Pilih Apply Kartu Kredit Online atau Offline? Cek Perbandingannya di Sini!

Kartu kredit kini kian digemari oleh kalangan masyarakat urban. Kemudahannya dalam bertransaksi membuat banyak orang tertarik mengajukan kartu kredit, baik online maupun offline. Bagaimana dengan kamu, pilih apply kartu kredit online atau offline?

Sebab sekarang ini, banyak bank yang sudah melengkapi layanan pengajuan kartu kredit secara online, sehingga masyarakat tak perlu repot lagi mendatangi kantor bank tersebut.

Hal itu tentu memberikan banyak keuntungan bagi yang ingin mengajukannya.

Selama terhubung dengan jaringan internet yang cepat, apply kartu kredit pun bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Nah, untuk kamu yang baru ingin menggunakan kartu kredit, tentu masih bingung bukan mengenai alur pengajuannya?

Pasti sempat muncul dibenakmu mengenai mana pelayanan yang lebih baik, antara apply kartu kredit online atau offline.

Lewat artikel ini, CekAja bakal coba membantu kamu menentukan pilihan antara apply kartu kredit online atau offline.

Mengingat, dua aktivitas tersebut tentu saja memiliki keuntungan dan kekurangannya masing-masing.

Untung Rugi Apply Kartu Kredit Online

Di poin pertama ini, CekAja bakal membahas terlebih dulu mengenai untung rugi apply kartu kredit online.

Mungkin, bagi sebagian masyarakat awam seperti kamu, pengajuan kartu kredit secara online tentu saja menguntungkan, bahkan tak tampak celah kekurangannya.

Namun nyatanya, apply kartu kredit secara online juga tak selamanya menguntungkan lho.

Untuk itu, kamu perlu pertimbangan yang matang sebelum akhirnya memutuskan untuk mencoba pengajuan kartu kredit secara online.

Keuntungan Apply Kartu Kredit Online

Dan berikut ini sejumlah keuntungan dari apply kartu kredit online:

1. Hemat waktu

Keuntungan yang pertama dari pengajuan kartu kredit secara online tentu saja adalah lebih hemat waktu.

Kamu cukup mengandalkan jaringan internet saja dan berbekal dokumen pendukung untuk bisa mengajukannya.

Cara ini tepat dilakukan jika kamu memiliki mobilitas kerja yang tinggi, sehingga rasanya tak punya banyak waktu untuk melakukan pengajuan kartu kredit langsung ke kantor bank terkait.

Bukan hanya hemat waktu saja, pengajuan online pun tentu membuat kamu hemat uang pula, karena tak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi.

2. Proses cepat

Dengan pengajuan kartu kredit secara online, kamu bisa kapan saja mengajukannya tanpa harus mengantre lagi seperti halnya pengajuan di bank.

Proses verifikasinya juga cepat, bahkan hanya dalam hitungan menit saja, jika seluruh dokumen yang diunggah sesuai dengan ketentuan bank.

(Baca Juga: Cara Membuat Kartu Kredit Online dan Offline)

3. Terjaga keamanannya

Selain terkenal akan proses pengajuannya yang cepat, apply kartu kredit online juga lebih aman, khususnya dalam hal melindungi data pribadi nasabah.

Tidak seperti apply offline yang risiko data pribadi bocor lebih besar.

Bayangkan saja, saat harus mendatangi bank, kamu tentu harus membawa berbagai dokumen pendukung, yang tentu jumlahnya tak sedikit. Mulai dari ktp, NPWP, slip gaji, hingga dokumen pribadi lainnya.

Kalau sampai dokumen-dokumen tersebut hilang atau tercecer, maka kamupun harus mengurusnya kembali, yang justru membuat kamu harus bekerja dua kali lebih lama.

Kerugian Apply Kartu Kredit Online

Bukan cuma perihal keuntungan, apply kartu kredit secara online juga faktanya mendatangkan kerugian bagi mereka yang belum paham betul mengenai alurnya.

4. Tidak cermat membaca syarat

Apa yang membuat seseorang merasa rugi setekah memiliki kartu kredit? Ya, salah satunya tentu karena saat pengajuan, ia tidak membaca secara seksama mengenai syarat hingga besaran biaya dari kartu kredit tersebut.

