6 Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia, Sudah Pernah Mainkan?

Dalam memperingati Hari Musik Nasional yang jatuh setiap tanggal 9 Maret, di sini kami akan memberikan beberapa informasi, sekaligus pengetahuan terkait alat musik tradisional Indonesia yang mendunia.

Adapun bagi generasi milenial, informasi ini sangat penting untuk diketahui, karena keberadaannya yang perlahan kini mulai ditinggalkan. Yuk, jangan main HP terus, sesekali mainkan alat musik tradisional, kebanggaan negara sendiri!

Nah, meski belum sempat melihat, menyentuh, hingga memainkannya, setidaknya kamu bisa mengenal apa saja alat musik tradisional Indonesia yang mendunia, hingga dikenal oleh warga asing.

Bahkan, beberapa negara menjadikan alat musik tradisional Indonesia, sebagai salah satu mata pelajaran wajib, yang perlu diketahui sejarah beserta keunikannya.

Tidak mau kan, anak dalam negeri kalah dengan warga asing, dalam hal kekayaan budaya sendiri? Yuk, biar gak malu ketika merayakan Hari Musik Nasional, ketahui deretan alat musik tradisional Indonesia yang mendunia berikut ini.

(Baca Juga: Sejarah Hari Musik Nasional)

Daftar Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia

1. Gamelan

Alat musik tradisional Indonesia yang mendunia pertama ini adalah gamelan. Alat musik yang terdiri dari banyak bagian ini, merupakan alat tradisional khas Jawa Tengah, Yogyakarta dan Bali.

Bagian-bagian alat musik ini terdiri dari kenong, kendang, gong, dan gambang. Untuk cara memainkannya, juga tidak bisa dilakukan sendiri, alias harus beberapa orang.

Hal tersebut dilakukan, agar masing-masing instrumen bisa membentuk nada, yang selaras dan harmonis.

Karena alunannya yang indah, tak heran jika kepopuleran gamelan, bisa membius telinga warga asing dan kini pun telah mendunia.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahkan gamelan Indonesia dijadikan sebagai kurikulum pendidikan di beberapa negara di dunia.

Selain itu, beberapa Universitas top dunia juga menjadikan gamelan, sebagai mata kuliah yang wajib diikuti mahasiswanya.

Universitas tersebut adalah seperti UCLA, University of Minesota dan Universitas Michigan di Amerika Serikat, Cambridge University dan University of Manchester di Inggris.

Di Universitas Asia juga ada yakni di negara Singapura. Mereka bahkan, menjadikan gamelan sebagai mata pelajaran di sekolah setingkat SD-SMP-SMA.

Nah, karena ketenarannya, akhirnya pemerintah mengajukan gamelan, sebagai warisan budaya dunia ke PBB dan UNESCO.

2. Angklung

Alat musik tradisional Indonesia yang mendunia kedua adalah angklung. Alat musik tradisional dari Jawa Barat ini, terbuat dari bilah bambu, yang dibuat dengan susunan yang bisa menghasilkan nada.

Cara memainkan angklung, kamu hanya cukup menggetarkan atau menggoyangkannya saja. Sama dengan gamelan, agar alat musik ini bisa menghasilkan nada yang harmonis, maka harus dimainkan oleh beberapa orang atau kelompok.

Karena cara memainkannya yang mudah, membuat alat musik ini tak hanya diminati masyarakat lokal. Pasalnya, warga asing pun ikut mengagumi alat musik ini, dan sesekali ingin memainkannya, bahkan membelinya untuk menjadi buah tangan.

Hingga akhirnya, kini angkluk sudah mendapatkan pengakuan oleh UNESCO, sebagai salah satu Warisan Budaya Dunia, dalam daftar Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Bagaimana? Bangga bukan?

3. Sasando

Memiliki nada yang merdu, membuat sasando menjadi alat musik tradisional Indonesia yang mendunia.

Alat musik sasando ini, dimainkan dengan cara dipetik seperti gitar. Setelah itu, sasando akan menghasilkan nada yang indah dan merdu.

Oia, alat musik tradisional ini berasal dari Pulau Rote, NTT. Sasando sendiri terbuat dari bahan kayu yang dibentuk melengkung, menyerupai kerang, dengan bambu di tengahnya.

Karena memiliki dawai atau senar seperti gitar, maka hasil suaranya juga tidak jauh beda dengan gitar. Namun, jika didengarkan lebih dalam, sasando menghasilkan perpaduan suara antara gitar, biola, kecapi, dan harpa.

