Peluang Bisnis Baju Bekas Import dengan JULO, Pemula Wajib Tahu!

Bukan lagi dipandang menjadi sampah dan tak berguna, kini baju bekas justru bisa menghasilkan cuan! Bahkan, peluang bisnis baju bekas import dengan JULO, sangat besar, karena modalnya tak sebesar, seperti membangun bisnis fashion baju baru.

Peluang Bisnis Baju Bekas Import dengan JULO, Pemula Wajib Tahu!

Nah, di sini juga JULO sangat bisa diandalkan untuk urusan modal usaha. Karena, JULO memiliki banyak fasilitas layanan, bagi kamu yang sedang membutuhkan dana tambahan, untuk berbisnis.

Kamu bisa pilih limit dan tenor, sesuai dengan kebutuhan bisnis baju bekas import yang kamu jalankan. Bahkan kini JULO memiliki penambahan limit, hingga Rp15 juta. Bagaimana? Jumlah pinjaman yang lebih dari cukup bukan?

Namun, sebelum kamu mantap melakukan pinjaman di JULO untuk bisnis baju bekas import, ada baiknya kamu ketahui dulu cara melihat peluang bisnis baju import dengan JULO berikut ini.

Pasalnya, jika kamu salah langkah dalam membangun bisnis ini, bisa jadi bisnis baju bekas import kamu, tidak memberikan keuntungan.

Karena, tidak sedikit pebisnis baju bekas, terlebih yang pemula, tidak merencanakan bisnis tersebut dengan matang. Sehingga, kamu harus bisa jadikan bisnis ini ladang cuan, yang bisa berikan kamu banyak keuntungan.

(Baca Juga: 6 Rekomendasi KTA Kilat Terbaik Cicilan Ringan)

Yuk, langsung saja simak cara bisnis baju bekas import berikut ini, agar hasilnya menguntungkan!

Cara Bisnis Baju Bekas Import

1. Cari Supplier Baju Bekas Import yang Bagus dan Terpercaya

Peluang bisnis baju bekas import sangat bagus akhir-akhir ini, sehingga kamu harus bisa memilih supplier baju bekas import yang bagus dan terpercaya pastinya.

Pasalnya, tidak sedikit dari para pebisnis pemula, yang tertipu supplier. Di mana mereka diberikan tumpukan baju bekas yang sudah tidak layak pakai.

Jadi, sebelum benar-benar membeli produk dari supplier, pastikan review dari pembeli lain ke supplier tersebut bagus, dan contoh baju yang diberikan juga layak pakai semua.

Cobalah untuk cari informasi supplier terpercaya, di sosial media. Lakukan juga nego harga, karena biasanya supplier akan langsung menjual baju bekas, per bal/karung.

Ada banyak paket yang disediakan supplier. Varian harganya pun bermacam-macam, mulai dari Rp1 juta per karung, hingga Rp7 juta per karung, dengan isi kurang lebih 350 – 2.000 baju.

2. Riset Pasar, Terkait Model Baju yang Sedang Diminati

Tidak asal menjual baju bekas, dalam melihat peluang bisnis baju bekas import, kamu juga harus pandai menentukan model baju bekas apa, yang saat ini sedang banyak diminati.

Karena, ada banyak jenis baju bekas import, yang ditawarkan supplier. Mulai dari blouse, jaket, dress, kaos, celana bahan, jeans, dan masih banyak lagi.

Karena trend baju bekas juga sedang memuncak, maka kita juga perlu riset trend fashion baju bekas, seperti apa yang paling laku terjual.

Jika dilihat, trend fashion baju bekas saat ini lebih ke Japan style dan korean style. Di mana jaket, kemeja flannel, dress vintage, kaos oversize, rok, dan hoodie, menjadi jenis baju yang paling banyak diminati.

3. Laundry Baju dan Setrika Sebelum Dijual

Cara bisnis baju bekas import yang selanjutnya adalah mencuci dan menyetrikanya, agar terlihat rapi dan tidak seperti baju bekas.

Meski dari suplier baju yang diberikan sudah dilaundry, namun akan lebih baik kamu laundry kembali.

Selain lebih wangi, baju juga akan terlihat lebih rapi, ketimbang ditumpuk seperti baju bekas.

Pencucian ulang juga bisa membantu menghilangkan bakteri, kotoran, dan bau yang menempel di baju-baju tersebut.

4. Tata dengan Gaya yang Menarik

Cara bisnis baju bekas import yang berikutnya ini, tak kalah penting. Yakni menata baju dengan susunan dan gaya yang menarik.

