Cara Menghadapi Gempa Bumi Terlengkap yang Wajib Diketahui

8 min membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Menjadi hal yang sangat penting, untuk kamu mengetahui bagaimana cara menghadapi gempa bumi. Pasalnya belum lama ini, tepatnya Jumat, 15 Januari 2021, gempa bumi menyerang Kota Majene, Sulawesi Barat, Indonesia.

Dalam kejadian ini, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 berhasil merenggut banyak korban jiwa, serta berbagai kerusakan.

Gempa yang terjadi pun tidak hanya sekali, tetapi dua kali dalam waktu yang berdekatan. Gempa pertama terjadi pada Kamis, 14 Januari 2021 pukul 13.35 WIB, dengan kekuatan magnitudo sebesar 5,9 dan kedalaman 10 km.

Kemudian, gempa susulan pun terjadi pada Jumat, 15 Januari 2021 pukul 01.28 WIB dini hari, dengan kekuatan yang lebih besar, yaitu magnitudo 6,2 dan kedalaman 10 km.

Meski kekuatan gempa bumi yang terjadi sangat besar, namun kabar baiknya itu tidak akan menimbulkan bencana tsunami.

Tetapi tetap saja, melakukan langkah-langkah pencegahan itu penting, untuk meminimalisir risiko kerusakan dan bahaya lainnya yang dapat terjadi.

Untuk itu, agar lebih mudah mengetahui apa saja langkah pencegahan yang harus dilakukan, pada kesempatan kali ini CekAja.com akan mengulas beberapa cara menghadapi gempa bumi, secara lengkap khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Sekilas Tentang Gempa Bumi

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara menghadapi gempa bumi, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu, sekilas informasi tentang gempa bumi itu sendiri.

Secara umum, gempa bumi merupakan salah satu bentuk bencana alam, yang terjadi dalam bentuk getaran atau guncangan di permukaan bumi, akibat pelepasan energi dari bawah permukaan secara tiba-tiba, yang menyebabkan timbulnya gelombang seismik.

Tidak hanya itu, gempa bumi juga bisa diartikan sebagai peristiwa bergetarnya bumi, yang terjadi akibat adanya pelepasan energi secara tiba-tiba di dalam bumi, yang ditandai oleh patahnya lapisan batuan pada kerak bumi.

Untuk penyebabnya sendiri, gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan lempeng bumi atau kerak bumi. Namun selain itu, gempa juga bisa disebabkan oleh letusan gunung api.

Frekuensi gempa bumi yang terjadi di suatu wilayah, biasanya mengacu pada ukuran gempa bumi yang terjadi selama beberapa waktu, dan juga jenisnya.

Ukuran gempa pun, biasa diukur menggunakan alat bernama Seismometer. Kemudian, gempa yang berukuran 3 magnitudo atau lebih, sebagian besar hampir tidak terlihat, dan besarnya pun tujuh kali lebih berpotensi untuk menyebabkan kerusakan yang serius.

Maka dari itu, untuk mencegah berbagai risiko yang dapat terjadi, sebaiknya mulai lakukan langkah-langkah pencegahan, seperti mengikuti sosialisasi bencana alam, mengetahui tanda-tanda gempa bumi dan lain sebagainya.

(Baca Juga: Cara Klaim Asuransi Bencana Alam)

Jenis-jenis Gempa Bumi

Setelah di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui sekilas informasi tentang gempa bumi, maka selanjutnya kamu akan mengetahui jenis-jenis gempa bumi.

Yang mana, ada beberapa jenis gempa bumi yang perlu diketahui, di antaranya yaitu:

  • Gempa vulkanik, merupakan gempa yang terjadi akibat letusan gunung berapi
  • Gempa tektonik, merupakan gempa dengan kekuatan sangat besar, yang terjadi akibat pergeseran lapisan kulit bumi, akibat lepasnya energi di zone penunjaman
  • Gempa runtuhan (terban), merupakan gempa yang terjadi akibat tanah longsor, gua-gua yang runtuh dan sejenisnya, yang umumnya hanya menimbulkan dampak kecil
  • Gempa bumi dalam, merupakan gempa yang pusatnya (hiposentrum) berada lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi, dan umumnya tidak berdampak besar
  • Gempa bumi menengah, merupakan gempa yang hiposentrumnya terletak antara 60 – 300 km di bawah permukaan bumi, dan umumnya menimbulkan getaran yang lebih kuat serta kerusakan ringan
  • Gempa bumi dangkal, merupakan gempa yang hiposentrumnya terletak kurang dari 60 – 300 km dari permukaan bumi, dan umumnya menimbulkan kerusakan besar.

Cara Menghadapi Gempa Bumi

Berbicara tentang cara menghadapi gempa bumi, sejatinya ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan.

Tentunya, cara tersebut tidak hanya untuk menghadapi gempa bumi pada saat kejadian saja, tetapi juga untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan sebelum terjadi, dan setelah terjadi gempa bumi.

