Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Contoh dan Cara Membuat Surat Resign yang Baik dan Benar

by Estrin Vanadianti Lestari on 26 Maret, 2020

Pernah merasa kurang berkembang, berada di lingkungan kerja yang buruk, hingga gaji yang tidak sepadan di tempat kerjamu saat ini? Mungkin hal tersebut pernah dirasakan semua orang, yang bekerja di sebuah perusahaan, hingga terbesit niat untuk mengundurkan diri. Nah, buat kamu yang berniat resign, yuk simak contoh beserta cara membuat surat resign yang baik dan benar, berikut ini.

alasan terbaik saat ingin resign

Sebelum membahas contoh dan cara membuat surat resign, kamu juga harus perhatikan hal-hal berikut ini sebelum memutuskan resign. Pasalnya, hal tersebut sangat penting dilakukan agar kamu tidak dicap negatif oleh perusahaan tempatmu bekerja sekarang.

Hal-hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Resign

Nah, agar proses pengajuan resign bisa berjalan dengan lancar, ada baiknya kamu lakukan beberapa hal berikut ini:

1. Beritahu Bos dan HRD Terkait Keinginanmu untuk Resign

Terkadang, masih banyak karyawan yang mengundurkan diri secara sembunyi-sembunyi, padahal hal tersebut adalah cara yang salah, karena bisa merusak nama baikmu di kantor lama. Agar kamu tak dicap negatif, maka bicarakanlah hal ini kepada bos dan juga HRD di kantormu.

Pasalnya, bos merupakan orang yang bertanggung jawab langsung terkait bawahannya di perusahaan tersebut. Sehingga bos wajib tahu terkait keinginanmu untuk resign, hingga alasan dibaliknya. Di sisi lain, bos dan HRD juga jadi memiliki banyak waktu untuk mencari penggantimu, sebelum kamu resign.

Meski ada beberapa alasan yang membuat kamu tidak betah di kantor yang sekarang, namun jika kamu merupakan karyawan berprestasi, maka bosmu akan mencoba mempertahankanmu. Tidak hanya sekedar menahanmu, biasanya bos dan HRD juga akan menawarkan kenaikan gaji.

Sehingga, kamu bisa mempertimbangkan ulang alasan-alasanmu untuk resign, dengan penawaran-penawaran menarik lainnya, jika kamu bicarakan semuanya dengan jujur tanpa sembunyi-sembunyi.

2. Tetap Bekerja Profesional Sebelum Pengajuan Resign Disetujui

Meski kamu telah memiliki rencana untuk resign, apalagi belum disetujui, jangan berpikir bahwa kamu sudah tidak bertanggung jawab atas pekerjaanmu di kantor saat ini. Sebelum kamu benar-benar resign, sebisa mungkin kamu tetap bekerja seperti biasa dengan profesional.

Selesaikan pekerjaanmu yang masih menumpuk, sebelum kamu meninggalkannya, hingga masa kerjamu benar-benarnya berakhir. Tunjukkan kepada bos dan perusahaan, bahwa kamu karyawan profesional dan berikan kesan bahwa kamu adalah karyawan yang sulit untuk dilepaskan.

3. Usahakan Cari Pengganti Sebelum Resign

Seperti yang sudah dibahas di atas, jika kamu bicarakan keinginanmu untuk resign kepada bos dan HRD, maka mereka akan segera mencarikan penggantimu. Namun, sebisa mungkin, kamu juga turut membantu mencarikan pengganti sebelum kamu resign.

Hal tersebut dilakukan agar, setelah kamu resign, posisimu di kantor lama sudah terisi dan tidak kosong. Pasalnya, jika posisimu belum memiliki pengganti, dikhawatirkan, kinerja perusahaan akan terganggu.

Kamu bisa merekomendasikan rekan kuliah yang sedang menganggur, atau saudaramu yang sedang butuh pekerjaan, kepada bos dan HRD. Namun, rekomendasi tersebut tentunya juga harus sesuai dengan kriteria perusahaan dan posisi pekerjaannya.

4. Berikan Kesan yang Baik ke Perusahaan dan Juga Rekan Kerja

Saat kamu masuk ke perusahaan tersebut, tentunya kamu melamar dengan cara yang baik-baik. Sama halnya ketika kamu ingin keluar dari perusahaan tersebut, tentunya juga harus dengan cara yang baik.

Meski alasanmu resign adalah karena banyaknya hal negatif yang kamu rasakan, kamu tetap harus meninggalkan kesan positif, demi menjaga nama baikmu di kantor selanjutnya.

Tidak hanya itu, keluar dengan cara baik-baik juga bisa menjaga hubungan baik dengan rekan-rekan kerjamu dan karyawan lainnya. Sehingga, pertemanan yang baik, bisa terus terjalin meski sudah berbeda tempat kerja.