Kebanyakan orang berpikir, apapun informasi yang ada pada pengajuan kartu kredit secara online, maka jawabannya ialah “Accept”.

Padahal, semua informasi yang ditawarkan dari pengajuan online ini haruslah dibaca dahulu, agar kedepannya tidak merasa diberatkan, terutama mengenai suku bunga, biaya tahunan, dan aturan pembayaran lainnya.

5. Koneksi lambat berarti dua kali kerja

Apply kartu kredit online bisa saja menguntungkan asal koneksi internet yang dipakai stabil atau bahkan kencang.

Kalau tidak, kamu harus siap akan risikonya, seperti proses pengajuan terhenti dan harus mengulang dari awal kembali.

Untung Rugi Apply Kartu Kredit Offline

Beralih dari informasi mengenai apply online, berikutnya yang ingin CekAja bahas di poin ini adalah tentang untung rugi apply kartu kredit offline.

Nah, tanpa berlama-lama, yuk langsung saja simak pembahasannya di bawah ini.

Keuntungan Apply Kartu Kredit Offline

Adapun keuntungan dari apply kartu kredit secara offline, yaitu:

6. Minim kesalahan informasi

Meski dianggap kurang praktis, namun apply kartu kredit offline bisa dipastikan minim kesalahan informasi, terutama dari segi suku bunga, biaya tahunan, keunggulan, sampai rewards dari produk terkait.

Dengan pengajuan offline, kamu lebih punya banyak waktu untuk bertanya pada customer service mengenai hal-hal yang sekiranya perlu ditanyakan.

Sehingga nantinya, penggunaan kartu kredit pun lebih sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu.

7. Penjelasan produk yang lebih terperinci

Keuntungan apply kartu kredit secara offline ini masih berhubungan dengan poin yang sebelumnya.

Ya, saat kita mengajukan kartu kredit langsung ke bank, otomatis kita bakal diberikan informasi terperinci mengenai produk yang bakal diajukan.

Bahkan pihak bank juga dengan sukarela menjawab semua pertanyaanmu, hingga ke bagian paling mendetail seperti suku bunga, cara membayar iuran, maupun denda.

(Baca Juga: 7 Tips Ajukan Kartu Kredit untuk Mahasiswa)

Kerugian Apply Kartu Kredit Offline

Kalau untuk kerugiannya sendiri, mungkin beberapa diantaranya sudah kamu ketahui ya.

Selain tidak praktis karena harus mendatangi lagi kantor bank terkait, berikut ini kerugian dari apply kartu kredit offline.

8. Risiko dokumen tertinggal

Saat apply kartu kredit secara offline, risikonya yang tentu saja merepotkan dan membuang-buang waktumu adalah saat dokumen yang diminta ternyata masih kurang.

Alhasil, kamu harus kembali lagi ke rumah untuk mengambilnya, dan belum tentu pula di saat itu juga kamu bisa langsung mengajukannya lagi.

9. Harus mengantri

Kerugian lainnya yang membuat banyak orang malas, khususnya kaum milenial, untuk mengajukan kartu kredit secara offline adalah harus mengantri.

Kamu harus menunggu giliranmu tiba, yang bisa saja cepat atau bahkan lama, tergantung dari situasi di bank saat itu.

Nah itu dia informasi mengenai apply kartu kredit online atau offline yang mungkin bisa jadi pertimbangan untuk kamu dalam mengajukannya.

Baik online maupun offline, itu semua memiliki keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Tinggal bagaimana kamu saja yang bisa memilihnya.

Kalaupun ingin mengajukan secara online, mengingat saat ini tidak memungkinkan untuk bepergian dan berkumpul di muka umum, kamu bisa kok menggunakan layanan dari CekAja.com.

CekAja hadir untuk membantu masyarakat Indonesia dalam menentukan produk finansial, termasuk kartu kredit, yang sekiranya paling pas dengan kebutuhan.

Jadi, selain langsung mengajukan, kamu bisa terlebih dulu membandingkan semua produk kartu kredit dari mitra bank terbaik yang CekAja.com miliki.

Gimana, terdengar menarik bukan?

Yuk, langsung kepoin saja produk kartu kredit di CekAja, dan apply sesuai kebutuhanmu untuk nikmati seluruh penawaran terbaiknya.