Intip Cara Menabung Emas yang Aman bagi Pemula!

Emas hingga saat ini masih jadi instrumen investasi paling laku di Indonesia. Tidak heran jika saat ini  banyak pihak yang menawarkan berbagai cara menabung emas baik dari pihak swasta, negeri, maupun perbankan.

Intip Cara Menabung Emas yang Aman bagi Pemula!

Melalui survei yang dilakukan oleh Katadata Insight Center pada tahun 2021, emas masih jadi primadona investasi. Diikuti tanah, properti, tanam modal usaha, dan saham.

Melihat semakin beragamnya tawaran menabung emas di Indonesia, semakin mudah pula kamu bisa menemukan akses platform-nya. 

Nah, kali ini CekAja.com bakal menjelaskan bagaimana cara menabung emas beserta tipsnya. Yuk simak artikel ini!

Alasan Menabung Emas

Emas merupakan salah satu logam mulia, dimana sejak dulu emas diyakini memiliki nilai yang tinggi. Sehingga permintaannya pun selalu ada namun ketersediaannya yang sangat terbatas.

Karena kondisi tersebut, harga emas pun cenderung stabil bahkan bisa saja meningkat. Berbeda dengan instrumen investasi lain yang risikonya cenderung tinggi dan sulit untuk dipahami.

Berbeda dengan uang, nilai emas juga aman dari terjangan inflasi. Bahkan dalam kondisi-kondisi kritis seperti saat pandemi kemarin. Sehingga emas cocok dijadikan sebagai investasi jangka panjang.

selain itu, karena emas memiliki nilai yang stabil dan memiliki bentuk yang tidak berubah-ubah emas juga bisa diwariskan ke anak dan cucu kamu.

(Baca juga: 3 Alasan Menabung Emas bagi Milenial)

Cara Menabung Emas

Berbeda dengan instrumen investasi lain, saat ini kamu tidak perlu memerlukan modal besar untuk berinvestasi emas. Seperti yang disinggung sebelumnya, kamu bisa berinvestasi dengan cara menabung emas. Lalu bagaimana caranya?

1. Menabung Emas Fisik atau Emas Digital?

kehadiran emas digital saat ini membuat konsep menabung emas memiliki dua arti, yaitu mengumpulkan uang untuk membeli emas fisik dan menabung untuk mendapatkan emas digital.

Emas digital belakangan hadir untuk memudahkan kamu memiliki emas lewat cara menabung di penyedia atau penjual emas apabila kamu belum memiliki modal yang cukup untuk membeli emas fisik.

Sedangkan emas fisik, kamu perlu menabung sejumlah uang sesuai dengan harga emas batangan pada periode waktu ketika kamu ingin membelinya.

Berbeda dengan emas fisik dimana kamu harus memantau setiap waktu pergerakan harganya, emas digital memungkinkan kamu mengalokasikan dana secara fleksibel.

Sehingga dana yang sudah ditabung bisa dikonversikan nantinya sesuai dengan berat emas pada waktu tersebut.

2. Pilih Platform Menabung Emas

Saat ini banyak layanan penyedia tabungan emas yang bisa kamu pilih baik emas. Bahkan toko-toko emas konvensional yang ada di pasar saat ini sudah banyak yang menyediakan tabungan emas lho.

Pertama ada Tabungan Emas dari Pegadaian. Cara menabung emas di sini terbilang cukup mudah dan terjangkau dengan biaya flat titip emas sebesar Rp30.000 per tahun dengan saldo minimal Rp50.000.

Untuk membuka rekening tabungan, kamu cukup membawa persyaratan seperti KTP dan NPWP ke outlet, agen, atau kantor Pegadaian terdekat.

Kedua ada BRANKAS LM dari Antam. Karena memang sedari awal konsep emas antam adalah emas fisik, untuk menabung di sini kamu harus memiliki saldo minimal emas senilai 1 gram dengan biaya penitipan sebesar Rp100.000 per tahun sesuai dengan tipe keanggotaan.

Sama seperti Tabungan Emas Pegadaian, kamu perlu mendatangi Butik Emas LM terdekat dengan membawa persyaratan seperti KTP dan NPWP.

Ketiga, lewat e-commerce marketplace. Cara menabung emas ini terbilang cukup murah meriah. Dimana para marketplace ini memungkinkan kamu menabung emas dengan saldo minimal yang cukup kecil yaitu dari Rp500 hingga Rp10,000,

Menabung emas di marketplace bisa jadi cara terbaik buat kamu yang ingin tetap berbelanja sekaligus berinvestasi.

Keempat, menabung emas lewat aplikasi. Sama dengan lewat e-commerce, menabung emas lewat layanan aplikasi investasi terbilang cukup terjangkau. Bahkan beberapa aplikasi menyediakan layanan manajemen dana tabungan.

Selain empat cara tadi, kamu juga bisa menabung emas lewat bank syariah atau toko emas konvensional. 

3. Cari Tahu Mekanisme Cara Menabung Emas, Legalitas, dan Persyaratan Tiap Platform

Dari keempat platform yang sudah dijelaskan tadi kamu juga sebenarnya bisa menabung emas di bank syariah dan toko emas konvensional. 

Dimana bank yang satu dengan lainnya memiliki mekanisme dan persyaratan yang berbeda. Begitu juga dengan toko emas konvensional. Contoh, mekanisme tabungan emas Bank Syariah Indonesia berbeda dengan BCA Syariah.

Selain mekanisme cara menabung emas, kamu juga perlu memperhatikan legalitas dari masing-masing penyedia layanan tabungan emas. Apakah terdaftar oleh otoritas terkait seperti BAPPEBTI atau tidak.

Bukan hanya itu, kamu juga perlu mengecek bentuk layanan lainnya. Misal, adanya buyback atau tidak, biaya cetak emas, limit emas yang ditabung, dan ketentuan-ketentuan lainnya.

(Baca Juga: Harga Emas Turun, Waktunya Investasi Emas!)

4. Jangan Hanya Berfokus pada Tabungan Emas

Memang emas adalah salah satu instrumen investasi yang minim risiko bukan berarti investasi emas adalah yang terbaik.

Menurut Rob Berger, seorang pakar investasi, harga emas yang stabil dalam jangka waktu yang lama menjadikannya sebagai  jenis investasi yang kurang begitu menguntungkan.

Ia mengilustrasikan bahwa dari tahun 1836 hingga tahun 2011, kenaikan harga emas setelah perhitungan inflasi hanya mencapai 1,1%.

Selain itu, ketika kamu membeli emas ada biaya-biaya lain yang perlu diperhatikan misalnya biaya penyimpanan, biaya administrasi, dan biaya cetak emas yang membuat nilai investasi emas jadi sedikit berkurang.

Oleh karena itu, jangan jadikan emassatu-satunya instrumen investasi yang kamu miliki. Kamu  juga memerlukan bentuk investasi lain. Entah itu reksadana, obligasi, atau deposito. 

Buka Tabungan untuk Masa Depan

Berbicara deposito, tahukah kamu saat ini membuka tabungan lebih mudah lewat CekAja.com?

Membuka rekening tabungan online menjadi opsi termudah untuk menyimpan dana dengan aman tanpa meninggalkan rumah. Berikut rekomendasi tabungan online terbaik:

1. Danamon D-Save

2. Danamon D-Save iB

Kamu tidak perlu pergi ke bank, tinggal cari produk tabungan terbaik sesuai dengan profil keuanganmu di CekAja.com, kamu sudah bisa mengajukan pembukaan tabungan secara online,

Yuk, cek berbagai produk tabungan yang sesuai denganmu di CekAja.com!