Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

Biaya Hidup Kuliah di Jepang Mahal? Begini Cara Agar Kamu Tetap Hemat!

by Estrin Vanadianti Lestari on 10 Februari, 2020

Tidak hanya dikenal sebagai negara dengan destinasi wisata dan budayanya yang kaya, Jepang juga menjadi salah satu negara di Asia dengan peminat pelajar yang cukup tinggi. Meski biaya hidup kuliah di Jepang mahal, namun tak membuat para pelajar dari seluruh dunia termasuk Indonesia, merasa keberatan untuk bisa menimba ilmu di negeri Sakura ini.

biaya hidup kuliah di jepang

Akan tetapi, apa kamu tahu seberapa mahal biaya hidup kuliah di Jepang? Nah, sebelum kamu memutuskan sekolah di negeri tirai bambu ini, sebaiknya ketahui dulu kisaran biaya kuliah hidup di Jepang, berikut ini.

Besaran Mata Uang Jepang

Sebelum mengetahui rincian biaya kuliah di Jepang, kamu sendiri harus mengetahui besaran mata uang Jepang. Jepang menggunakan mata uang “Yen Jepang”, di mana pecahan “Yen” dengan simbol seperti ini “¥”.

Saat ini, mata uang kertas paling umum digunakan di Jepang adalah pecahan ¥10.000, ¥5.000, ¥2.000, ¥1.000 yen, sedangkan uang koinnya ada yang ¥500, ¥100, ¥50, ¥10, ¥5, ¥1.

Untuk nominal 1 Yen, setara dengan Rp124, begitu juga untuk 100 Yen, setara dengan Rp12.462 (dalam kurs rata-rata tahun 2020). Di mana pembayaran berbagai transaksi di Jepang, umumnya dilakukan secara tunai.

Nah, sehingga buat kamu para calon pelajar atau mahasiswa internasional, harus selalu menyimpan berbagai pecahan tersebut. Namun, buat kamu yang nggak suka simpan uang tunai, beberapa toko juga menerima pembayaran dengan kartu debit atau kartu kredit.

Perkiraan Biaya Hidup di Jepang per-Tahun dalam Yen

biaya kuliah di jepang

Dalam mewujudkan impianmu untuk sekolah atau kuliah di Jepang, kamu bisa menyiapkan perkiraan biaya hidup di Jepang per-tahun, termasuk biaya kuliah.

Rincian biaya hidup di Jepang yang ditampilkan di sini, merupakan perkiraan saja, yang mungkin bisa mempermudah kamu memperkirakan biaya total yang dibutuhkan.

(Baca Juga: Cara Menghemat Uang Ala Orang Jepang yang Bikin Kamu Cepat Kaya)
Perkiraan Biaya Hidup di Jepang per-Tahun dalam Rupiah (Apabila 1 Yen = Rp124)
  • Biaya Minimum per-tahun: 1.320.000 Yen x Rp124 = Rp163.680.000
  • Biaya Maksimum per-tahun: 2.880.000 x Rp124 = Rp357.120.000

Namun, perlu diketahui bahwa biaya perkiraan tersebut, tidak termasuk biaya pulang-pergi Indonesia-Jepang. Satu hal lagi, yang perlu diketahui bahwa biaya-biaya tersebut juga pengecualian untuk kuliah di jurusan kedokteran.

Tidak hanya itu, mahasiswa di Jepang biasanya juga membutuhkan biaya lainnya. Pengadaan biaya yang dibutuhkan adalah seperti bahan belajar atau kegiatan organisasi sekitar 9.000 Yen, transportasi untuk jalan-jalan sekitar 7.000 Yen.

Tips dan Trik Hidup Hemat di Jepang

Memang biaya yang tidak murah, untuk sebuah biaya hidup seorang mahasiswa, yang sedang menimba ilmu di negara asing. Terlebih, Jepang merupakan salah satu negara dengan biaya hidup tertinggi di dunia.

Sehingga hidup cermat dan hemat, sepertinya memang wajib dijalani agar kamu tetap bisa hidup layak di Jepang. Apalagi, bagi kamu yang merupakan mahasiswa asing yang hidupnya hanya mengandalkan kerja sampingan, serta beasiswa dengan jumlah terbatas.

Nah, dari pada kamu tiba-tiba miskin karena tidak bisa mengatur keuangan di negara yang biaya hidupnya mahal, lebih baik ikuti tips hidup hemat di Jepang berikut ini:

  • Hemat saat membeli makanan dan minuman

Tips dan trik hidup hemat di Jepang yang pertama adalah hemat saat membeli makanan dan minuman. Kamu bisa menghemat pembelian makanan atau minuman, saat sale dan saat menjelang toko atau supermarket tutup.

Pasalnya, di waktu tersebut, mereka akan menawarkan barang yang sangat murah, karena mereka akan memberikan diskon yang cukup besar. Untuk belanja bulanan, kamu juga bisa berbelanja di toko grosir atau pasar tradisional, karena kamu akan mendapatkan harga lebih murah dengan kualitas barang yang sama.

Selain memasak di kosan, kamu juga bisa sesekali makan di luar. Untuk makan di luar, kamu bisa pilih beberapa family restaurant seperti Saizeriya, Gusto, dengan harga yang cukup terjangkau. Sushi muter (Kappa Sushi, Sushiro), juga bisa dijadikan pilihan yang oke, karena harganya hanya 105 Yen saja.

