6 Cara Menanam Jagung di Rumah dengan Pot yang Dijamin Mudah

5 min. membaca Oleh Vera Khairifah on

Cara menanam jagung di rumah ternyata cukup mudah. Kamu bisa melakukannya dengan mudah dan peralatan yang gampang didapat pula. Yuk, simak langkah-langkahnya berikut ini!

Jagung merupakan tanaman pangan yang termasuk dalam keturunan rerumputan. Biji jagung pada bagian tongkolnya dimanfaatkan sebagai salah satu makanan pokok warga dunia.

Sumber karbohidrat pada jagung memberikan tenaga dan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Diperkirakan, jagung pertama kali ditemukan 7000 tahun yang lalu di bagian selatan Meksiko, Amerika Tengah. Persebaran jagung kemudian dibawa oleh Bangsa Eropa ke daratan Eropa dan Asia.

Di Indonesia, jagung dijadikan sebagai salah satu makanan pokok selain nasi. Jagung bisa diolah menjadi berbagai macam sajian makanan.

Mulai dari olahan sederhana seperti jagung rebus, nasi jagung, bubur jagung, sup jagung, keripik jagung, hingga diolah menjadi gula, sirup, minyak jagung ataupun tepung maizena untuk bahan sajian makanan lainnya.

Karena biji jagung dapat diolah menjadi ragam makanan, cara menanam jagung di rumah banyak dicoba orang-orang.

Kandungan Jagung

Jagung menjadi sumber karbohidrat yang lebih bagus dibandingkan dengan nasi.

Sebab, jagung mengandung karbohidrat kompleks yang membuat tubuh kenyang lebih lama, serta rendah lemak dan gula.

Selain itu, ada sederet kandungan nutrisi jagung yang baik untuk kesehatan tubuhmu. Di antaranya sebagai berikut:

  • Serat pangan
  • Antioksidan
  • Folat
  • Vitamin A, B, dan C
  • Magnesium
  • Kalium
  • Fosfor
  • Seng
  • Tembaga
  • Mangan
  • Zat besi
  • Protein
  • Air
  • Karbohidrat

(Baca Juga: 8 Cara Menanam Bawang Merah di Rumah, Gampang Banget!)

Manfaat Jagung untuk Kesehatan

Dari berbagai kandungan vitamin dan senyawa baik di atas, jagung memberikan manfaat tersendiri bagi kesehatan.

Ini dia beberapa manfaat jagung untuk kesehatan tubuhmu:

  • Mengatasi sembelit
  • Mengontrol kadar gula darah
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Menjaga kesehatan mata
  • Menurunkan tingkat stress
  • Mencegah penyakit kanker
  • Menurunkan kadar kolesterol jahat
  • Mendorong pembentukan tulang dan otot

Kamu bisa menikmati manfaat ini jika kamu rutin mengonsumsi jagung sebagai sumber karbohidrat harian.

Jagung memang mudah ditemukan di pasaran, tapi akan lebih baik jika kamu mengetahui cara menanam jagung di rumah. Agar produksi jagung organik tanpa pestisida lebih menyehatkan tubuh.

Cara Menanam Jagung di Rumah

Jagung adalah tanaman yang bisa dibilang mudah ditanam di mana saja. Maka dari itu, cara menanam jagung di rumah bisa kamu ikuti dengan gampang.

Peralatan menanam jagung juga bisa kamu beli dengan mudah dan murah di pasaran. Penasaran dengan detil langkah-langkahnya? Berikut ini tata cara menanam jagung di rumah yang bisa kamu lakukan.

1. Pilih Lokasi Tanam yang Tepat

Cara menanam jagung di rumah yang pertama adalah dengan memilih lokasi tanam yang tepat.

Perlu kamu ketahui, tanaman jagung bisa tumbuh di daerah beriklim tropis dengan curah hujan 85 mm sampai 200 mm per bulan, dengan suhu udara 21 derajat sampai 34 derajat Celcius.

Jenis tanah tidak terlalu berpengaruh dalam proses menanam jagung, asalkan angka pH tanah sekitar 5,6 sampai 7,5.

Juga, pastikan ketersediaan air tercukupi, tanah bebas dari gulma alias rumput liar, dan lokasi tanam disinari matahari selama 8 jam sehari.

Kriteria lokasi tanam untuk jagung sebenarnya sangat mudah, sehingga kamu bisa menanamnya di halaman rumah maupun area tanah kosong yang kamu miliki.

2. Siapkan Alat dan Bibit Jagung

Jika sudah memilih lokasi tanam, maka cara menanam jagung di rumah yang kedua adalah menyiapkan alat dan bibit jagung.

Peralatan yang dibutuhkan antara lain media tanam berupa tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang.

Kemudian, siapkan pula polybag berdiameter sekitar 15 centimeter, dan pot berdiameter 30 centimeter.