Alat musik ini juga mulai dikenal masyarakat dunia, berkat Djitron Pah yang pernah memainkannya di Asia’s Got Talent 2015. Kini, alat musik tersebut telah diajukan untuk mendapat penghargaan dari UNESCO.

4. Kolintang

Selanjutnya ada kolintang, salah satu alat musik tradisional Indonesia yang mendunia. Kolintang sendiri, berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara.

Saking uniknya, alat musik ini bahkan pernah memecahkan rekor dunia pada tahun 2009 silam.

Dilansir dari Liputan6.com, rekor tersebut dibuat ketika alat musik bambu dimainkan oleh 3.011 orang secara bersama-sama dan 1.223 orang lainnya memainkan kolintang secara massal, di Stadion Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara.

Dari ribuan peserta yang memainkan alat musik, masing-masing menghasilkan nada dan jadilah gabungan nada-nada yang tampak serasi, serta memiliki nilai yang sangat tinggi.

Dari situ, kegiatan ini mendapatkan apresiasi dan kemudian berhasil meraih empat rekor dunia.

Setelah acara tersebut, saat ini fungsi alat musik kolintang beralih, menjadi lebih kreatif. Kini, kolintang dimainkan untuk pengiring tari, lagu, maupun orkestra.

Ada banyak jenis kolintang, yang bisa dimainkan, biasanya jenis kolintang seperti loway, cella, karua, karua rua, uner, uner rua, katelu, ina esa, ina rua, dan ina taweng.

5. Tifa

Siapa yang belum pernah memainkan, bahkan melihat alat musik tradisional Indonesia yang mendunia bernama Tifa?

Alat musik asal Papua dan Maluku ini terbuat dari kayu, yang dibentuk menyerupai tabung. Cara memainkan alat musik ini, adalah dengan cara dipukul.

Adapun, momen untuk memainkan alat musik ini, adalah ketika upacara adat dan pertunjukan musik, serta tarian tradisional.

Alat musik tifa, juga merupakan jenis alat musik dengan satu suara. Jadi, tifa bisa dijadikan sebagai suara utama dan pengatur irama, ketika dimainkan bersama alat musik lainnya.

Namun, tifa yang berasal dari Papua dan Maluku bentuknya berbeda. Di Papua, bagian tengah tifa lebih melengkung dan memiliki pegangan pada bagian tengah.

Sedangkan tifa di Maluku berbentuk tabung dan tidak memiliki pegangan. Selain itu, tifa juga terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah Jekir, Potong, Dasar, dan Bas.

6. Kendang

Alat musik tradisional Indonesia yang mendunia berikutnya adalah kendang. Memiliki nama yang mirip dengan gendang, namun secara kendang memiliki ukuran yang lebih kecil.

cara memainkannya pun sama, yakni sama-sama dipukul. Namun, asal alat musik ini biasa disebut dari masyarakat Sunda, namun ada juga yang mengatakan bahwa berasal dari daerah Jawa Timur.

Sama seperti gendang, kendang juga biasa dijadikan sebagai alat musik ritmis, atau untuk mengiringi berbagai acara, yakni seperti tarian-tarian tradisional, musik jazz, dan juga kontemporer.

Perlu kamu tahu juga, meski cuma dipukul-pukul, banyak dari musisi asing yang juga menggunakan kendang, sebagai alat musik pengiring.

(Baca Juga: Telusuri Toko Alat Musik di Jakarta)

Nah, itu dia beberapa informasi penting mengenai daftar alat musik tradisional Indonesia yang mendunia.

Sebagai warga lokal, kita wajib bangga. Apalagi, ketika sedang merayakan Hari Musik Nasional seperti ini, kita jadi bisa mengenal alat musik tradisional Indonesia lebih dalam.

Agar peringatan Hari Musik Nasional lebih asik, kamu bisa datang ke berbagai museum, yang menampilkan berbagai alat musik tradisional.

Atau kamu juga bisa datang ke kampung budaya setempat, misalnya ke Sindang Barang Bogor, atau Setu Babakan Betawi.

Jangan lupa siapkan kartu kredit, untuk segala kebutuhan transaksi selama mengunjungi lokasi.

Kartu kredit bisa digunakan untuk membayar tiket, membeli oleh-oleh, hingga untuk membeli kuliner khas.

Karena praktis, dan bisa membuat hidupmu lebih hemat, yuk ajukan kartu kredit khusus belanja melalui CekAja.com, secara online.

CekAja.com menyediakan banyak produk kartu kredit dari berbagai perusahaan perbankan ternama di Indonesia.

Yuk, segera ajukan kartu kredit terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com.