10 Gunung Tertinggi di Indonesia, Pesonanya Bukan Main!

5 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Bagi para pendaki pro, bisa menjelajahi gunung tertinggi di Indonesia adalah sesuatu yang menakjubkan. Nah, buat kamu yang hobi mendaki, yuk coba taklukan gunung-gunung tertinggi di Indonesia ini.

Beruntunglah kamu yang tinggal di Indonesia.

Sebab, negara kita ini kaya akan pegunungan, dan bahkan termasuk salah satu negara dengan gunung-gunung tertinggi di dunia.

Dengan kekayaan alam ini, orang-orang yang berjiwa petualang dapat dengan bebas mengeksplor pegunungan yang membentang dari Sabang sampai Marauke.

Nah, buat kamu yang hobinya mendaki nih, yuk coba rasakan sensai mendaki ke gunung-gunung tertinggi di Indonesia ini. Siap-siap dibikin takjub ya!

Deretan Gunung-gunung Tertinggi di Indonesia

Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini CekAja bagikan informasi mengenai 11 gunung tertinggi di Indonesia.

1. Gunung Puncak Jayawijaya

Ketinggian: 4.884 mdpl

Masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO, Gunung Puncak Jayawijaya merupakan salah satu gunung tertinggi di Indonesia.

Pegunungan yang terletak di Kabupaten Puncak Jaya, Papua ini banyak difavoritkan oleh pendaki Tanah Air, karena keindahannya yang memesona.

Bahkan saking populernya Gunung Puncak Jayawijaya, gunung yang dijuluki salju abadi ini termasuk salah satu gunung dengan biaya pendakian yang mahal.

Untuk satu kali tur hingga ke puncaknya, pihak tour guide biasanya memasang tarif sampai Rp50 juta untuk warga lokal, sementara untuk pendaki asing jauh lebih mahal.

2. Gunung Semeru

Ketinggian: 3.676 mdpl

Termasuk gunung berapi, Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Pegunungan ini terbentang di dua tempat sekaligus, yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang.

Gunung Semeru tak pernah sepi dari pendaki, terutama pendaki lokal.

Jalur pendakian yang ramah, meski jarak yang ditempuh hingga belasan kilometer, jadi alasan utama Semeru difavoritkan para pendaki.

Selain menawarkan panorama yang indah, salah satu gunung tertinggi di Indonesia ini dianggap sebagai tempat yang sakral bagi umat Hindu.

Mereka meyakini bahwa Gunung Semeru adalah tempat kediaman para dewa, seperti halnya Gunung Agung di Bali.

(Baca Juga: 10 Negara dengan Pulau Terbanyak di Dunia)

3. Gunung Kerinci

Ketinggian: 3.805 mdpl

Beralih dari Pulau Jawa, gunung tertinggi di Indonesia selanjutnya berada di Taman Nasional Kerinci Seblat, Jambi.

Kerinci merupakan salah satu gunung api aktif, yang termasuk dalam jenis stratovolcano (Cincin Api Pasifik). Kawahnya berada di puncak dengan kedalam 600 meter.

Untuk bisa mendaki di Gunung Kerinci, kamu bisa memilih jalur dari Desa Kersik Tuo. Ini termasuk rute termudah yang bisa ditempuh oleh pendaki.

Saat mendaki, kamu akan melihat hamparan Perkebunan teh Kayu Aro, yang merupakan perkebunan teh tertua bekas zaman kolonial Belanda di Indonesia. Letaknya berada di sekitar kaki Gunung Kerinci.

4. Gunung Puncak Mandala

Ketinggian: 4.670 mdpl

Gunung Puncak Mandala masih termasuk dalam jajaran pegunungann Jayawijaya.

Tidak heran kalau pegunungan ini dijuluki sebagai gunung tertinggi di Indonesia kedua setelah Puncak Jayawijaya.

Pegunungan ini memiliki trek pendakian yang sulit untuk ditaklukan.

Hanya pendaki yang paham akan rute dan memiliki skill mumpuni saja, yang dianggap mampu menjelejah hingga ke puncak Gunung Mandala.

5. Gunung Rinjani

Ketinggian: 3.726 mdpl

Gunung tertinggi di Indonesia berikutnya adalah Gunung Rinjani. Letaknya berada di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Pegunungan ini punya pesona alam yang seringnya dijuluki “surga dunia” oleh para pendaki.

Salah satu lokasi di kawasan tersebut yang sering mencuri perhatian adalah danau kawah berwarna biru.

Ketika mendaki gunung ini, para pendaki diminta untuk mematuhi sederet aturan yang berlaku, demi keselamatan mereka sendiri.

Aturan yang dimaksud adalah pendaki tidak boleh menyebut beberapa naman hewan seperti kerbau, ayam dan kambing.

Alasannya karena, warga lokal percaya bahwa Gunung Rinjani adalah tempat keramat yang banyak dihuni makhluk tak kasat mata.

