Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Usaha Jasa Titip Menjanjikan, Intip Omzet dan Suka Dukanya

by Vera Khairifah on 30 Oktober, 2019

Usaha jasa titip atau jastip kini makin berkembang. Banyak orang menjadikannya sebagai usaha sampingan, namun ada juga yang banting stir dan fokus ke usaha ini. Tak mengherankan, sebab keuntungan usaha jasa titip bisa mencapai jutaan bahkan puluhan juta rupiah.

Mekanisme Usaha Jasa Titip

Sebagian dari kamu mungkin masih belum memahami apa itu usaha jasa titip. Ini adalah layanan jasa untuk membelikan produk barang tertentu dengan menambahan nilai (fee) barang tersebut.

Konsumen akan mengirim permintaan terlebih dulu mengenai barang apa yang ingin penyedia jasa titip belikan, kemudian konsumen membayar harga barang ditambah fee jasa titip, dan ongkos kirim (ongkir).

Dengan demikian, usaha jasa titip sedikit berbeda dengan reseller alias penjual kedua. Karena biasanya penyedia jasa titip hanya menjual barang ready stock dan baru membelikan barang itu jika sudah ada permintaan dan uang muka dari pembeli.

Sedangkan untuk menjadi reseller, kamu harus menyediakan stok dari penjual pertama kemudian menjualnya kembali dengan besaran keuntungan yang berbeda dari penyedia jasa titip.

(Baca juga: Lima Bisnis Menguntungkan Bermodal Kartu Kredit)
Barang yang Cocok Untuk Jasa Titip

Pada dasarnya, barang yang cocok untuk usaha jasa titip adalah barang-barang yang diproduksi terbatas, atau tokonya berada di kota tertentu saja.

Sehingga tidak semua orang bisa mendapatkannya dengan mudah. Apalagi jika sang produsen tidak menyediakan penjualan secara online.

Beberapa jenis barang yang cocok untuk usaha jasa titip di antaranya adalah:

1. Furniture

Jangan salah, furniture atau barang mebel dari merk kenamaan kini banyak dicari. Tidak semua toko furniture lengkap dengan kualitas baik dan modern memiliki cabang di seluruh kota di Indonesia.

Untuk jenis barang ini, kamu bisa mengambil fee sekitar puluhan ribu sampai Rp 100 ribu. Tidak disarankan lebih dari itu, karena pembeli juga harus menanggung biaya ongkir yang cukup mahal, terutama untuk furniture yang berat seperti lemari dan sofa.

2. Skin Care

Skin care atau produk kesehatan kulit juga memiliki peminat yang banyak. Akhir-akhir ini banyak produk skin care luar negeri yang membuka cabang di Jakarta.

Nah, pembeli luar kota biasanya membutuhkan penyedia jasa titip untuk mendapatkannya.

3. Makanan Kekinian

Usaha jasa titip kue artis sempat menjadi tren dan dijadikan peluang usaha menjanjikan. Kamu juga bisa membuka usaha jastip untuk barang-barang atau makanan kekinian yang sedang hits. Kuncinya dengan teliti membaca tren yang sedang terjadi.

4. Merchandise Resmi

Untuk beberapa tempat yang lekat dengan ciri khas sebuah tim atau tokoh tertentu, official merchandise banyak dicari para penggemar. Misalnya merchandise grup idol Korea, klub sepak bola, dan lain sebagainya.

Di tengah kesempatanmu traveling, kamu bisa membuka usaha jasa titip barang ini.

5. Berbagai Produk Luar Negeri

Selain makanan dan merchandise, kamu juga bisa membeli berbagai produk luar negeri lainnya seperti kaos, sepatu, atau peralatan unik lainnya.

Selama kamu membeli dalam jumlah yang tidak terlalu banyak dan muat dalam bagasi pesawat atau mobil, barang tersebut akan bebas bea cukai.

(Baca juga: Lima Cara Meraup Uang dari Instagram)
Raup Omzet Jutaan Rupiah

Omzet jutaan rupiah setiap bulannya sangat mungkin kamu dapatkan sebagai penggiat usaha jastip. Salah satu potret sukses penyedia jastip adalah Pipit Ayu Fatihah asal Serpong, Tangerang, yang membuka usaha jasa titip barang furniture (seperti IKEA, Informa, dan JYSK) sejak tahun 2015.