5. Kembalikan Semua Aset Kantor yang Dipinjamkan

Biasanya, kamu akan mendapatkan beberapa barang pinjaman kantor seperti laptop, peralatan ATK, ID Card, seragam dan lain-lain. Nah, ketika kamu resign kamu wajib untuk mengembalikan aset kantor tersebut, karena barang-barang tersebut bukan dimiliki secara permanen.

Jangan, ambil atau sengaja mencuri aset kantor tersebut, karena itu bukanlah hak kamu. Kembalikan secara baik-baik secara utuh tanpa ada kekurangan sedikit pun. Dengan begitu, proses resign-mu bisa berjalan dengan lancar.

Nah, itulah hal-hal yang perlu kamu lakukan sebelum mengajukan resign. Setelah hal-hal tersebut dilakukan, selanjutnya kamu bisa mencari tahu contoh dan cara membuat surat resign, sebagai prosedur yang baik.

(Baca Juga: Sederet Tips Menghadapi Interview Online beserta Fakta Menariknya)
 
Tujuan Membuat Surat Resign
  • Agar kamu terlihat profesional (tidak hanya lisan)
  • Terdapat alasan-alasanmu untuk resign secara tertulis
  • Bisa dijadikan bukti yang kuat jika kamu telah mengajukan resign
  • Kamu bisa menuliskan permintaan secara tertulis kapan kamu ingin resign (tanggal, bulan dan tahun)
Contoh Surat Resign

Nah, dalam membuat surat resign juga tidak sembarang. Kamu juga harus mengetahui hal-hal apa saja yang boleh dicantumkan dalam surat resign. Berikut contoh dan cara membuat surat resign yang baik dan benar:

SURAT PENGUNDURAN DIRI

Jakarta, 4 April 2020

Kepada

Yth. Pimpinan

PT. Selalu Ada Jakarta

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Agung Perdana

Alamat: Jl. Makmur, No.3, Kec. Sukahati, Kota Jakarta

Jabatan: Customer Service

Dengan adanya surat ini, saya bertujuan untuk mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatan di perusahaan Bapak/Ibu terhitung pada tanggal 11 Juni 2020.

Sebelumnya, saya mengucapkan banyak terimakasih sebesar-besarnya, karena sudah memberikan kesempatan untuk belajar dan bekerja secara profesional di perusahaan Bapak/Ibu. Saya juga mengucapkan terima kasih atas bimbingan yang selama ini telah diberikan baik secara tidak langsung dan secara langsung.

Saya mohon maaf sebesar-besarnya, karena tidak lagi menjadi bagian dalam perusahaan Bapak/Ibu. Semoga perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin dapat semakin berkembang lagi.

Demikian surat pengunduran diri ini saya buat dengan penuh kesadaran serta keinginan sendiri, tanpa ada paksaan dari siapa pun.

Hormat saya,

Agung Perdana

Contoh Surat Resign Karyawan

Jakarta, 4 April 2020

Kepada

Yth. Human Resource

PT. Mandiri Kencana

Jl. Sudirman 3, Jakarta

Dengan hormat,

Bersamaan dengan surat ini, saya sebagai Manajer Proyek di PT Mandiri Kencana, berdasarkan keputusan direksi, saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Budi Galih

Departemen: Pengembangan dan Riset

Jabatan: Manajer Proyek

ID Karyawan: EMP-101

Berniat untuk menyampaikan pengunduran diri saya, dari jabatan Manajer Proyek terhitung sejak 11 Juni 2020.

Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan kesempatan yang telah diberikan selama ini. Semua hal ini akan membantu saya untuk menjadi seorang yang lebih profesional lagi. Saya juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran direksi PT Mandiri Kencana beserta dengan rekan-rekan di departemen Pengembangan dan Riset jika selama ini terdapat banyak kesalahan, baik yang tidak disengaja maupun yang disengaja.

Demi kelancaran tugas jabatan proyek manajer, saya bersedia untuk membantu hingga masa transisi berjalan. Semoga kedepannya PT Mandiri Kencana dapat terus berkembang lebih baik lagi.

Hormat saya,

Budi Galih

Tidak hanya menyiapkan surat resign, sebelum resign kamu juga harus menyiapkan dana darurat serta asuransi kesehatan. Pasalnya, ketika kamu memutuskan resign, belum tentu kamu mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dari yang sebelumnya. 

Dana darurat dan asuransi kesehatan penting untuk dimiliki ketika dalam kondisi darurat dan kamu belum memiliki pendapatan yang stabil. Ayo, segera ajukan asuransi kesehatan untuk perlindungan diri, hanya di situs Cekaja.com! 

Tentang Penulis

Estrin Vanadianti Lestari

Sisuka makan banyak, tapi enggak gemuk-gemuk