8 Merek Mobil yang Jarang Terdengar di Indonesia, Yuk Kenalan!

5 min membaca Oleh Kyla Damasha on

Walaupun Indonesia, khususnya Jakarta, selalu dipenuhi oleh kemacetan dari kendaraan pribadi, ternyata masih ada lho merek mobil yang jarang terdengar di Indonesia.

Sebab, kenyataannya industri dunia otomotif itu sendiri memang tak bisa dihitung oleh jari. Sebut saja seperti Toyota, BMW, Mercedes-Benz, maupun Ford, tentunya beberapa merek yang sudah tidak asing lagi di telinga kita.

Akan tetapi diantara merek-merek terkenal tersebut, ada pula merek yang dianggap kurang dikenal.

Penasaran apa sajakah itu? Nah, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang beberapa merek mobil yang jarang terdengar di Indonesia. Yuk kita simak bersama!

(Baca Juga: 10 Merek dan Tipe Mobil di Film Fast Furious)

Merek Mobil yang Jarang Terdengar di Indonesia

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa merek mobil yang jarang terdengar di Indonesia, yaitu adalah:

1. Zinoro

Merek mobil yang jarang terdengar di Indonesia yang pertama adalah Zinoro, sebuah produsen mobil asal China yang berdiri pada tahun 2013 dan merupakan kolaborasi antara BMW dan Brilliance Auto.

Zinoro itu sendiri mengkhususkan dirinya pada pembuatan mobil-mobil listrik untuk kelas premium dan menjadi merek entry level BMW di pasar mobil China, yang merupakan pasar terbesar di dunia.

Akan tetapi, pada saat perilisannya, mobil ini tidak akan dijual di deal BMW, melainkan menjadi merek mandiri dan didistribusikan melalui jaringan mereka sendiri pula.

2. Tramontana

Merek mobil yang jarang terdengar di Indonesia selanjutnya adalah Tramontana, yang merupakan salah satu supercar yang memiliki desain ala mobil-mobil F1.

Diproduksi oleh perusahaan otomotif yang berbasis di Barcelona, untuk merakit satu unit mobil Tramontana diperkirakan membutuhkan waktu hingga mencapai 4000 jam lho, dengan melalui proses pengerjaan yang begitu mendetail.

Dibuat hanya berdasarkan pesanan, dapat dipastikan tak semua orang bisa membeli mobil ini.

Nah, hal inilah yang juga menjadi salah satu alasan mengapa Tramontana masih terdengar asing di telinga kita.

Jika dilihat dari segi dapur pacu, mobil ini dilengkapi dengan mesin v12 buatan Mercedes Benz berkapasitas 5.500cc.

Tak hanya itu, perpaduan antara mesin yang gahar dan desain aerodinamis membuat mobil ini dapat melesat mulai dari 0 – 100 km/jam hanya dalam waktu kurang dari 10 detik.

3. AvtoVAZ

AvtoVAZ merupakan sebuah perusahaan pembuatan kendaraan yang berbasis di Rusia dan telah berdiri sejak tahun 1966.

Menjadi anggota aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, merek mobil satu ini bahkan bisa memproduksi lebih dari 400.000 mobil dalam waktu setahun.

Tentu saja angka tersebut tergolong fantastis, khususnya untuk perusahaan kendaraan asing yang namanya masih cenderung asing.

Walaupun hingga saat ini AvtoVAZ menjadi salah satu produsen kendaraan tersebar, baik itu Rusia maupun di Eropa Timur, akan tetapi justru ini juga merupakan merek mobil yang jarang terdengar di Indonesia.

4. Yulon

Merek mobil yang jarang terdengar di Indonesia selanjutnya adalah Yulon. Umumnya, perusahaan otomotif yang mendunia biasanya berasal dari Jepang atau Korea Selatan.

Akan tetapi, Yulon ini justru berasal dari salah satu negara di Asia Timur, yaitu Taiwan. Turut memiliki reputasi di Jepang karena kerjasamanya bersama Nissan sejak tahun 1957, merek mobil yang jarang terdengar di Indonesia ini bahkan mendapatkan bantuan dari pemerintah Taiwan lho.

Walaupun mulai dikenal karena kerjasamanya dengan Nissan, namun perlu diketahui bahwa Nissan bukanlah merek pertama yang menjalin ikatan dengan Yulon.

Sebab, pada tahun 1956, Willys yang merupakan produsen dari mobil Jeep juga sempat menjalin kerjasama dengan Yulon untuk membuat kendaraan versi mereka sendiri.

5. Pyeonghwa Motors

Pyeonghwa Motors adalah perusahaan manufaktur yang berasal dari Korea Utara, dan merupakan satu dari dua perusahaan yang mendapatkan hak untuk membuat serta mendistribusikan mobil di Korea Utara.