Dia menawarkan jasa titip lewat akun Instagram @dev_store_id, dan kini sudah berkembang pesat dengan 149 ribu followers. Pendapatannya dalam sebulan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Pipit menarik biaya 10% dari harga barang di bawah 1 juta sebagai fee-nya. Untuk barang dengan harga di atas Rp 1 juta, fee paling mahal adalah Rp 100 ribu.

Selain itu, pembeli juga harus menanggung biaya ongkir dan memberikan Down Payment (DP) terlebih dulu. Dalam sebuah wawancara, Pipit mengatakan dirinya sudah pernah ditipu oleh pembeli palsu yang memesan lalu tak membayar lunas barangnya.

Kerugian pun pernah dirasakan Pipit. Oleh karenanya, dia memberlakukan sistem pembayaran DP dan pelunasan sebelum barang dikirim.

Kini, usaha jastip miliknya makin sukses dan dijadikan sebagai mata pencaharian utamanya.

Keuntungan Usaha Jasa Titip

Selain fee, ada pula keuntungan yang bisa diraup oleh seorang penyedia jastip. Pertama, reward points dari kartu kredit yang kamu pakai. Semakin sering kamu bertransaksi, otomatis reward point yang didapatkan semakin banyak dan menguntungkan untuk ditukarkan ke berbagai promosi.

Kedua, sebagai pembeli tetap sebuah produk, kamu bisa mendaftar menjadi member toko dan mendapatkan keuntungan-keuntungan lainnya. Mulai dari voucher belanja, potongan harga, hingga paket liburan.

Untuk Pipit sendiri, dirinya pernah mendapatkan voucher belanja karena dinobatkan menjadi pembeli dengan jumlah belanja terbanyak pada musim diskon sebuah toko furniture.

Tips Lakoni Usaha Jasa Titip

Untuk mendorong keberhasilan usaha jastip serta mencegah terjadinya kerugian, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan. Di antaranya sebagai berikut:

1. Jual Barang Ready Stock

Dari pada menawarkan katalog bulanan, lebih baik kamu survei terlebih dulu ke toko. Setelah itu, baru potret dan jabarkan barang-barang yang ready stock.

Sebab, masalah bisa timbul jika pembeli memesan barang dari katalog bulanan yang ternyata sudah habis. Kamu pun akan diribetkan dengan masalah pengembalian dana.

2. Pilih Layanan Ekspedisi Terpercaya

Pastikan layanan ekspedisi yang kamu pilih terpercaya agar barang bisa sampai dalam waktu yang ditentukan tanpa kerusakan. Apalagi untuk barang furniture yang berukuran besar dan berat.

3. Buat Jadwal Belanja

Untuk mengurangi rasa lelahmu berkeliling ke toko-toko, lebih baik buat jadwal belanja sesuai dengan kedekatan lokasi antar-toko. Cara ini juga akan lebih mengefisien waktu belanja.

4. Jaga Kepercayaan Konsumen

Jika kamu menerapkan pembayaran di muka, maka bangun lah kepercayaan konsumen. Sebab usaha jastip rentan dengan penipuan, baik dari pihak penyedia jasa maupun pembeli. Sehingga kepercayaan dari keduanya sangat penting untuk mengembangkan usaha.

5. Maksimalkan Strategi Penjualan

Selalu jeli untuk mencari cara agar pembeli tertarik membeli. Selain promosi lewat aplikasi chat messanger dan media sosial, tak ada salahnya untuk menawarkan jasa di e-commerce.

Ada beberapa e-commerce yang memberi subsidi biaya ongkir. Sehingga menguntungkan untuk pihak penyedia jasa titip dan pembeli.

Nah bagaimana? Tertarik untuk memulai usaha jastip? Jangan takut kehabisan uang tunai, ajukan di CekAja.com dan temukan produk keuangan yang cocok untukmu.

Tentang Penulis

Vera Khairifah

A content writer and socmed enthusiast