Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Bangun Rumah VS Beli Jadi, Mana yang Lebih Untung?

by Surtan Siahaan on 11 Maret, 2016

beli rumah setelah Lebaran _ KPR - CekAja.com

Buat kamu yang baru saja menikah, rumah tinggal tentu menjadi kebutuhan yang prioritas. Selain lebih nyaman, memiliki rumah sendiri juga bisa lebih hemat dibandingkan menyewa.

Biasanya, di kalangan pasangan muda yang berniat memiliki rumah muncul pertanyaan sepert ini: Mana yang lebih menguntungkan, membangun rumah atau membeli sebuah unit dari developer.

Nah, untuk membantu kamu yang sedang menimbang rencana memiliki sebuah rumah, berikut ini perbandingan biaya antara membangun rumah dan membeli dari developer.

Selain itu, akan dipaparkan juga keuntungan dan kerugian memiliki rumah baik dengan cara membangun maupun membeli dari developer.

Perbandingan biaya

Harga rumah antara satu tempat dan tempat lainnya tentu berbeda. Maka, untuk membuat perhitungan berimbang, simulasi dilakukan pada kawasan yang sama yakni Bumi Serpong Damai (BSD) di Tangerang, Banten.

Di lokasi yang sudah berjamur hunian premium ini, akan diperbandingkan antara harga sebuah unit baru yang ditawarkan developer tertentu dengan biaya membangun rumah di kawasan yang sama. Untuk lebih jelasnya, simak dulu simulasi berikut.

Membangun rumah

Tanah seluas 119 meter persegi
harga tanah di kawasan premium BSD rata-rata Rp 9 juta per meter persegi
harga Rp 1,071 miliar

luas bangunan 192 meter persegi
biaya pembangunan Rp 5 juta/ meter persegi (kalkulasi ini sudah termasuk ongkos pengerjaan baik tukang maupun desain gambar dan biaya
bangunan)
harga Rp 960 juta

Total biaya membangun rumah Rp 2,31 miliar.

(Baca juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Punya Asuransi Selain BPJS)

Rumah baru

Sementara harga rumah baru yang akan dibandingkan adalah sebuah rumah mewah di kawasan Nusa Loka BSD. CekAja menggunakan hasil riset pada situs jual beli rumah terpercaya.

Spesifikasi rumah ini memiliki luas tanah 119 meter persegi dan luas bangunan 192 meter persegi. Fasilitas rumah terdapat 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi. Harganya mencapai Rp 2,2 miliar.

Bangun lebih murah

Di atas kertas, membangun rumah sendiri terlihat jauh lebih menguntungkan karena perbedaan biaya yang besar. Namun, sebelum memutuskan pilihan lebih lanjut, ada baiknya kamu membaca perbandingan keuntungan dan kerugian memiliki rumah dengan dua cara yang sudah kita singgung.

Keuntungan bangun rumah

Membangun rumah jelas lebih fleksibel. Maksudnya, pembangunan bisa dicicil sesuai kemampuan. Selanjutnya, bentuk rumah bisa sangat sesuai dengan keinginan kita.

Lantaran lebih murah, selisih biaya sudah bisa digunakan untuk membeli perabotan dan elektronik. Dan, kualitas bangunan jauh lebih berkualitas.

Kekurangan bangun rumah

Kamu harus meluangkan waktu untuk mengurusi pembelian tanah yang kadang tidak mudah. Untuk memastikan aspek legalitas juga tidak
mudah. Selanjutnya, ketika tanah sudah didapatkan, kamu harus meluangkan waktu dan pikiran untuk mengawasi tahap pembangunan dan mencari kontraktor.

(Baca juga: Usaha Sampingan yang Berikan Banyak Uang di Tahun 2016)

Keuntungan beli dari developer

Tidak perlu repot mencari tanah, bisa memperoleh KPR dari bank dan infrastruktur serta fasilitas sudah tersedia. Lingkungan juga tentu lebih aman dan aspek legalitas lebih terpercaya.

Kekurangan beli dari developer

Harga lebih mahal karena developer mengambil keuntungan yang cukup untuk menutup bunga pinjaman pada bank. Selain itu kualitas bangunan tidak selalu yang terbaik. Biasanya, luas lahan juga relatif terbatas dan susah dikembangkan di kemudian hari.

Tentang Penulis