Biaya Perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan Mobil Pribadi, Lebih Mahal atau Murah?

Buat kamu yang berencana untuk road trip Jakarta – Bali, sepertinya kamu wajib mengetahui biaya perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan mobil pribadi. Karena dengan mengetahui biaya ini, kamu jadi bisa memperkirakan berapa total biaya yang harus kamu persiapkan.

Advertisement

Biaya perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan mobil pribadi pun, diketahui lebih murah dibandingkan menggunakan transportasi umum, seperti pesawat.

Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, melakukan perjalanan wisata menggunakan kendaraan pribadi jauh lebih aman.

Kamu bisa terhindar dari risiko tertular virus Covid-19, yang dapat terjadi di transportasi umum dan lingkungan sekitar.

Maka dari itu, jika kamu yakin untuk melakukan perjalanan wisata ke Bali menggunakan mobil pribadi, sebaiknya ketahui dulu seluruh biaya perjalanan yang dibutuhkan.

Dan untuk memudahkanmu mengetahui seluruh biaya tersebut, pada kesempatan kali ini, CekAja.com akan memberikan rincian biaya perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan mobil pribadi, secara lengkap khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Tips Melakukan Perjalanan dari Jakarta ke Bali

Sebelum kamu tahu lebih jauh mengenai rincian biaya perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan mobil pribadi, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu sejumlah tips melakukan perjalanan wisata yang harus dilakukan.

Sebab, dengan mengikuti sejumlah tips ini, setidaknya kamu bisa lebih mengetahui apa saja hal-hal yang harus dipersiapkan dengan matang, selain biaya perjalanan.

Pasalnya, ada banyak hal lain di luar biaya perjalanan, yang juga harus kamu perhatikan dengan baik. Lantas, apa sajakah itu? Yuk, simak uraian berikut ini!

Melakukan pemeriksaan kondisi mobil

Tips pertama yang perlu kamu ketahui dan lakukan, yaitu memeriksa kondisi mobil. Ya, sebelum melakukan perjalanan jauh, dalam hal ini Jakarta – Bali, kamu sangat dianjurkan untuk memeriksa kondisi mobil dan memastikannya baik-baik saja.

Kamu bisa melakukan pemeriksaan kondisi mobil di bengkel khusus merk mobilmu, dan melakukan servis besar. Dalam arti, kamu melakukan pemeriksaan mobil dari kondisi terkecil, seperti ban, mesin, oli, rem, airbag, karburator dan lain sebagainya.

(Baca Juga: Daerah yang Tak Masuk Larangan Mudik 2021)

Mengetahui rute perjalanan yang akan diambil

Selain melakukan pemeriksaan kondisi mobil, kamu juga perlu mengetahui rute perjalanan yang akan diambil.

Jika kamu melakukan perjalanan dari Jakarta, maka kamu bisa memilih rute trans – Jawa. Rute ini diawali dari tol Jakarta – Cikampek, kemudian lanjut ke tol Cikopo – Palimanan.

Dari rute tersebut, kamu bisa langsung mengikuti rute selanjutnya sampai ke Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi), untuk menyebrang ke Pelabuhan Gilimanuk, lalu melanjutkan perjalanan ke Bali.

Selama melalui rute tersebut, kamu sudah pasti menghabiskan banyak waktu, bahkan bisa mencapai 24 jam untuk sampai ke tujuan, yakni Bali, karena jarak yang ditempuh pun sangat jauh.

Pastikan membawa semua barang penting

Mengingat perjalanan yang kamu lakukan adalah perjalanan jarak jauh, maka kamu harus memastikan kalau semua barang penting sudah terbawa.

Yang dimaksud dengan barang penting sendiri ada sangat banyak, di antaranya yaitu obat-obatan, kotak P3K, cemilan, tisu, masker, hand sanitizer dan lain sebagainya.

Tetapi, kamu bisa menyesuaikannya kembali dengan kondisi mobil, seperti misalnya luas bagasi mobil.

Persiapkan biaya perjalanan

Tips berikutnya yang perlu kamu lakukan, yaitu mempersiapkan biaya perjalanan. Di mana, biaya perjalanan ini penting untuk kamu persiapkan dari jauh hari.