Nah, menariknya, Pyeonghwa Motors ini justru menjadi pemimpin dalam hal pembuatan mobil di negara tersebut, dan di bawah lisensi dari Fiat dan Brilliance.

Sebelum, perusahaan ini juga merupakan perusahaan privat dan menjadi milik negara Korea Utara di tahun 2013.

Model-model yang sudah diproduksi oleh Pyeonghwa diantaranya seperti Hwiparam, Ppeokkugi, dan Zunma.

Selain menjadi pemimpin dari perusahaan otomotif, Pyeonghwa juga merupakan satu-satunya perusahaan otomotif yang bisa melakukan promosi melalui iklan, seperti baliho hingga iklan TV, di Korea Utara.

6. Sabra

Sabra merupakan salah satu perusahaan mobil yang berasal dari Israel dan memiliki logo seperti pohon kaktus.

Pada awalnya, merek mobil ini memulai produksi dengan membeli hak desain dari perusahaan Ashley Inggris dan sasis dari insinyur asal Inggris, Leslie Bellamy.

Menggunakan mesin berkapasitas 1700 cc buatan Ford dan Reliant, sejak awal merek ini hanya memproduksi sebanyak 379 unit saja, dengan 100 unitnya masih bisa kamu temukan hingga saat ini.

7. Donkervoort

Merek mobil yang jarang terdengar di Indonesia selanjutnya adalah Donkervoort, yang merupakan salah satu produsen mobil sport yang melakukan pembuatannya menggunakan tangan, alias handmade.

Mobil ini berasal dari Belanda dan juga dikenal memiliki bobot yang ringan. Beberapa model yang paling dibanggakan ialah Donkervoort D8 GT 0-JD70 dan Donkervoort D8, salah satu mobil legal jalanan tercepat di ajang balap Nurburgring.

Walaupun sudah berkecimpung di dunia manufaktur sejak tahun 1978, merek ini sepertinya masih terdengar cukup asing di telinga masyarakat Indonesia.

8. Bristol Cars

Bagi pecinta sejarah otomotif, nama Bristol seharusnya sudah tidak terlalu asing lagi di telinga. Sebab, walaupun aslinya telah bangkrut pada tahun 2011 silam, nama perusahaan ini nyatanya masih cukup eksis hingga saat ini.

Perusahaan yang juga sempat membuat pesawat dan telah berdiri sejak tahun 1945 ini dibangun menjadi sebuah perusahaan baru dengan nama yang sama.

Nah, perusahaan baru tersebut kini melanjutkan panji perusahaan lama dengan menjual dan merestorasi mobil-mobil merek Bristol di showroom mereka yang berbasis di London, Inggris.

Akan tetapi, pada tahun 2015, perusahaan ini berencana untuk mulai membangun lini produk sendiri dengan tajuk model Bullet, dan meluncurkannya pada festival Goodwood pada tahun 2016.

Hanya saja, perkembangan dari model ini tidak terlalu berhasil, hingga muncullah dugaan bahwa perusahaan telah berhenti beroperasi.

Lindungi Mobil Kesayanganmu dengan Asuransi Kendaraan dari CekAja.com!

Jadi, itulah beberapa merek mobil yang jarang terdengar di Indonesia namun ternyata eksis di negara lain.

Meski terdengar cukup asing, beberapa mobil ini bahkan ada lho yang memasarkan produknya hingga ke Indonesia, dengan harga yang tentunya beragam.

Karena secara umum harga mobil dapat dikatakan jauh lebih mahal dibandingkan motor, memiliki asuransi kendaraan menjadi satu hal yang tak boleh dilupakan begitu saja.

Sebab, dengan memiliki asuransi kendaraan, kamu bisa merasa lebih nyaman dan aman karena mobil yang bisa terlindungi dari berbagai risiko, mulai dari risiko kecil, sedang, hingga besar sekalipun.

Ketika terjadinya risiko, kamu bisa meminimalisir jumlah kerugian, karena sebagian besar sudah dapat di-cover oleh perusahaan asuransi, yang mana tentunya sesuai dengan polis dan jumlah premi yang dibayarkan.

(Baca Juga: 12 Generasi Toyota Corolla)

Nah, jika kamu belum memiliki asuransi kendaraan, kamu bisa kok mengajukannya di CekAja.com.

Dengan seluruh proses pengajuan yang dapat dilakukan secara online, kamu tentu tak perlu repot untuk meluangkan waktu ke luar rumah.

Selain itu, di CekAja.com kamu bahkan juga bisa melakukan perbandingan untuk mengetahui jenis asuransi manakah yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dalam membayar premi. Mudah banget kan!

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk segera ajukan asuransi kendaraan di CekAja.com dan nikmatilah segudang manfaatnya untuk mobil kesayanganmu.

Tentang kami

Kyla Damasha

Kyla Damasha