Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

4 Cara Mendapatkan Dana Usaha dari Modal Ventura

by Surtan Siahaan on 11 November, 2017

modal ventura

Mendapatkan pinjaman usaha tak lagi sukar. Selain bank, sudah banyak alternatif. Contohnya modal ventura. Mau tahu cara mendapat pendanaannya?

Pada umumnya, venture capital (VC) hanya memberikan modal pada perusahaan rintisan atau start up. Bantuan tersebut dimaknai sebagai investasi jangka panjang dari penanam modal. Penanam modal pun memiliki saham atas perusahaan tersebut.

Jika perusahaan yang disuntik modal usaha tersebut sukses, maka penanam modal akan mendapatkan   keuntungan dari pembagian dividen atau laba perusahaan.

Agar tak berlama-lama, langsung saja berikut 4 langkah untuk mendapatkan modal:

Mendatangi event pameran start up atau UKM

Acara pameran start up merupakan lokasi dan waktu yang tepat untuk berburu investor. Sebab, biasanya di acara tersebut juga dihadiri oleh pemburu perusahaan rintisan. Acara seperti ini biasanya digelar oleh media atau perusahaan venture capital itu sendiri.

Menariknya, pada sejumlah pameran start up yang sudah pernah berlangsung, panitia menyediakan sesi khusus yakni tatap muka langsung dengan investor.

Keuntungan lain mendatangi acara seperti ini adalah mendapatkan jaringan dan pengetahuan praktis mengenai bisnis rintisan dan trik praktis seperti cara membuat proposal usaha atau rencana bisnis yang baik.

Mengajukan rencana bisnis

Setidaknya ada 4 fungsi rencana bisnis yakni untuk merancang strategi bisnis, mengukur biaya dan kebutuhan, meningkatkan nilai bisnis dan terakhir, untuk mencari sumber pendanaan usaha. Agar investor tertarik pada konsep bisnis, rencana usaha merupakan pintu masuk yang paling utama.

Oleh karenannya, cobalah buat contoh bisnis plan yang baik. Setidaknya ada 3 syarat sebuah rencana bisnis dapat dikatakan baik:

  1. Isinya dijelaskan dengan bahasa yang baik dan mudah dipahami
  2. Tidak terlalu Panjang, bertele-tele namun juga tidak terlalu pendek. Intinya singkat padat dan jelas
  3. Mengandung data-data yang akurat dan menunjang
Due diligence

Ini merupakan tahapan di mana proposal bisnis kita diuji oleh investor. Siapkan tenaga dan mental karena pengusaha rintisan akan sangat sibuk sekali meladeni permintaan wawancara, evaluasi bisnis, dan produk hingga penyempurnaan yang diinginkan oleh investor.

Diperlukan mental baja untuk melewati tahap ini karena meskipun menguras waktu, tenaga dan biaya belum tentu investor tertarik dan memutuskan untuk menanamkan modalnya di perusahaan rintisan yang kita miliki.

Penandatanganan perjanjian investasi dan kerja sama

persaingan bisnis - CekAja.com

Ini merupakan tahap final setelah proposal usaha melewati tahap due diligence. Pada tahap ini investor sudah memutuskan untuk menyuntikkan dana pada sebuah perusahaan.

Pada proses ini, pemilik proposal dan pemodal akan menyelesaikan masalah administrasi dan legalitas. Setelahnya, dana akan ditransfer pada rekening perusahaan dan siap digunakan untuk membesarkan bisnis.

Daftar perusahaan modal ventura

Secara sederhana, perusahaan VC merupakan investor yang menyuntikkan dana kepada start up atau perusahaan rintisan yang bertujuan agar perusahaan tersebut memiliki modal usaha dan dapat megembangkan bisnisnya. Keuntungan VC diperoleh dari dua hal.

Pertama, dividen atau laba usaha jika perusahaan rintisan mulai mendapatkan profit dan kedua, dari nilai perusahaan yang semakin mahal. Sebab, VC memiliki saham setiap kali menyuntikkan dananya pada perusahaan rintisan.

Perusahaan VC di Indonesia jumlahnya sangat banyak. Namun, agar terhindar dari investor bodong pendiri perusahaan harus tahu cara membedakan VC yang legal dan tidak. Caranya dengan melakukan pengecekan pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebaiknya, hindari VC yang tidak memiliki izin resmi dari OJK. Berikut ini daftar perusahaan VC yang memiliki izin OJK dan beroperasi di Indonesia:

Bahana Arta Ventura (BAV)

Perusahaan ini merupakan perusahaan plat merah. Tidak hanya rutin menyuntikkan modal pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BAV juga memberikan permodalan pada perusahaan rintisan. Pada tahun ini, BAV sudah menyalurkan dana sekitar Rp326 miliar.

Mandiri Capital Indonesia

Perusahaan pelat merah yang berinduk pada Bank Mandiri ini dikenal getol berburu start up di bidang teknologi finansial. Saat ini sudah ada 7 perusahaan yang disuntik dana oleh MCI yakni Yokke, Cashlez dan DAM. Ketiganya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembayaran.

MCI juga memberi permodalan pada perusahaan rintisan yang bergerak di bidang solusi perusahaan seperti Privyid, Jurnal dan Moka. Terakhir, MCI juga terlibat dalam pembiayaan perusahaan peer to peer landing yakni Amartha.

Plug and Play

Perusahaan VC asal Silicon Valley ini memang baru berkecimpung di Indonesia. Setidaknya ada 9 perusahaan rintisan yang menjadi peserta program inkubatornya yakni Astronaut, Brankas, Bustiket, DANAdidik, Karta, KYCK, Otospector, Sayurbox, dan Wonderworx.

Alibaba

Perusahaan raksasa asal Tiongkok ini juga dikenal sebagai investor yang siap mencaplok perusahaan rintisan yang memiliki potensi besar. Salah satu perusahaan Indonesia yang baru-baru ini mendapatkan kucuran dana besar dari Alibaba adalah Tokopedia. Jumlah investasinya bahkan mencapai US$ 1,1 miliar.

Tencent

Perusahaan VC ini dikenal setelah melakukan investasi besar-besaran di GO-JEK senilai US$ 1,2 miliar.

Kejora Mountain

Kejora merupakan perusahaan VC yang berbasi di Jakarta.  Kejora sendiri memiliki program akselerasi bisnis dan inkubator bagi calon pengusaha rintisan. Kejora sendiri sudah berhasil menelurkan sejumlah perusahaan rintisan di antaranya CekAja.com, Qareer.com, Job.id dan lain sebagainya.

Tentang Penulis