Karena kamu melakukan perjalanan dari Jakarta, maka jarak tempuh yang harus kamu lalui lebih jauh, dan sudah pasti akan menghabiskan biaya yang juga lebih besar.

Maka dari itu, kamu perlu menyusun biaya apa saja yang sekiranya dibutuhkan, menghitungnya dengan baik, dan mulai mempersiapkannya dari jauh-jauh hari.

Pastikan tubuh dalam kondisi bugar

Tips terakhir yang perlu kamu lakukan, yaitu menjaga kondisi tubuh agar selalu sehat dan bugar. Pasalnya, perjalanan yang akan kamu lakukan sangat jauh. Belum lagi jika kamu menyetir, maka sudah pasti tubuh kamu harus fit agar kuat menyetir jarak jauh.

Apabila ditengah perjalanan kamu merasa lelah dan mengantuk, maka sebaiknya kamu melipir terlebih dahulu ke rest area untuk beristirahat. Hal itu penting dilakukan, untuk menjaga keselamatan kamu dan keluarga selama berkendara.

Biaya Perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan Mobil Pribadi

Nah, sejumlah tips melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bali, sudah kamu ketahui secara lengkap informasinya di pembahasan sebelumnya.

Itu artinya, ini saat yang tepat untuk kamu mengetahui sederet biaya perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan mobil pribadi.

Karena, dengan mengetahui sejumlah biaya ini, kamu jadi tahu biaya apa saja yang sekiranya dibutuhkan selama perjalanan.

Maka dari itu, di bawah ini CekAja.com akan memberikan daftar lengkap biaya perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan mobil pribadi, yang di antaranya yaitu:

1. Biaya Tol via Trans Jawa

Biaya pertama yang harus kamu perhitungkan dengan baik, yaitu biaya tol via trans Jawa. Buat kamu yang belum tahu, tol trans Jawa merupakan tol yang terhubung dari Palimanan – Semarang – Solo – Mojokerto – Surabaya – Probolinggo.

Secara keseluruhan, panjang tol trans Jawa ini sekitar 1.350 km. Namun, yang baru aktif beroperasi, yaitu sepanjang 1.150 km.

Dari panjangnya tol trans Jawa tersebut, Adapun rute yang harus kamu lalui dan tarifnya untuk kendaraan golongan I, yaitu:

  • Tol Jakarta – Cikampek, Rp15 ribu
  • Tol Cikopo – Palimanan, Rp107.500,-
  • Tol Palimanan – Kanci, Rp12 ribu
  • Tol Kanci – Pejagan, Rp29 ribu
  • Tol Pejagan – Pemalang, Rp57.500,-
  • Tol Pemalang – Batang, Rp39 ribu
  • Tol Batang – Semarang, Rp75 ribu
  • Tol Semarang ABC, Rp5 ribu
  • Tol Semarang – Solo, Rp65 ribu
  • Tol Solo – Ngawi, Rp91 ribu
  • Tol Ngawi – Kertosono, Rp88 ribu
  • Tol Kertosono – Mojokerto, Rp46 ribu
  • Tol Mojokerto – Surabaya, Rp38 ribu
  • Tol Surabaya – Gempol, Rp3 ribu
  • Tol Gempol – Pasuruan (Grati), Rp36 ribu
  • Tol Pasuruan – Probolinggo Timur, Rp26.500,-.

Dari semua rute dan tarif tol tersebut, jika di total secara keseluruhan, maka biaya yang dihabiskan untuk satu kali perjalanan (berangkat), yaitu Rp733.500,-.

Sementara jika dihitung pulang – pergi (PP), maka biaya yang akan dihabiskan, yaitu sekitar Rp1.467.000,-.

2. Biaya Penyeberangan Ketapang – Gilimanuk dengan Kapal Ferry

Selain biaya tol, kamu juga perlu mengetahui dan memperhitungkan biaya penyeberangan dengan kapal ferry.

Dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk, kamu perlu menyeberang menggunakan kapal ferry, dan menempuh jarak sejauh 50 km, atau menghabiskan waktu sekitar 45 menit.

