Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Jurus Jitu Hasilkan Uang dari Bisnis Jastip!

by Miftahul Khoer on 1 November, 2019

Istilah jastip akhir-akhir ini sudah semakin familiar. Jastip alias jasa titip sekarang sudah menjadi pilihan bisnis yang menarik. Bisnis ini menyenangkan terutama buat kamu yang memang hobi belanja.

belanja online - CekAja.com

Kamu hanya perlu membelikan barang yang dititip, dan mendapatkan keuntungan dari fee jasa. Besarnya fee jasa tergantung kebijakan kamu sendiri, tapi biasanya juga disesuaikan dengan harga barang yang dibeli.

Barang-barang yang dijastipkan bisa bermacam-macam, mulai dari buku, fesyen, kosmetik, hingga peralatan rumah tangga. Cakupan jastip juga beragam mulai dari lokal sampai internasional. Jadi, apa saja sih keuntungan dari bisnis jastip?

Jalan-jalan Gratis

Salah satu keuntungan dari bisnis jastip yaitu kamu bisa jalan-jalan sekaligus belanja gratis. Uang jasa yang kamu dapatkan bisa kamu gunakan untuk biaya traveling sekaligus belanja.

Jadi memang, tidak semua pebisnis jastip mendapatkan untung besar. Tapi setidaknya bisa jalan-jalan dan belanja tanpa menggunakan uang pribadi. Sangat lumayan kan?

Jastip sebagai mata pencaharian utama

Jastip tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk ongkos jalan-jalan saja, ada juga yang memanfaatkan bisnis ini sebagai mata pencaharian. Keuntungan yang didapatkan juga cukup besar, tergantung banyaknya pesanan yang kamu dapatkan.

Anggap saja kamu mengambil fee jastip flat Rp20.000 per item. Kalau kamu mendapatkan 50 pesanan per minggu, kamu mendapatkan keuntungan sebesar Rp1 juta per minggu.

Tidak perlu modal

Untuk memulai bisnis jastip, kamu tidak perlu menyiapkan modal. Caranya, kamu belanjakan uang yang sudah ditransfer pelanggan ke rekeningmu.

Jadi kamu tidak perlu khawatir ada barang yang tidak jadi dibeli atau pelanggan membatalkan pesanannya.

(Baca juga: Usaha Jasa Titip: Ulasan, Omzet, dan Suka Dukanya)
Hobi yang dibayar

Kalau kamu hobi belanja, bisnis ini sangat cocok. Kamu hanya perlu jalan-jalan dan belanja seperti biasa, tapi sekaligus membelikan titipan orang lain, dan mendapatkan uang jasa dari situ.

Keuntungannya bisa kamu manfaatkan untuk belanja sendiri, biaya hidup, atau bahkan ditabung.

Bagaimana? Kamu tertarik untuk buka bisnis jastip? Namun masih bingung harus mulai dari mana? Berikut ini kiat-kiat jitu memulai bisnis jastip.

1. Mulai dari teman dan saudara

Dalam bisnis apapun, cara paling mudah adalah dengan memulai dari teman dan saudara terdekat dulu. Kalau mereka support, pasti mereka akan mendukung bisnismu.

Selain dengan senang hati menjadi pelanggan pertama, ada kemungkinan juga mereka akan merekomendasikan kepada kenalan-kenalan mereka. Jadi pelangganmu bisa bertambah.

2. Tentukan target pasar

Cakupan barang yang bisa dititip memang luas. Namun akan jauh lebih mudah kalau kamu fokus pada satu bidang sehingga target pasarnya jelas. Misal, fokus pada produk skincare.

Atau fokus pada titipan barang branded. Hal ini akan sangat berguna terutama kalau kamu travelling ke luar negeri dengan waktu terbatas.

Dengan batasan yang jelas, kamu bisa fokus belanja dan tidak terburu-buru lari dari satu tempat ke tempat lain.

3. Manfaatkan media sosial

Manfaatkan media sosial sebaik mungkin untuk mempromosikan jasamu. Selain orang-orang terdekat, kamu juga bisa memaksimalkan penggunaan hashtag untuk menjaring pelanggan baru.

Kamu juga bisa menggunakan fitur-fitur seperti live video selama berbelanja sehingga pelanggan bisa ikut menyaksikan.

4. Promosikan sejak jauh hari

Kalau kamu berencana untuk travelling ke luar negeri dan berencana membuka jastip, informasikanlah hal ini sejak jauh-jauh hari.

Tujuannya, supaya kalau ada yang mau titip, mereka bisa menyiapkan dulu uangnya dan mentransfernya sebelum kamu berangkat. Jadi tidak ada istilah khawatir waktu mepet tapi uang belum ditransfer.

(Baca juga: Ragam E-Wallet yang Asik Buat Belanja, Terbaru ada Samsung Pay!)
5. Berikan pelayanan lebih

Tidak ada yang lebih penting dari bisnis apapun selain pelayanan. Kamu harus memberikan pelayanan yang terbaik. Informasikan kepada pelanggan tentang kondisi barang dengan baik.

Komunikasikan juga misal, terjadi perubahan harga dari perkiraan awal. Walaupun ini barang titipan, kamu juga harus sangat teliti. Pastikan kualitas barang bagus tanpa cacat sehingga pelanggan merasa puas.

Nah, itulah gambaran keuntungan bisnis jastip dan tips buat kamu yang mau memulainya. Tentu saja banyak hal lain yang harus kamu perhatikan seperti kalau belanja di luar negeri.

Kamu harus tahu batasan jumlah barang yang boleh dibeli dan aturan bea cukainya. Jangan sampai ternyata kena pajak tinggi dan kamunya malah nombok.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.