisi saldo e-money beberapa diantaranya adalah dengan menggunakan menu pengisian ulang atau top up kartu e-money melalui layanan ATM yang sesuai dengan bank penerbit kartu.

4. Layanan transportasi dan belanja online

Layanan seperti Go-jek dan Grab memang sudah dikenal karena terobosannya menghadirkan aplikasi yang dapat digunakan untuk memesan kendaraan transportasi online atau ojek online. Namun bukan hanya layanan transportasi, dua jasa taksi online ini juga memiliki Go-Pay dan Grab Pay.

Dua fitur tersebut pada awalnya bertujuan untuk memudahkan pengguna untuk membayar layanan yang dipesannya dalam aplikasi tanpa menggunakan uang tunai. Namun, dalam perkembangannya, Go-Pay  dan Grab Pay kini menjadi tempat untuk menyimpan uang.

Sebab, melalui dua fitur tersebut, seseorang kini bisa membayar belanja seperti memesan makanan hingga membeli obat di apotik. Bahkan seseorang juga bisa mentransfer uang ke sesama pengguna lainnya hanya melalui nomor ponsel.

Cara untuk menyimpan uang di layanan ini juga sederhana. Kita bisa mengisinya langsung menggunakan mesin ATM dengan menggunakan menu transfer. Bahkan bisa langsung diisi di beberapa toko ritel seperti Indomaret dan Alfamart.

Layanan belanja online pun miliki fitur untuk menyimpan uang yang bisa digunakan untuk belanja. Contohnya adalah fitur TokoCash milik Tokopedia dan BukaDompet miliki BukaLapak. Fungsinya sama, yaitu kita menyimpan uang yang nantinya bisa digunakan di dua situs belanja online tersebut.

Bahkan biasanya ada beberapa promo dan diskon menarik yang bisa ditawarkan bila kita menggunakan alat bayar tersebut. Menarik, bukan?

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.