Cara Menghitung Diskon Produk Biar Gak Ketipu Toko Beserta Contohnya

3 min. membaca Oleh Estrin Vanadianti Lestari on

Kamu sering belanja, dan menemukan diskon atau potongan harga? Sudah tau cara menghitung diskon produk, ketika berbelanja baik offline maupun online? Nah, biar gak kecele, yuk intip cara mudah menghitung harga diskon, berikut ini.

Ketika kamu berbelanja ke supermarket atau mall, di akhir pekan atau di saat tanggal-tanggal gajian, mungkin akan ada banyak merchant atau toko, menawarkan obral menggiurkan.

Obral tersebut, biasanya bertuliskan “SALE” sekaligus angka berupa persen, yang biasa disebut diskon atau potongan harga.

Misalnya, “SALE 20%”, “SALE 50%” atau “SALE 50%+20%”. Jika dilihat, angka diskon tersebut memang menggiurkan bukan?

Tapi, buat kamu yang gak ngerti maksudnya apa, mungkin akan bertanya-tanya, kira-kira diskon tersebut bisa mengurangi harga produk, sampai seberapa besar?

Bahkan, ternyata masih banyak loh, orang yang belum mengetahui, cara menghitung diskon produk.

(Baca Juga: Promo Kartu Kredit BCA Januari 2021, Banyak yang Baru!)

Wah, susah dong ya kalau lagi belanja, karena kamu jadi nggak tahu perubahan harganya setelah diberi diskon!

Pasalnya, masih banyak yang menganggap, bahwa angka diskon merupakan angka nominal. Misalnya, harga produk Rp100.000, memiliki diskon 20%, dan angka 20% ini dianggap sebagai Rp20.000. Jadi, Rp100.000-Rp20.000=Rp80.000.

Jelas cara menghitung diskon produk tersebut salah. Belum lagi, jika kamu menemukan angka diskon 50%+20%, karena hal tersebut bukan berarti, produk tersebut memiliki diskon 70%.

Yuk, daripada kamu salah hitung, dan ketika sampai di kasir uangmu tidak cukup, mending kamu ketahui cara menghitung diskon produk, yang benar, biar nggak ditipu toko atau penjual!

Cara Menghitung Diskon Produk

1. Diskon …% atau …% off

Jika kamu menemukan model diskon seperti itu, maka cara menghitung diskon tersebut, bisa langsung dihitung di luar kepala.

Kok bisa? Bagaimana caranya? Caranya:

Harga Produk – (Nominal Diskon/100 x Harga Produk)

Contoh kasus:

  • Harga baju: Rp300.000
  • Diskon: 40 persen atau 40 persen off

Rp300.000 – (40/100xRp300.000)
Rp300.000-Rp120.000=Rp180.000

Dari perhitungan diskon di atas, maka kamu mendapatkan keuntungan Rp120.000. Sehingga, harga akhir yang harus dibayarkan adalah Rp180.000.

2. Diskon …% + …%

Bagaimana jika kamu menemukan diskon dengan format, seperti di atas? Maka cara menghitung diskon produk berbeda, dengan cara menghitung diskon pada poin sebelumnya.

Umumnya, pada format diskon ini, yang paling sering digunakan adalah 50 persen+20 persen. Namun, bukan berarti diskon yang kamu dapatkan sama dengan diskon 70 persen ya!

Adapun, maksudnya adalah barang didiskon 50 persen terlebih dahulu, kemudian hasilnya didiskon kembali 20 persen.

Contoh kasus:

  • Harga baju: Rp300.000
  • Diskon: 50 persen + 20 persen

Perhitungan diskon pertama 50 persen:
Rp300.000 – (50/100xRp300.000)
Rp300.000-Rp150.000=Rp150.000

Perhitungan diskon kedua 20 persen:
Rp150.000 – (20/100xRp150.000)
Rp150.000-Rp30.000=Rp120.000

Sehingga, dari contoh kasus di atas, maka harga yang harus kamu bayarkan di kasir adalah Rp120.000.

3. Buy … Get … Free

Belum cukup cari tahu cara menghitung diskon produk, bagaimana jika kamu menemukan jenis promo, dengan format “buy… get… free”?

Untuk kasus yang satu ini, sebenarnya perhitungannya sangat mudah. Kamu hanya tingga mengalikan harga barang, dengan jumlah barang yang didapatkan.

Setelah itu, kamu tinggal kurangi total harga barang tersebut, dengan harga barang yang wajib dibayar. Yuk, langsung saja kita ke contoh kasus!

Contoh kasus:

  • Harga baju: Rp300.000/ buah
  • Promo: Buy 1 get 1 Free

Harga Baju – (Harga Baju x Jumlah Baju yang Didapat)

Rp300.000 – (Rp300.000 x 2)
Rp300.000 – Rp600.000=Rp300.000

Jika diubah menjadi bentuk diskon, sama saja seperti kamu membeli satu baju, dengan diskon 50 persen.

Namun, di sini kamu terpaksa untuk membeli lebih dari satu, agar produk bisa lekas habis.

Bagaimana jika kasusnya “Buy 3 Get 2”? Nah, untuk kasus ini kamu hanya tinggal jumlahkan total harga barang.

Rp300.000 x 3=Rp900.000

Jadi dengan membayar Rp900.000, kamu bisa mendapatkan 5 baju sekaligus, yang jika dihitung nominalnya Rp1,5 juta.

Sehingga, kamu bisa mendapat keuntungan Rp600.000. Jika diubah ke format diskon, maka sama saja dengan diskon 40 persen.

Nah, itu dia beberapa informasi terkait cara menghitung diskon produk, bagi kamu yang belum tahu.

Jika masih belum bisa menghitung diskon, di luar kepala, kamu bisa gunakan kalkulator, untuk menghitung diskon agar semakin yakin.

Cara menghitung diskon produk, mungkin akan bermanfaat, jika kamu sedang berbelanja langsung ke toko, supermarket, atau mall.

Harga Diskon di Toko Online Sudah Tertera

Namun, jika kamu berbelanja di toko online, biasanya harga diskon sudah tercantumkan. Mulai dari harga asli sebelum diskon, angka diskon, dan harga setelah diskon.

Sehingga, kamu tidak perlu menghitung kembali, harga yang harus kamu bayar. Karena, di toko online, semuanya sudah otomatis.

(Baca Juga: Tertarik Kartu Kredit Cicilan Nol Persen? Intip Dulu Aturan Mainnya)

Lebih Pilih Cari Diskon di Toko Offline atau Online?

Jadi, kamu sendiri lebih pilih cari diskon di toko offline atau online? Dimanapun belanjanya, pastikan, kamu menggunakan kartu kredit, sebagai metode pembayarannya. Mengapa?

Karena, kamu bisa berkesempatan mendapatkan diskon dua kali lebih banyak. Yakni dari toko, dan dari promo kartu kredit itu sendiri. Makin untung bukan?

Jadi, sudah punya kartu kredit belum? Selain praktis, pengajuan kartu kredit kini juga sangat mudah. Bahkan, kamu bisa mengajukan kartu kredit secara online, seperti melalui CekAja.com.

Yuk, segera ajukan kartu kredit terbaik pilihanmu, dari berbagai pilihan kartu kredit ternama di Indonesia, hanya di CekAja.com!