Sedangkan untuk memilih bibit jagung yang baik, kamu disarankan untuk memilih jenis jagung manis dengan bibit hibrida yang telah bersertifikat.

Bibit bersertifikat memiliki kualitas yang bagus, serta sudah mengalami proses pelapisan fungisida. Sehingga bibit awet dan tahan dari hama dan penyakit yang mengganggu proses tanam.

3. Tanam Bibit ke Dalam Polybag

Bibit jagung yang sudah kamu miliki selanjutnya ditanam ke dalam polybag berisi media tanam.

Meskipun alat dan bibit jagung sudah disiapkan, kamu perlu memperhatikan waktu tanam bibit jagung.

Agar dapat tumbuh dengan baik, penanaman bibit jagung sebaiknya dilakukan saat curah hujan sedang sedikit. Yakni pada sekitar bulan Mei sampai Juli.

Polybag yang diisi media tanam terdiri dari tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.

Setelah itu, cara menanam jagung di rumah selanjutnya yakni menanam dua bibit jagung untuk setiap polybag yang sudah disiapkan.

Jangan lupa untuk menyiramnya dengan sedikit air, lalu taruh polybag di tempat terbuka yang terpapar sinar matahari.

Siram bibit 3 kali sehari, dan tunggu antara 5 hari sampai 7 hari, hingga muncul kecambah jagung.

Jika tanaman jagung di dalam polybag sudah memiliki batang dan daun yang lebar (biasanya muncul saat hari ke-25 setelah bibit ditanam), maka kamu bisa memindahkannya ke pot.

(Baca Juga: Cara Menanam Kangkung Paling Mudah untuk Pemula)

4. Pindahkan ke Pot

Proses pemindahan bibit dari polubag ke pot menjadi tahapan cara menanam jagung di rumah yang mudah.

Sebab, kamu hanya perlu memindahkannya serta memastikan media tanam di dalam pot sesuai dengan perbandingan sebelumnya, yakni 1:1:1.

Pot harus memiliki lubang di bagian bawah, agar air siraman dapat keluar dan mengairi akar jagung dengan sempurna.

5. Rawat Tanaman Jagung

Tanaman jagung yang sudah dipindah ke pot hanya memerlukan perawatan lebih lanjut.

Dalam cara menanam jagung di rumah, ada beberapa perawatan yang perlu dilakukan. Di antaranya sebagai berikut:

Penjarangan dan Penyulaman

Sejak 1 minggu setelah dipindahkan ke pot, tanaman jagung harus dipantau dengan baik. Jika ada dua bibit yang tumbuh dalam satu pot, maka segera pindahkan satu dengan yang lainnya.

Kemudian, jika ada bibit yang mengalami gagal tumbuh alias mati, segera ganti dengan stok bibit berkecambah yang baru.

Penyiangan

Dalam cara menanam jagung di rumah, kamu juga harus merawat tanaman dengan melakukan penyiangan dan pembumbunan. Basmi segala gulma di sekitar pot tanaman jagung.

Penyiraman

Tanaman jagung bisa kamu siram 2 sampai 3 kali dalam sehari. Siram dengan jumlah air yang tidak berlebihan, sehingga tanaman jagung bisa tumbuh dengan subur.

Pemberian Pupuk

Untuk mencegah munculnya hama dan serangan penyakit, kamu bisa memberikan pupuk organik yang mudah ditemui di pasaran.

6. Panen

Cara menanam jagung di rumah yang terakhir adalah proses panen. Proses panen jagung manis bisa dilakukan setelah tanaman jagung berumur 60 hari sampai dengan 70 hari setelah ditanam.

Jika tongkol jagung sudah terlihat besar, dengan warna rambut jagung yang cokelat kehitaman, maka tandanya jagung siap dipanen.

Cabut tanaman jagung, kemudian ambil tongkolnya untuk digunakan sebagai bahan masakan favoritmu.

Proses tanam jagung bisa diulang kembali sesuai dengan cara awal di atas.

Itulah penjelasan mengenai cara menanam jagung di rumah dengan pot.

Hanya dengan melakukan cara sederhana dan mudah, kamu bisa mendapatkan jagung hasil kebun sendiri yang organik dan terjamin nutrisinya.

Yuk, mulai lakukan budidaya berbagai tanaman dengan membeli peralatan yang lengkap. Nikmati promo menarik di e-commerce dan situs belanja pilihan dari kartu kredit yang bisa kamu ajukan di CekAja.com.

CekAja.com akan memberikan rekomendasi kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhanmu. Proses pengajuan dijamin mudah dan cepat, karena dilakukan secara online.

Mau membandingkan dan mengajukan kartu kredit? Lakukan sekarang juga hanya melalui CekAja.com!

Tentang kami

Vera Khairifah

Vera Khairifah