6. Gunung Sanggar

Ketinggian: 3.564 mdpl

Gunung Sanggar juga termasuk gunung tertinggi di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Ketenerannya mungkin enggak seperti Rinjani, namun gunung ini menyimpan berjuta keindahan yang menakjubkan.

Kalau kamu mendaki ke Gunung Sanggar, maka bersiaplah untuk dibuat terpukau dengan visual awan-awan yang membentang disepanjang puncak gunung tersebut.

7. Gunung Slamet

Ketinggian: 3.428 mdpl

Gunung tertinggi di Indonesia berikutnya adalah Gunung Slamet. Ini adalah gunung berapi kerucut yang lokasinya berada di Provinsi Jawa Tengah.

Gunung Slamet memiliki kawah yang masih aktif sampai sekarang.

Konon, dikatakan jika gunung ini meletus, maka besar kemungkinan Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua.

Mitos tersebut bukan tanpa alasan, mengingat letak dari Gunung Slamet sendiri yang memang sedekat itu di tengah-tengah Pulau Jawa.

Sebagai gunung tertinggi, Gunung Slamet jarang direkomendasikan pendaki karena jalurnya yang banyak tertutup kabut.

Alhasil, para pendaki pun merasa kesulitan untuk menaklukan gunung itu.

8. Gunung Sumbing

Ketinggian: 3.371 mdpl

Tidak hanya Gunung Slamet saja, Jawa Tengah juga masih memiliki beberapa gunung tinggi, salah satunya Gunung Sumbing.

Gunung ini membentang di tiga wilayah, yaitu Kabupaten Magelang, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Temanggung.

Untuk mendaki, Gunung Sumbing setidaknya memiliki tiga jalur pendakian yang langsung mengarah ke puncak, yaitu jalur cepit parakan, jalur desa garung, dan jalur bogowongso.

9. Gunung Latimojong

Ketinggian: 3.478 mdpl

Gunung tertinggi di Indonesia yang menempati posisi kesembilan ini adalah Gunung Latimojong.

Lokasinya ada di tengah-tengah Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Enrekang.

Terdapat tujuh pos pendakian yang bisa digunakan oleh para pendaki untuk beristirahat, saat menjelajahi gunung tersebut.

Titik awalnya berada di Desa Karangan, sementara untuk akhir pendakian ada di Puncak Latimojong, yaitu Bulu Rante Mario.

Saat mendaki di kawasan Gunung Latimojong, kamu bisa melihat berbagai fauna unggulan, diantaranya seperti babi hutan dan anoa.

10. Gunung Ngga Pilimsit

Ketinggian: 4.717 mdpl

Gunung tertinggi di Indonesia yang terakhir adalah Ngga Pilimsit. Gunung ini termasuk dalam jajaran Pegunungan Maoke, yang terletak di Papua.

Nama Ngga Pilimsit diambil dari nama Alexander Willem Frederik Idenburg, yang saat itu Ngga Plimsit disebut sebagai Mount Idenberg.

Alexander Willem Frederik Idenburg sendiri adalah seorang Gubernur Jenderal yang dulunya memegang kekuasaan penuh pada Hindia-Belanda di tahun 1906 hingga 1916 silam.

Pendaki pertama yang berhasil menaklukan puncak Gunung Ngga Pilimsit ialah Heinrich Harrer dan Philip Temple, pada 1962.

Pada bagian dasar puncak, terdapat Danau Idenberg yang memiliki warna air hijau tua. Menariknya, danau ini tidak memiliki aliran masuk dan keluar air.

Sehingga, saat musim kemarau tiba, Danau Idenberg benar-benar kering dan hanya terlihat tumbuhan ganggang pada bagian dasarnya.

(Baca Juga: 10 Tas Ransel Gunung Terbaik untuk Mendaki)

Nah, itu dia sepuluh gunung tertinggi di Indonesia. Melihat daftar tersebut, pasti kamu enggak sabar untuk bisa mendaki lagi bukan?

Sebelum memulai kembali, mending kamu siapin dulu perlengkapan untuk mendaki, terlebih jika pendakian yang dilakukan ke gunung tertinggi.

Berbagai barang perlengkapan ini bisa kamu beli secara online, kalau malas untuk keluar rumah.

Dengan begitu, kamu pun bisa memilih metode bayarnya menggunakan kartu kredit.

Pemakaian kartu kredit tentu lebih hemat, karena kamu berkesempatan untuk mendapatkan potongan harga, cashback, maupun menggunakan fitur cicilan 0 persen.

Dimana Bisa Apply Kartu Kredit yang Menguntungkan?

Tentu saja di CekAja.com! Lewat CekAja, kamu bisa apply ataupun membandingkan dulu seluruh produk kartu kredit terbaik.

Sehingga nantinya, kartu kredit yang dimiliki benar-benar sesuai dengan kebutuhanmu, dan pemakainnya pun lebih maksimal.

Cukup ajukan secara online dengan menyertakan syarat-syarat yang diminta,  yuk apply kartu kredit di CekAja, dan nikmati berbagai promo terbarunya.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri