Cara Top Up Pinjaman Uang Bank Mandiri

Bagaimana cara top up pinjaman uang bank mandiri? Simak cara dan penjelasan skema selengkapnya berikut ini!

Cara Top Up Pinjaman Uang Bank Mandiri

Saat sedang menyelesaikan cicilan pinjaman bank, ada kalanya orang butuh dana cepat. Bagi pemilik KTA Bank Mandiri, hal ini bukan persoalan.

Alasannya, nasabah yang melakukan pinjaman uang Bank Mandiri bisa melakukan top up alias penambahan kredit baru meskipun cicilan yang sebelumnya masih berjalan.

Top up pinjaman ini skemanya berupa fasilitas kredit untuk penambahan limit pinjaman atas fasilitas KPR dan Multiguna yang sudah berjalan, dengan jangka waktu tetap.

Hal ini tentu memudahkan banyak orang yang sedang membutuhkan dana cepat untuk kebutuhan mendesak. Cara untuk mendapatkan tambahan dana tersebut juga mudah dengan syarat yang sederhana.

Bagaimana Cara Mengajukan Top Up?

Untuk mengajukan top up, ada sejumlah syarat yang dibutuhkan. Untuk KPR Mandiri, kredit saat ini atau sudah berjalan selama 1 tahun dengan kolektibilitas atau riwayat pembayaran yang lancar dalam 6 bulan terakhir.

Sedangkan untuk nasabah KTA Mandiri, minimal kredit telah eksisting selama 6 bulan dengan kolektibilitas lancar. 

Selain syarat utama itu, terdapat dokumen pendukung yang harus dilengkapi yakni:

  1. Formulir top up asli yang sudah diisi dengan lengkap dan benar.
  2. Fotokopi KTP pemohon dan KTP istri/suami.
  3. Fotokopi Kartu Keluarga.
  4. Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan bagi wiraswasta dan profesional.
  5. Bagi PNS harus melampirkan surat keterangan jabatan.
  6. Fotokopi rekening koran atau rekening tabungan dalam kurun 3 bulan terakhir.
  7. Surat pernyataan penyerahan dokumen persyaratan kredit, maksimal tiga hari kerja setelah pencairan kredit.

Setelah semua persyaratan dilengkapi, nasabah bisa mengajukan top up dengan melampirkan seluruh persyaratan dan dokumen ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat.

Apa saja benefit dengan melakukan Top Up?

Ada banyak keuntungan yang diberikan Bank Mandiri kepada nasabah yang ingin melakukan top up. 

Keuntungan itu berupa suku bunga yang menarik, jangka waktu pelunasan/ tenor yang fleksibel hingga 15 tahun, bebas provisi kredit.

Sementara, untuk nilai kredit yang diajukan berkisar antara Rp10 juta hingga Rp1 miliar, sepanjang memenuhi ketentuan maksimal 90% dari nilai agunan (KPR) sesuai penilaian Bank Mandiri.

(Baca Juga: 5 Jenis Pinjaman Bank Mandiri Yang Cocok Untuk Modal Usaha 2022)

Jenis Pinjaman Uang di Bank Mandiri

1. KTA Mandiri

Produk KTA Mandiri adalah produk Kredit Tanpa Agunan yang dirilis oleh Bank Mandiri. Ini merupakan pinjaman tunai yang bisa digunakan untuk segala kebutuhan.

Produk ini memiliki limit hingga Rp200 juta dengan tenor alias jangka waktu kredit hingga 36 bulan (3 tahun).

Namun, khusus untuk karyawan yang penyaluran gajinya melalui Bank Mandiri melalui KTA payroll, tenor yang diberikan bisa lebih panjang yakni hingga 60 bulan (5 tahun).

2. KPR Mandiri

Mandiri KPR adalah pembiayaan khusus properti dengan fasilitas kredit pemilikan rumah dari Bank Mandiri. 

Kredit ini diberikan kepada perorangan untuk keperluan pembelian rumah tinggal, apartemen, rumah toko, rumah kantor yang dijual melalui developer dan bukan developer.

Dua produk di atas prosedur mengajukan dan syaratnya cukup mudah untuk dipenuhi. Ditambah ada fitur top up yang sangat membantu keperluan yang harus dipenuhi dengan segera.

Menariknya, alasan pengajuan tambahan pinjaman cukup beragam dan tidak hanya terbatas pada kebutuhan konsumsi saja. 

Kebutuhan yang Bisa Dibiayai dari Top Up Pinjaman Bank Mandiri

Mau tahu apa saja kebutuhan yang bisa dibiayai dari top up pinjaman Bank Mandiri? Baca selengkapnya di bawah ini:

1. Renovasi Rumah

Saat KPR yang diajukan nasabah tengah eksisting, seringkali terdapat kebutuhan untuk melakukan renovasi seperti memperbaiki atap rumah yang bocor, mengecat rumah, menambah ruang atau kamar, membangun carport hingga memperluas dapur.

Untuk kebutuhan renovasi ini biasanya dana yang dibutuhkan berkisar jutaan rupiah hingga ratusan juta rupiah.

Saat kita tengah berjuang melunasi KPR, tentu tidak mudah menyisihkan dana untuk membiaya kebutuhan ini. Dengan adanya fasilitas top up, masalah satu ini bisa terselesaikan.

2. Biaya Pendidikan

biaya pendidikan anak _ kredit tanpa agunan- CekAja.com

KTA biasanya diajukan untuk membiayai kebutuhan mendesak seperti biaya kesehatan. Namun, saat sedang berjuang melunasi cicilan yang bisa memakan waktu 3 tahun, kebutuhan lainnya seperti biaya Pendidikan bisa saja muncul.

Seperti sudah kita ketahui Bersama, di Indonesia biaya Pendidikan digratiskan hingga jenjang Pendidikan 9 tahun.

Namun, bantuan ini hanya berlaku untuk sekolah negeri saja. Sementara, mereka yang bersekolah di SD, SMP hingga SMA swasta tidak mendapatkan subsidi Pendidikan dari pemerintah.

Padahal, biaya Pendidikan berkualitas di sekolah swasta cukup mahal. Bahkan, untuk sekolah swasta favorit di kota besar seperti Jakarta, biaya uang pangkal dan administrasinya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Jika sudah seperti ini, nasabah KTA Mandiri bisa mengajukan top up.

3. Biaya Kesehatan

tips sehat pria dan wanita _ asuransi kesehatan - CekAja.com

Tidak ada yang bisa menebak datangnya sakit. Meski kita sudah berusaha menjaga kesehatan, bisa saja masalah satu ini datang.

Bila hanya sakit ringan tidak masalah, tapi kalau sudah mengharuskan kita dirawat di rumah sakit dan mendapatkan penanganan serius, mau tak mau harus keluar uang yang tidak sedikit.

Nah, nasabah KPR Mandiri yang sedang dalam masa pelunasan kredit bisa mendapatkan jalan keluar dengan mengajukan top up dengan nilai tambahan dana ratusan juta hingga miliaran rupiah.

(Baca Juga: Ini Produk KTA Bank Mandiri dengan Bunga Rendah dan Limit Besar)

Itu dia cara top up pinjaman uang Bank Mandiri. Kamu bisa pilih pinjaman Bank Mandiri yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Selain Bank Mandiri, ada banyak perbankan lainnya yang juga menyediakan pinjaman untuk kamu manfaatkan. Diantaranya yaitu:

Pinjaman di atas bisa kamu ajukan dengan mudah, cepat, dan tentunya aman melalui CekAja.com.

Bahkan, kamu tidak perlu keluar rumah untuk mengajukan pinjaman tersebut. Hanya menggunakan smartphone, kamu bisa ajukan pinjaman dimana saja dan kapan saja.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan sekarang juga!