5 Jenis Pinjaman Bank Mandiri Yang Cocok Untuk Modal Usaha

6 min. membaca Oleh Teti Purwanti on

Untuk memulai bisnis, diperlukan ketekunan dan keberanian. Serta perencanaan yang matang tentang apa yang ingin dilakukan.

pinjaman bank mandiri untuk modal usaha

Dengan merintis usaha sendiri, maka kamu sudah memulai langkah untuk menjadi seorang pengusaha pada tahap permulaan. Yang bila nanti usaha berkembang tentu akan membutuhkan pegawai. Sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan baru untuk banyak orang.

Namun, banyak orang yang ingin memulai usaha tapi terganjal masalah permodalan. Masalah permodalan ini memang telah menjadi persoalan klasik yang dialami banyak orang.

Sebenarnya masalah ketersediaan modal untuk memulai usaha ini bisa diatasi dengan mencari sumber pembiayaan yang mendukung. Jangan asal mencari sumber pinjaman. Karena salah-salah justru akan menjeratmu dengan masalah finansial di kemudian hari.

Salah satu sumber pembiayaan yang cocok untuk menjadi tambahan modal usaha adalah dari Bank Mandiri. Yang memiliki lima jenis pinjaman yang sesuai untuk tambahan modal usaha. Apa saja jenis pinjaman bank mandiri untuk modal usaha tersebut?

1. KTA Mandiri

Jenis pinjaman bank mandiri untuk modal usaha yang pertama adalah Kredit Tanpa Agunan (KTA) Bank Mandiri. Sama seperti pinjaman KTA pada umumnya, jenis kredit ini tidak memerlukan adanya aset yang diagunkan. Ataupun dijaminkan untuk mendapatkan pinjaman.

Melalui pinjaman ini, kamu bisa mendapatkan pembiayaan mulai dari Rp5 juta hingga Rp200 juta. Yang sangat cukup dan cocok untuk dijadikan modal usaha yang sedang dirintis.

Tenor pinjaman yang diberikan adalah selama maksimal 36 bulan untuk nasabah yang payroll gajian per bulannya tidak melalui Bank Mandiri. Serta maksimal 60 bulan untuk nasabah dengan payroll di Bank Mandiri dengan suku bunga mulai dari 0,99% per bulan.

Nasabah yang bisa mengajukan KTA ini adalah Warga Negara Indonesia ataupun Warga Negara Asing yang berusia 21 tahun hingga 55 tahun. Dengan penghasilan bulanan minimal Rp2,5 juta serta berstatus sebagai karyawan tetap. Atau bagi wiraswasta dan profesional sudah menjalankan usahanya minimal selama 1 tahun.

Selain itu, jenis kredit ini memiliki biaya provisi sebesar 3% dari total pinjaman. Serta biaya pelunasan dipercepat sebesar 5% dari sisa pinjaman dengan denda biaya keterlambatan pembayaran sebesar 2% dari jumlah cicilan per bulan.

2. Mandiri Serbaguna Mikro

Jenis pinjaman dari Bank Mandiri yang cocok untuk modal usaha adalah pinjaman Mandiri Serbaguna Mikro.

Jenis kredit ini memang disediakan Bank Mandiri untuk pelaku usaha mikro dengan limit pinjaman hingga Rp1 miliar dengan tenor pinjaman hingga 15 tahun dengan suku bunga 12% per tahun.

Dokumen yang mesti dipersiapkan untuk pengajuan kredit ini hanya berupa fotokopi KTP, fotokopi NPWP, dan SK Khusus anggota TNI/Polri.

Mekanisme pengajuan kredit ini bisa dilakukan dengan mendatangi cabang Mikro Bank Mandiri terdekat. Angsuran yang harus dibayarkan nasabah tidak berubah mulai dari bulan pertama pinjaman hingga akhir masa kredit. Selain itu, penawaran ini berlaku tidak hanya untuk pegawai tetap saja, tapi juga bisa untuk pegawai kontrak dan juga berlaku untuk debitur baru ataupun debitur top up.

3. KTA Mandiri Mitra Karya

Kredit ini khusus untuk karyawan yang gajinya dibayarkan melalui Bank Mandiri. Serta perusahaan tempatnya bekerja memiliki perjanjian kerja sama dengan Bank Mandiri. Oleh karena itu, proses pencairan pinjaman ini lebih mudah. Dengan syarat sudah bekerja minimal 1 tahun di perusahaan tersebut.

Plafon kredit ini mulai dari Rp5 juta hingga Rp200 juta dengan tenor pinjaman maksimal selama 5 tahun. Namun, nasabah bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp350 juta selama 10 tahun apabila perusahaan tempatnya bekerja memiliki program kerja sama khusus dengan Bank Mandiri. Bunga yang ditawarkan sebesar 17,52%-18,75% per tahun.

Nasabah yang bisa mengajukan kredit ini harus berusia minimal 21 tahun hingga 55 tahun. Dan memiliki penghasilan per bulan minimal Rp2 juta. Durasi penyetujuan kredit oleh pihak bank membutuhkan waktu selama 7 hari.

Selain itu, ada beberapa biaya yang perlu diketahui nasabah adalah biaya penalti 1% dari sisa jumlah pinjaman untuk pelunasan pinjaman yang dipercepat. Serta biaya keterlambatan pembayaran sebesar 2% per tahun di atas suku bunga yang berlaku. Atau biaya keterlambatan sebesar Rp20 ribu per bulan.

Kemudian juga ada biaya provisi sebesar 3% untuk pinjaman Rp50 juta ke bawah dan 3,5% untuk pinjaman Rp50 juta ke atas dan tidak dikenakan biaya administrasi.

