Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

2 menit waktu bacaan

Dampak Buruk Bagi Kesehatan Jika Kamu Diet Berlebihan

by Surtan Siahaan on 3 April, 2016

Setelah dihebohkan oleh tren perempuan Cina yang memposting foto pinggang yang lebih kecil dari selembar kertas ukuran A4, internet kembali gempar oleh aksi yang mirip yakni foto selfie memamerkan dua lutut selebar iPhone 6.

Kedua tren selfie tersebut memang banyak menuai kritik karena memicu diet gila-gilaan yang justru berakibat buruk bagi kesehatan. Apalagi, jika diet tersebut tidak didampingi ahli atau tidak dibarengi pengetahuan cukup mengenai kesehatan. Berikut ini dampak buruk diet berlebihan bagi tubuh:

Depresi

Depresi tidak hanya buruk bagi fisik tapi juga tidak baik bagi psikis. Saat seseorang melakukan diet gila-gilaan, bisa saja timbul rasa putus asa yang berlebihan karena hasil dari kerja kerasnya tidak kunjung terlihat. Ujung-ujungnya bukan tubuh sehat dan bagus melainkan depresi yang disertai dengan hilangnya konsentrasi dan rasa kurang percaya diri.

Penuaan dini

Kulit yang berkerut, kendur dan munculnya garis halus di wajah adalah kondisi yang sangat dihindari perempuan. Nah, bila kamu tidak ingin mengalami penuaan dini, sebaiknya hindari diet ketat yang berlebihan.

Perubahan pola makan yang ekstrem justru membuat tubuh kehilangan nustrisi yang dibutuhkan. Di antaranya mineral, protein dan vitamin yang sangat dibutuhkan kulit. (Baca juga: 5 Hal Finansial Ini Wajib Kamu Terapkan Saat Usia Sudah Kepala Tiga)

Anorexia

Anorexia adalah suatu keadaan di mana seseorang menolak makan karena ingin menurunkan berat badan secepatnya. Karena menolak makan, maka tubuh seseorang mengalami dehidrasi dan malnutrisi.

Biasanya, orang yang mengalami anorxia kehilangan berat tubuh lebih dari 15%. Jika tidak dihentikan kondisi malnutrisi berkepanjangan dapat mengakibatkan kematian.

Lemah jantung

Diet atau pengaturan pola makan yang salah juga bisa meningkatkan kadar kolesterol berbahaya dalam darah. Dengan tingginya kolesterol, risiko yang kemudian muncul adalah penyakit arteri dan gangguan jantung. (Baca juga: 7 Kebiasaan Buruk Soal Uang yang Sering Dilakukan Perempuan Usia 20an)

Osteoporosis

Menurut dr Leane Suniar, Ahli gizi RS PGI Cikini, seperti dikutip CekAja dari Femina, tulang juga bisa terkena dampak dari tubuh yang kekurangan nutrisi. Sebab, kalsium adalah komponen utama yang membentuk tulang dan gigi.

Mineral ini sangat penting bagi tulang selain untuk bagian tubuh lainnya seperti saraf, otot, dan jantung. Seba, Ketika bagian-bagian tubuh lain itu memerlukan kalsium, mereka akan mengambilnya dari makanan. Nah, untuk kasus orang yang tidak mendapatkan asupan kalsium cukup dari makanannya, tubuh akan mengambilnya dari tulang.

Tentang Penulis