Nah, agar kamu tahu lebih jelas apa saja cara menghadapi gempa bumi yang bisa dilakukan, di bawah ini CekAja.com telah merangkum beberapa cara di antaranya ke dalam tiga kategori, dan akan mengulasnya secara lengkap sebagai berikut.

1. Sebelum Terjadi

Cara menghadapi gempa bumi yang akan diulas pertama, datang dari kategori sebelum kejadian.

Bisa dibilang, kategori ini akan membahas apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan dan dipersiapkan, ketika gempa bumi melanda, yang di antaranya yaitu:

Persiapkan mental dengan baik

Mempersiapkan mental dengan baik, sejatinya merupakan cara menghadapi gempa bumi yang harus dipersiapkan sejak awal.

Karena seperti yang diketahui, gempa bumi merupakan bencana yang bisa datang kapan saja secara tiba-tiba. Sehingga, setiap orang perlu memiliki mental yang cukup kuat untuk menghadapinya.

Walaupun realitanya, hampir semua orang tidak pernah siap, ketika gempa bumi melanda daerahnya.

Maka dari itu, untuk melatih kesiapan mental dalam menghadapi gempa bumi, kamu bisa mempelajari ilmu pengetahuan seputar bencana alam.

Tidak hanya itu, kamu pun harus banyak mencari tahu informasi mengenai gempa bumi, mulai dari tanda-tandanya, penyebab, cara menghadapi gempa bumi, dampak yang ditimbulkan dan lain sebagainya.

Dengan semua informasi dan pengetahuan tersebut, maka setidaknya kamu sudah memiliki persiapan yang lebih matang dibandingkan orang lain, dalam menghadapi gempa bumi.

Aktif mengikuti sosialisasi tanggap bencana

Selain mempersiapkan mental, kamu juga perlu aktif mengikuti sosialisasi tanggap bencana. Cara menghadapi gempa bumi yang satu ini penting dilakukan, untuk membantumu memahami bagaimana suatu bencana alam dapat terjadi.

Dalam sosialisasi ini, biasanya akan dibahas beberapa hal seputar bencana alam, salah satunya seperti cara seseorang mengimplementasikan beberapa aktivitas sederhana, yang mampu menjaga lingkungan agar semakin baik.

Mengikuti simulasi bencana alam

Meski sudah mengikuti sosialisasi tanggap bencana, bukan berarti kamu tidak perlu mengikuti simulasi bencana alam.

Cara menghadapi gempa bumi yang satu ini wajib dilakukan, agar kamu mengetahui betapa pentingnya kesiapan seseorang, termasuk dirimu sendiri dalam menghadapi situasi bencana alam, dalam hal ini gempa bumi.

Mempersiapkan tas siaga bencana

Berikutnya yang tak kalah penting dari tiga cara menghadapi gempa bumi di atas, yaitu mempersiapkan tas siaga bencana.

Yang mana, tas siaga bencana ini berisi beberapa perlengkapan darurat yang bisa dipakai saat terjadi bencana alam.

Adapun beberapa peralatan dan barang yang harus ada di dalam tas tersebut, yaitu kotak P3K, makanan, serta pakaian yang dibutuhkan setidaknya untuk tiga hari ke depan, sampai bantuan datang.

Dan untuk penempatannya, pastikan tas siaga bencana ini disimpan di tempat yang mudah diketahui semua anggota keluarga, dan mudah dibawa sewaktu-waktu ketika bencana datang melanda.

Menyimpan daftar nomor penting

Cara menghadapi gempa bumi terakhir yang perlu kamu ketahui, untuk kategori sebelum terjadi, yaitu menyimpan daftar nomor penting.

Secara umum, definisi nomor penting sebenarnya sangat luas. Namun dalam hal ini, nomor penting yang dimaksud adalah nomor anggota keluarga besar, rumah sakit, polisi, ambulans, pemadam kebakaran hingga instansi pemerintah.

Semua nomor tersebut, tentunya berguna dalam membantumu menghadapi kondisi bencana alam yang sedang dihadapi.

2. Sedang Terjadi

Kategori cara menghadapi gempa bumi yang berikutnya, yaitu ketika gempa sedang terjadi.

Dalam kondisi seperti ini, biasanya orang-orang akan langsung merasa panik, dan tidak bisa mengontrol dirinya untuk melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan.

Maka dari itu, untuk mengatasi hal tersebut, berikut ini CekAja.com akan memberikan beberapa cara menghadapi gempa bumi yang tepat untuk dilakukan, di antaranya yaitu:

Berlindung di bawah meja

Salah satu cara menghadapi gempa bumi yang bisa dilakukan, ketika kamu sedang berada di dalam ruangan, yaitu berlindung di bawah meja.

Mengapa di bawah meja? Sebab, meja memiliki struktur yang kokoh, sehingga mampu menutupi dan menjaga keseluruhan tubuh, agar tidak terkena benda-benda yang berjatuhan, akibat guncangan gempa.