Dokumen yang perlu disertakan pada saat pengajuan kredit antara lain fotokopi KTP, fotokopi ID Card, fotokopi NPWP, fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir, dan slip gaji atau surat keterangan penghasilan.

4. Mandiri Kredit Mikro

Kredit Usaha Mikro dari Bank Mandiri ini cocok untuk pelaku usaha mikro yang memiliki modal relatif terbatas. Kredit ini memiliki fitur kurang lebih sama seperti Kredit Serbaguna Mikro.

Fitur utama dari kredit ini adalah proses pengajuan yang cepat dan mudah dengan persyaratan kredit yang ringan. Kamu bisa mendapatkan limit kredit hingga Rp200 juta dengan jangka waktu pinjaman hingga 5 tahun.

Untuk mendapatkan pinjaman ini, kamu perlu mengagunkan objek yang dibiayai dan fixed assets dengan suku bunga bersaing. Dengan sistem penghitungan flat dan fixed selama jangka waktu kredit.

Persyaratan pengajuan kredit ini adalah untuk warga negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia serta memiliki usaha yang sudah berjalan minimal 2 tahun di lokasi dengan bidang usaha yang sama. Selain itu, nasabah harus berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah dan berusia maksimal 60 tahun saat kredit lunas.

Selain itu, nasabah juga dipersyaratkan belum pernah menerima fasilitas kredit ataupun pernah atau telah memperoleh fasilitas kredit dengan kolektibilitas lancar atau tidak dalam kondisi kredit bermasalah.

Calon debitur perlu mempersiapkan beberapa dokumen untuk pengajuan kredit, antara lain fotokopi KTP calon debitur dan fotokopi KTP suami atau istri calon debitur. Selain itu, juga perlu ada fotokopi kartu keluarga, fotokopi surat nikah bagi yang sudah menikah atau surat cerai bagi yang berstatus cerai, serta fotokopi NPWP.

Kemudian, calon debitur juga perlu melengkapi dokumen persyaratan dengan surat keterangan usaha dari desa/kelurahan, dinas pasar atau otoritas setempat di mana calon debitur memiliki usaha atau surat izin usaha. Lalu, juga perlu disertakan fotokopi buku Mandiri Tabungan atau Mandiri TabunganMu atas nama calon debitur.

5. Kredit Modal Kerja

Jenis kredit yang cocok untuk modal usaha dari Bank Mandiri berikutnya adalah Kredit Modal Kerja.

Kredit ini cocok untuk kamu yang membutuhkan pinjaman modal dalam jumlah sangat besar. Karena limit kredit ini mulai dari Rp100 juta hingga Rp10 miliar dengan jangka waktu pinjaman jangka pendek hanya 1 tahun dan bisa diperpanjang. Kredit ini juga bisa diberikan dalam bentuk valuta asing (USD).

Sama seperti kredit usaha mikro, calon debitur juga perlu menyertakan surat izin usaha sebagai syarat pengajuan kredit ini.

(Baca Juga: Pinjaman Dana Untuk Bisnis Otomotif)

Dokumen yang perlu disertakan untuk mengajukan kredit ini antara lain dokumen legalitas pemohon seperti KTP, kartu keluarga, dan akte pendirian perusahaan. Serta dokumen legalitas usaha seperti NPWP, SIUP, SITU, TDP, atau SKDU.

Fitur dari kredit ini adalah penarikan dana bisa dilakukan setiap saat sesuai kebutuhan usaha. Kemudian bagian dana yang belum ditarik tidak dikenakan bunga. Aktivitas keuangan disalurkan melalui rekening peminjam atau rekening giro.

Pembiayaan yang diberikan Bank Mandiri maksimal sebesar 70% dari kebutuhan modal kerja dan pembiayaan sendiri minimal 30% dengan jaminan utama berupa usaha yang dibiayai serta jaminan tambahan dipersyaratkan apabila menurut penilaian bank diperlukan.

Sekilas tentang Bank Mandiri

Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998. Sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia.

Pada bulan Juli 1999, empat bank pemerintah yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia dilebur menjadi Bank Mandiri.

Masing-masing bank tersebut memiliki peran yang tak terpisahkan dalam pembangunan perekonomian Indonesia. Sampai dengan hari ini, Bank Mandiri meneruskan tradisi selama lebih dari 140 tahun memberikan kontribusi dalam dunia perbankan dan perekonomian Indonesia.

Kemudian setelah melalui proses konsolidasi dan integrasi menyeluruh di segala bidang, Bank Mandiri berhasil membangun organisasi bank yang solid dan mengimplementasikan core banking system baru yang terintegrasi menggantikan core banking system dari keempat bank legacy sebelumnya yang saling terpisah.

Sejak didirikan, kinerja Bank Mandiri senantiasa mengalami perbaikan terlihat dari laba yang terus meningkat dari Rp1,18 triliun di tahun 2000 hingga mencapai Rp5,3 triliun di tahun 2004. Bank Mandiri melakukan penawaran saham perdana pada 14 Juli 2003 sebesar 20% atau ekuivalen dengan 4 miliar lembar saham.

Berdasarkan reputasi dan nama besar dari Bank Mandiri selaku salah satu bank milik pemerintah, maka tidak salah apabila kamu menjadikan Bank Mandiri sebagai tempat untuk mengajukan pinjaman untuk menambah permodalan usaha kamu. Terlebih lagi, bank ini juga memiliki lima jenis pinjaman yang sesuai untuk pembiayaan usaha yang kamu jalani.

Tentang kami

Teti Purwanti

Teti Purwanti