  • Tempat tinggal

Untuk kamu para mahasiswa, disarankan untuk memanfaatkan fasilitas asrama dari kampus. Meskipun biasanya hanya bisa tinggal selama satu tahun, tinggal di asrama bisa membantumu hemat, karena biaya sewanya yang murah.

Nah, jika kampusmu tidak tersedia asrama, kamu bisa tinggal di asrama JASSO, yang biaya sewanya tergolong murah, dengan kualitas yang bagus. Namun, jika kondisi mengharuskan kamu tinggal di apartemen, kamu bisa menyiasatinya dengan tinggal bersama teman.

  • Pakaian

Jepang, merupakan salah satu negara yang mendapatkan empat musim. Sehingga pakaian yang kamu bawa juga harus bisa menyesuaikan dengan musim. Nah, untuk membeli pakaian per musim yang murah, kamu bisa belanja pakaian saat sale di akhir musim.

Misalnya, jika musim dingin akan segera berakhir, biasanya toko baju akan menawarkan diskon besar-besaran. Untuk rekomendasi toko pakaian yang harganya cukup terjangkau, kamu bisa pilih Uniqlo.

  • Transportasi / Jalan-jalan / Liburan

Sama seperti halnya kuliah di Indonesia, kamu harus cari tempat tinggal yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan kampus. Kalau perlu, yang tidak memerlukan ongkos transportasi lagi, alias bisa ditempuh dengan jalan kaki atau bersepeda.

Berjalan kaki atau bersepeda, juga bisa sekaligus menyehatkan tubuhmu. Namun, jika kamu terpaksa untuk tinggal di tempat yang jauh dari kampus, kamu bisa tetap berhemat dengan menggunakan transportasi umum seperti naik kereta, subway, bus, atau commuter pass, yang harga tiketnya sangat murah.

Tidak hanya untuk aktivitas kuliah, jika kamu ingin jalan-jalan atau liburan, alat transportasi umum juga bisa tetap kamu gunakan. Misalnya, jika kamu ingin jalan-jalan di Kansai ada Kansai Surutto Pass, yang bisa digunakan untuk naik kereta dan subway di Kobe, Osaka, Nara, dan Kyoto.

Selain itu, ada bus pass dari Willer yang cukup murah untuk keliling Jepang naik bus, atau 18kippu dari JR untuk naik kereta JR se-Jepang.

  • Kebutuhan buku atau kuliah

Bagi kamu mahasiswa yang sedang butuh materi pelajaran, kamu bisa membeli buku pelajaran dari koperasi kampus. Pasalnya, jika kamu menjadi anggota koperasi, kamu bisa dapat diskon hingga 10 persen.

Selain itu, untuk cara yang lebih hematnya lagi, yakni beli buku bekas lewat internet, seperti di situs Amazon. Meski bekas, buku-buku yang dijual orang Jepang, biasanya masih dalam kondisi yang sangat baik dan tetap berkualitas.

  • Biaya kuliah

Selain bisa berhasil diterima di kampus ternama Jepang, akan lebih baik jika kamu mendapatkan beasiswa sekaligus. Nah, bagi penerima beasiswa Monbukagakusho, program tersebut tidak memungut biaya kuliah dan uang pangkal masuk universitas.

Namun, bagi mahasiswa dengan biaya sendiri, kamu bisa mengajukan keringanan biaya ke kampus. Kalau dapat, bisa nggak perlu bayar sama sekali biaya kuliah, atau separuhnya.

  • Telepon

Banyak mahasiswa asing termasuk Indonesia, yang memilih telepon genggam Softbank, karena menyediakan fasilitas SMS gratis selama 24 jam, dan telepon gratis sesama Softbank, dari jam 1 pagi sampai 9 malam.

Untuk mahasiswa, kamu bisa memilih gakuwari yang bisa gratis abonemen per bulan selama 3 tahun. Untuk telepon internasional ke Indonesia, pakai Skype adalah pilihan terbaik. Namun, jika tidak punya internet, kamu bisa pakai kartu seperti Brastel untuk sms dan telepon ke Indonesia.

Sms murah bisa pakai sms pelangi lewat telepon genggam maupun komputer dengan tarif hanya 10 yen/sms, dan penerima di Indonesia bisa membalas sms dengan tarif lokal.

(Baca Juga: 6 Hal Unik Ini Cuma Bisa Kamu Temukan di Jepang)
Wujudkan Impian Menjadi Kenyataan

Nah, selain membaca artikel terkait biaya kuliah di Jepang, calon pelajar dan orang tua pelajar dapat konsultasi rencana dan persiapan sekolah dan kuliah di Jepang di berbagai lembaga.

Adapun persiapkan juga biaya yang akan diperlukan, untuk biaya kuliah dan biaya hidup kuliah di Jepang. Bagi kamu yang tidak mendapatkan beasiswa full, atau tidak sama sekali, alias biaya sendiri, kamu bisa dibantu dengan pinjaman pendidikan yang saat ini sudah banyak tersedia.

Biaya pinjaman pendidikan berupa kredit tanpa agunan (KTA), juga bisa kamu dapatkan serta ajukan di situs Cekaja.com. Yuk, ajukan segera pinjaman dana pendidikan, untuk wujudkan impianmu kuliah di Jepang!

Tentang Penulis

Estrin Vanadianti Lestari

Sisuka makan banyak, tapi enggak gemuk-gemuk