Menjauh dari gedung dan tiang

Tidak hanya berlindung di bawah meja, kamu juga bisa berlari menjauhi tiang, kabel listrik, gedung dan bangunan lainnya, baik yang bertingkat maupun tidak, pada saat gempa bumi sedang terjadi.

Hal tersebut berguna, agar kamu tidak tertimpa benda-benda berat dan berbahaya lainnya, yang dapat mencelakakanmu.

Sebaiknya, ketika gempa bumi sedang terjadi, kamu langsung berlari ke luar ruangan menuju daerah terbuka, yang aman serta jauh dari gedung-gedung, tiang, kabel dan lainnya yang dapat menimbulkan risiko.

Hindari menggunakan lift

Ketika gempa bumi terjadi pada saat kamu berada dalam gedung perkantoran, mall, dan gedung bertingkat lainnya, pastikan sebisa mungkin kamu tidak turun dan keluar gedung menggunakan lift.

Gunakan tangga darurat dan usahakan jangan panik. Setelah berhasil turun dari tangga darurat, kamu bisa langsung menuju ke tempat terbuka hingga keadaan stabil dan kembali normal.

Apabila keadaan dirasa sudah stabil, sebaiknya kamu tidak langsung bergegas masuk kembali ke gedung, untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan yang lebih besar.

Melindungi kepala dengan alat pelindung

Melindungi kepala dengan alat pelindung, juga menjadi cara menghadapi gempa bumi yang bisa dilakukan, apabila kamu sudah terjebak di dalam ruangan saat gempa, dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Alat pelindung yang bisa digunakan sendiri sebenarnya ada banyak, mulai dari bantal, papan, helm, hingga kedua tangan yang menutupi bagian kepala dalam posisi telungkup.

Menjauhi area laut

Cara kelima, yaitu pastikan kamu menjauhi area laut. Sebab, gempa yang terjadi di bawah laut, berisiko menimbulkan tsunami.

Dengan demikian, selama masa-masa gempa bumi, pastikan kamu tidak berkunjung ke daerah pesisir laut dan lain sebagainya.

Selain itu, buat kamu yang tinggal di kawasan dekat laut, sebaiknya langsung bergerak ke dataran yang lebih tinggi, untuk mencegah terjadinya risiko tsunami.

Menghentikan kendaraan dan menepi

Cara terakhir yang juga perlu kamu lakukan pada saat gempa bumi, yaitu menghentikan kendaraan dan segera menepi.

Namun, menghentikan kendaraan pun tidak boleh mendadak dan sembarangan, karena itu dapat membahayakan kendaraan lainnya yang ada disekitarmu.

Berhentilah secara perlahan, dan posisikan kendaraan di sisi jalan. Setelah itu, kamu bisa keluar dari kendaraan, dan bergegas menuju tempat terbuka yang lebih aman.

3. Setelah Terjadi

Nah, kategori terakhir dari cara menghadapi gempa bumi yang perlu kamu ketahui yaitu, ketika gempa bumi telah terjadi.

Maksudnya adalah setelah gempa bumi, masih ada beberapa langkah yang perlu kamu lakukan, untuk menghadapi dampak gempa bumi, yang di antaranya yaitu:

  • Memperhatikan dan periksa lingkungan sekitar
  • Periksa apakah kamu dan anggota keluarga lainnya ada yang terluka
  • Mencari pertolongan dari orang-orang sekitar, maupun menghubungi nomor darurat yang sebelumnya sudah dipersiapkan
  • Tetap berada di tempat terbuka dan aman, serta jangan pernah mendekat ke lokasi gempa sampai keadaan benar-benar sudah stabil
  • Tetap berdoa dan memantau perkembangan informasi.

(Baca Juga: Manfaat Asuransi untuk Bencana Alam)

Beberapa informasi terkait cara menghadapi gempa bumi, sudah kamu ketahui secara lengkap di pembahasan sebelumnya, mulai dari cara sebelum gempa terjadi, sedang terjadi dan setelah terjadi.

Semua cara tersebut, tentunya bisa mulai kamu aplikasikan sejak dini, mengingat belakangan ini sedang banyak terjadi bencana alam di beberapa wilayah di Indonesia.

Dan selain melakukan beberapa cara pencegahan, kamu juga perlu melindungi diri secara maksimal dengan asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan, apabila sewaktu-waktu kamu sakit atau terkena bencana alam, yang mencelakakan kondisi tubuh dan kesehatanmu.

Sehingga, nantinya kamu tidak perlu lagi merasa khawatir dengan besarnya biaya yang harus dibayarkan, apabila ingin melakukan pemeriksaan ke dokter, karena sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Maka dari itu, buat kamu yang belum memiliki asuransi kesehatan, yuk segera ajukan melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan, dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudag terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, kalau begitu tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga, dan dapatkan perlindungan kesehatan yang optimal!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani