8 Cara Apply Kartu Kredit untuk Freelancer, Langsung Diterima Pihak Bank!

5 min. membaca Oleh Vera Khairifah on

Cara apply kartu kredit untuk freelancer berbeda dengan cara apply nasabah yang memiliki pekerjaan tetap. Simak tips khusus berikut ini, agar pengajuan kartu kredit diterima oleh pihak bank.

Di zaman sekarang, penggunaan kartu kredit adalah hal yang umum bagi sebagian orang. Seiring dengan bertambahnya kebutuhan, kartu kredit memudahkan segala transaksi dimana saja dan kapan saja.

Nasabah bisa melakukan transaksi pembelian barang dengan cicilan ringan, membayar tagihan langganan layanan dengan mudah, serta bisa melakukan tarik tunai.

Tak hanya itu, kartu kredit juga memberikan banyak promo menarik di merchant-merchant rekanannya, sehingga nasabah makin diuntungkan dengan menghemat budget belanja.

Para freelancer atau pekerja bebas seringkali dianggap sebagai pihak yang tidak bisa memiliki kartu kredit karena tidak memiliki penghasilan tetap setiap bulannya.

Seperti yang kita ketahui, freelancer bekerja berdasarkan proyek yang diterimanya dalam kurun waktu tertentu.

Mereka tidak terikat oleh perusahaan manapun, sehingga lebih mudah mengatur jadwal dan porsi kerjanya.

Sayangnya, pendapatan freelancer jadi bergantung pada kuantitas proyek yang dikerjakan, dan jumlah itu tidak menentu setiap bulannya.

Masalah besaran dan konsistensi pendapatan ini yang sering dianggap sebagai penghalang bagi freelancer untuk memiliki kartu kredit.

Pihak bank biasanya akan ragu menerima apply kartu kredit dari freelancer, karena khawatir akan terjadinya kredit macet yang disebabkan oleh pendapatan yang tidak menentu itu.

Tetapi, nyatanya masih ada kok peluang diterimanya pengajuan kepemilikan kartu kredit untuk freelancer.

Ya, jika kamu memahami cara apply kartu kredit untuk freelancer, maka pengajuan kartu kredit akan berjalan mulus dan kamu bisa diterima sebagai nasabah kartu kredit dari bank manapun.

(Baca Juga: Pilihan Kartu Kredit untuk Freelancer Berpenghasilan Tak Tetap)

Cara Apply Kartu Kredit untuk Freelancer

Para freelancer jangan sampai salah mengambil tindakan. Dalam cara apply kartu kredit untuk freelancer, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengirim formulir pengajuan.

Berikut ini tips dan cara apply kartu kredit untuk freelancer yang ingin pengajuannya segera diterima pihak bank.

1. Pastikan Riwayat Kredit Bagus

Cara apply kartu kredit untuk freelancer yang pertama adalah dengan memastikan tidak ada masalah soal riwayat kreditmu.

Bank tentu akan mengecek riwayat kredit, mulai dari kelancaran pembayaran cicilan, pembayaran kartu kredit virtual (jika ada), pembayaran pinjaman online, dan lain sebagainya.

Jika saat apply kartu kredit kamu masih memiliki tanggungan cicilan, konsistenlah membayar cicilan itu tepat waktu.

Dengan begitu, citramu sebagai calon nasabah kartu kredit akan terbentuk baik dan membangun kepercayaan pihak bank.

2. Sisakan Saldo di Rekening Tabungan

Kedua, pastikan kamu memiliki saldo menetap di rekening tabungan. Ya, sebagai calon nasabah kartu kredit, bukan berarti kamu tidak memiliki dana darurat atau simpanan uang lainnya.

Dengan menyisakan saldo tabungan, maka pihak bank akan mempertimbangkan untuk penerimaan pengajuan kartu kredit tersebut.

Disarankan setidaknya kamu memiliki saldo tabungan sebesar limit kredit yang kamu inginkan.

Jadi, misalnya kamu ingin memiliki kartu kredit dengan limit Rp5 juta, maka besaran tabungan pun setara dengan limit itu.

3. Perbanyak Transaksi Kartu Debit

Cara apply kartu kredit untuk freelancer selanjutnya adalah memperbanyak transaksi pada kartu debit.

Jika biasanya kamu memisahkan rekening untuk transaksi kebutuhan bulanan dan rekening tabungan, maka ubah hal ini saat ingin apply kartu kredit.

Gabungkan saja segala kebutuhan dan sisa saldo menetap dalam satu rekening. Sebab, pihak bank akan lebih yakin jika nasabahnya memiliki rekening yang aktif digunakan.

Ini akan membuktikan bahwa calon nasabah juga memaksimalkan segala layanan yang ditawaran pihak bank.