Sudah tahu barang bekas, tapi kamu menjualnya juga dengan cara ditumpuk-tumpuk dalam satu wadah. Hal tersebut, membuat calon pembeli kesulitan memilih baju, dan kamu sebagai penjual juga sulit untuk mendata baju mana yang sudah terjual.

Jadi, akan lebih baik setelah dicuci dan disetrika, baju digantung dengan gantungan kayu, atau dilipat serapi mungkin lalu disusun, seperti menjual baju baru.

Dengan penataan yang rapi dan menarik, calon pembeli juga akan lebih tertarik, untuk datang ke tempat kamu, ketimbang ke tempat lain.

5. Jual dengan Harga Standar

Selanjutnya, tentukan harga di setiap baju. Disarankan untuk menjualnya dengan harga standar, tidak terlalu murah dan tidak terlalu mahal, yang penting bisa memberikan keuntungan di setiap penjualan.

Atau, kamu bisa juga menjual dengan strategi upping price. Dengan strategi tersebut, calon pelanggan tidak akan menawar dengan harga yang terlalu rendah.

Intinya jangan terlalu mahal, karena akan membuat pembeli tidak tertarik. Terlebih kamu merupakan penjual baru, bahkan disarankan untuk adakan promo di awal penjualan kamu.

6. Lakukan Promosi di Media Sosial Seperti Menjual Baju Baru

Tidak kalah penting, kamu juga harus promosikan peluang bisnis baju bekas import kamu di media sosial. Namun, tidak asal foto dan publish, tapi usahakan toko online baju bekas kamu memiliki keunikan tersendiri.

Misalnya, kamu buat seakan-akan kamu menjual baju baru. Baju diberi tag toko online mu (bukan merk baju), lalu foto dengan gaya dan tema yang sama di setiap baju.

Atau kamu juga bisa mempromosikan, dengan cara menggunakan baju tersebut, dan menjadi style yang bagus sesuai trend. Tujuannya, agar pembeli bisa melihat gambaran jika baju tersebut digunakan, bentuknya akan seperti yang ada di foto.

Di dalam foto tersebut, kamu juga bisa bergaya sesuai style. Tidak harus di studio, kamu bisa foto produk baju bekas mu, di kebun, trotoar jalan, hingga di gedung kosong.

Nah, itu dia informasi penting terkait cara bisnis baju bekas import, yang bisa kamu terapkan.

Nah, setelah kamu sudah mempersiapkan semuanya, mulai dari menemukan supplier yang cocok, lokasi penjualan yang strategis, hingga dana laundry, dan modal sudah diakumulasi semua, baru deh kamu bisa melakukan pengajuan pinjaman di JULO.

Pinjaman JULO, jadi Solusi Segala Masalah Permodalan Bisnis

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa JULO menawarkan beragam limit pinjaman dan tenor. Sehingga, kamu bisa menyesuaikan limit dengan kebutuhan bisnismu.

Adapun, sebelum menentukan limit pinjaman dan tenor, yuk intip dulu fasilitas layanan serta persyaratan, yang disediakan JULO:

Fasilitas Pinjaman Julo:

  • Limit Pinjaman: Mulai Rp1 juta – Rp15 juta
  • Tenor: 2 – 9 bulan
  • Suku Bunga: 1,5% – 4% per bulan
  • Proses persetujuan: 1 – 2 hari kerja

Persyaratan Pinjaman Julo:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berdomisili di wilayah layanan pinjaman Julo
  • Berusia minimal 21 – 50 tahun
  • Memiliki penghasilan minimal Rp2 juta per bulan.

(Baca Juga: Syarat Pengajuan Pinjaman Online Julo di Cekaja 2021)

Informasi tambahan, untuk besaran suku bunganya sendiri, akan disesuaikan berdasarkan hasil analisa dari kelayakan kredit masing-masing nasabah, yang mengajukan pinjaman JULO.

Adapun agar lebih mudah dan praktis dalam proses pengajuan, kamu lakukan pengajuan pinjaman JULO melalui CekAja.com.

CekAja.com, menawarkan layanan pengajuan pinjaman dari JULO dan dari entitas lainnya. Adapun, nantinya CekAja.com juga akan mengalisis profil kamu, apakah pinjaman Julo ini cocok atau tidak untuk kamu.

Bagaimana jika profil tidak cocok untuk melakukan pengajuan di JULO? Jangan khawatir, karena CekAja.com juga menyediakan produk pinjaman lainnya, dari berbagai perusahaan P2P Lending ternama di Indonesia.

Penasaran bukan? Yuk, langsung saja cek dan ajukan pinjaman JULO melalui CekAja.com, dan realisasikan bisnis baju bekas import mu sekarang, sebelum sainganmu bertambah!