Jadwal penyeberangan kapal ferry dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk memang ada setiap hari, yaitu Senin – Minggu, dengan waktu keberangkatan setiap 30 menit – 1 jam sekali.

Tiket ferry sendiri untuk penyeberangan Ketapang – Gilimanuk, bisa dipesan secara online melalui aplikasi Ferizy, atau melalui situs https://www.ferizy.com.

Untuk tarifnya, kendaraan dengan jenis mobil sedan, jeep, minicab, minibus, station wagon, dan kendaraan yang panjangnya kurang dari lima meter, akan dikenakan tarif sekitar Rp182.500,-.

Ketika melakukan pemesanan melalui aplikasi maupun situs Ferizy, kamu perlu memastikan bahwa nama penumpang dan nomor kendaraannya, sudah sesuai dengan kartu identitas serta STNK.

Sebagai informasi tambahan, pembelian tiket kapal ferry sebaiknya dilakukan lebih awal, bahkan jauh sebelum tiba di pelabuhan.

Untuk jangka waktunya, kamu bisa membeli tiket kapal setidaknya H-60 dan maksimal lima jam sebelum jadwal keberangkatan.

3. Biaya Bensin

Biaya terakhir yang harus kamu perhitungkan dengan baik, yaitu biaya bensin. Seperti yang diketahui, jarak perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan mobil pribadi via tol trans Jawa sangat jauh, yaitu sekitar 1.156 km.

Apabila dihitung dengan rasio konsumsi BBM 1 : 10, maka perjalanan yang ditempuh tersebut membutuhkan bensin sebanyak 115 liter.

Saat ini, harga bensin untuk Pertalite yaitu Rp7.650,- per liter. Dengan harga tersebut, jika dihitung dengan total bensin yang dibutuhkan selama perjalanan, maka uang yang harus dipersiapkan, yaitu sebesar Rp879.750,-.

Tetapi, itu adalah hitungan biaya untuk mobil yang memiliki rasio konsumsi BBM 1 : 10. Hitungan ini akan berbeda hasilnya, jika rasio konsumsi BBM mobil yang kamu gunakan bukan 1 : 10, dan bensin yang digunakan pun bukan Pertalite.

Total Biaya Perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan Mobil Pribadi

Dari semua biaya yang sudah diuraikan secara rinci sebelumnya, kamu bisa menghitung keseluruhan biaya yang akan dihabiskan untuk satu kali perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan mobil pribadi, yaitu:

  • Biaya tol trans Jawa, Rp733.500,-
  • Biaya penyeberangan kapal ferry, Rp182.500,-
  • Biaya bensin, Rp879.750,-

Dengan semua biaya tersebut, maka total uang yang harus kamu persiapkan, yaitu sebesar Rp1.795.750,-.

Kamu perlu tahu, kalau biaya tersebut belum termasuk tarif tol Bali Mandara, yang menghubungkan Nusa Dua – Ngurah Rai – Benoa).

Apabila sesampainya di Bali kamu ingin menggunakan jalan tol lagi, maka kamu akan dikenakan biaya Rp12.500 untuk kendaraan golongan I.

(Baca Juga: Jenis Wisata yang Diminati Wisatawan saat Pandemi)

Itulah sejumlah biaya perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan mobil pribadi, yang sudah kamu ketahui secara lengkap di pembahasan sebelumnya.

Semua biaya tersebut, perlu kamu buat rinciannya dan persiapkan dari jauh hari sebelum keberangkatan.

Selain biaya, kamu juga perlu mempersiapkan tubuh agar selalu sehat. Kamu bisa menjaga pola makan, pola tidur dan lain sebagainya agar tubuh lebih sehat dari sebelumnya.

Tidak hanya itu, mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga saat ini, maka kamu juga penting untuk melindungi diri dengan asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit.

Sehingga, apabila nantinya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada kesehatanmu, maka kamu tidak perlu khawatir soal biaya, karena asuransi kesehatan akan menanggung semua biayanya.

Untuk itu, buat kamu yang hingga saat ini belum melindungi diri dengan asuransi kesehatan, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, kalau begitu tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga!

Advertisement