4. Tetapkan Perkiraan Pendapatan Rata-Rata

Pada formulir pengajuan kartu kredit, hal terpenting yang diperhatikan pihak bank adalah soal besaran pendapatan calon nasabah untuk menentukan kelayakan besaran limit yang diterima.

Meskipun para freelancer tidak memiliki pendapatan tetap setiap bulannya, namun kamu pasti memiliki angka rata-rata atau angka minimal dari pendapatan tersebut.

Tetapkanlah perkiraan pendapatan rata-rata ini, dan pastikan angkanya masih masuk akal dengan limit yang kamu harapkan. Jadi, sudah pasti kamu sanggup membayar cicilan di masa mendatang.

5. Siapkan Penjelasan Soal Pekerjaanmu

Sebagian bank biasanya memiliki sesi wawancara untuk mengetahui informasi seputar profil finansial calon nasabah lebih lanjut.

Selain menetapkan besaran pendapatan rata-rata, kamu juga harus menyiapkan penjelasan soal pekerjaan yang digeluti.

Mulai dari jenis jasa yang ditawarkan ke klien, siapa saja klien yang pernah atau sedang bekerja sama denganmu, berapa banyak proyek yang kamu kerjakan dan bayaran bulannya, dan lain-lain.

Penjelasan yang lugas akan membuat pihak bank memantapkan hati menerima pengajuan kartu kreditmu. Cara apply kartu kredit untuk freelancer ini enggak boleh disepelekan.

6. Pilih Jenis Kartu Kredit Berjaminan

Setelah melakukan lima cara apply kartu kredit untuk freelancer di atas, selanjutnya kamu harus memilih jenis kartu kredit yang tepat.

Sekarang sudah banyak pilihan kartu kredit dengan syarat mudah untuk freelancer. Namun agar peluang diterimanya pengajuan lebih besar, kamu bisa memilih jenis kartu kredit berjaminan.

Kartu kredit berjaminan biasa disebut juga sebagai secured credit card, yang mana nasabah harus menjaminkan uang dengan nilai yang sama dengan limit kartu kredit.

Jadi, jika kamu ingin mendapatkan limit kartu kredit Rp3 juta, maka jaminan uang yang harus diberikan ke pihak bank adalah senilai Rp3 juta pula.

Dengan begitu, jika sewaktu-waktu terjadi kegagalan pembayaran cicilan yang mengakibatkan kredit macet, maka sebagian atau semua jaminan tersebut akan menjadi hak pihak bank.

(Baca Juga: 5 Aplikasi Pinjaman Online yang Cocok untuk Freelancer)

7. Siapkan Dokumen Pendukung

Kemudian, cara apply kartu kredit untuk freelancer lainnya adalah menyiapkan dokumen pendukung. Kebijakan penetapan dokumen ini bisa saja berbeda-beda di tiap bank.

Setidaknya kamu harus menyertakan fotokopi KTP, NPWP, surat keterangan penghasilan, bukti transaksi rekening tabungan (rekening koran), bukti pembayaran cicilan, atau tagihan bulanan (listrik, air, dan sebagainya), dan lain-lain.

8. Lebih Mudah Apply Lewat Fintech

Saat semua persiapan sudah dilakukan, maka cara apply kartu kredit untuk freelancer yang terakhir adalah mulai mengisi formulir apply kartu kredit.

Di masa pandemi ini, akan lebih baik jika kamu tidak datang langsung ke kantor penyedia kartu kredit. ajukan saja secara online via perusahaan financial technology (fintech) seperti CekAja.com.

CekAja.com adalah media pembanding berbagai produk finansial termasuk kartu kredit cicilan ringan dengan suku bunga kompetitif.

Ada banyak pilihan kartu kredit yang bisa kamu bandingkan dan sesuaikan dengan kebutuhan, serta profil finanmu.

Setelah membandingkan berbagai produk, kamu akan mendapatkan beberapa rekomendasi terbaik sehingga proses pemilihan kartu kredit lebih mudah.

Pengajuan kartu kredit di CekAja.com terbilang cepat dan anti ribet. Semua dilakukan lewat sistem online, sehingga kamu hanya perlu mengisi data diri pada formulir pengajuan dan melengkapi dokumen.

Selanjutnya, petugas kami akan mengecek kelengkapan persyaratan lebih lanjut. Jika semua syarat terpenuhi, kartu kredit akan dikirimkan langsung ke alamat tempat tinggalmu. Gampang banget, kan?

Jadi, tunggu apa lagi? Segera bandingkan dan ajukan kartu kredit hanya melalui CekAja.com.

Tentang kami

Vera Khairifah

Vera Khairifah