Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Kendalikan Hipertensi Yuk, Biar Ga Kena Serangan Jantung

by Gito on 21 Februari, 2020

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Pasalnya jika seseorang sudah menderita hipertensi, bisa dibilang bahwa dia sudah membangun gerbang untuk masuknya penyakit lain seperti jantung, stroke dan gagal ginjal. Tetapi tenang, hal itu bisa dihindari jika kamu bisa kendalikan tekanan darah.

berobat di Penang

Saking berbahayanya, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) bersama seluruh negara di dunia sepakat untuk memberikan satu hari khusus untuk dijadikan Hari Hipertensi Dunia, yakni pada tanggal 17 Mei.

Nah di Indonesia, berdasarkan data Riset kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan pada tahun 2018, tingkat prevalensi hipertensi untuk penduduk yang berusia diatas 8 tahun mencapai 34,1%.

Dari persentase tersebut, prevalensi terbesar atau sekitar 55,2% berada pada rentang usia 55 – 64 tahun.

Kemudian diikuti oleh usia 45 – 54 tahun yang memiliki prevalensi 45,3% dan 31,6% untuk rentang usia 31-44 tahun.

Kebanyakan para penderita hipertensi tidak sadar jika tekanan darahnya tinggi. Masih mengacu pada Riskesdas, sebanyak 13,3% orang yang didiagnosis hipertensi tidak mengkonsumsi obat darah tinggi, sementara 32,3% orang tidak rutin mengkonsumsi obat darah tinggi.

Kurangnya kesadaran akan bahayanya penyakit tersebut membuat angka kematian yeng bersumber dari hipertensi berada di angka yang cukup tinggi.

Diproyeksi, sebanyak 63,3 juta orang menderita hipertensi dengan jumlah kematian mencapai 427.218 jiwa.

Hipertensi juga dikenal sebagai silent killer. Sifatnya yang tiba-tiba dan mematikan membuat banyak orang yang tidak sadar dan menganggapnya hanya penyakit ringan biasa.

(Baca juga: Sakit Punggung Ternyata Bisa Mengindikasikan Lima Penyakit Serius Ini)
1. Rutin cek tekanan darah

Seseorang yang sudah didiagnosis memiliki tekanan darah tinggi dianjurkan untuk secara rutin mengecek tekanan darahnya setiap 2 minggu atau 1 bulan sekali.

Hal itu dimaksudkan untuk melihat efek yang ditimbulkan dari konsumsi obat sesuai dengan ekspektasi atau tidak.

Jika ternyata tekanan darahnya masih cukup tinggi, maka dokter biasanya akan memberikan dosis yang lebih tinggi lagi.

Tujuannya adalah agar tekanan darahmu bisa tetap stabil tanpa ada lonjakan ataupun penurunan yang drastis.

Jika kamu secara rutin mengecek tekanan darah juga bisa membuat kamu semakin sadar akan kondisi kesehatanmu sendiri.

Kamu juga sekaligus mengetahui makanan apa yang tidak baik untuk tubuhmu dan juga pola hidup seperti apa yang baik untuk dijalani.

2. Jaga tekanan darah dengan makanan seimbang dan manajemen stress

Selain rutin mengecek tekanan darah, kamu juga harus menjaga asupan makanan yang dikonsumsi.

Mulai hindari makanan yang mengandung lemak tinggi ataupun yang berpotensi membuat tekanan darah kamu naik.

Mulai beralih ke menu makanan yang kaya protein nabati dan tinggi serat juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk dilakukan. Ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Saat ini juga sudah ramai bermunculan rumah makan yang menyajikan menu makanan sehat.

Selain itu kamu juga bisa mulai membuat masakan sendiri di rumah, karena dengan begitu kamu bisa lebih memantau apa saja yang masuk ke pencernaan kamu.

Penting juga untuk diperhatikan adalah manajemen stress. Karena banyak juga pandangan yang mengatakan bahwa penyebab utama hipertensi adalah dari pola pikir.

3. Perbanyak aktivitas fisik

Jika kamu memilki riwayat darah tinggi, kamu juga harus memperbanyak aktivitas fisik. Hal itu bertujuan untuk merontokkan lemak yang ada di dalam tubuh.

Dengan aktivitas fisik juga tubuh akan menjadi lebih bugar dan bersemangat.

Aliran darah akan mengalir menjadi lebih cepat dan tentunya membantu cara kerja jantung supaya menjadi lebih maksimal dan kuat.

(Baca juga: Apa Obat Sakit Gigi yang Ampuh? Cek Rekomendasinya di Sini!)
4. Kurangi garam

Kamu juga perlu untuk memperbanyak asupan buah dan sayuran untuk menjaga gizi seimbang. Manfaat lain yang bisa kamu petik dari perbanyak konsumsi sayur dan buah adalah turunnya tekanan darah.

Pasalnya ada beberapa jenis sayur dan buah yang memiliki khasiat menurunkan tekanan darah.

Seperti bayam, semangka, pisang, bit, beri dan beberapa jenis sayuran hijau juga dikenal ampuh menurunkan tekanan darah jika rutin dikonsumsi rutin setiap hari.

Garam juga perlu kamu kurangi jika kamu ingin hidup lebih sehat dan bebas dari tekanan darah tinggi.

Melakukan diet rendah garam dan memanfaatkan rempah untuk menggantikan garam juga bisa dilakukan.

Kuncinya ada di diri sendiri. Apakah kamu ingin lebih sehat atau tidak. Lengkapi juga dirimu dengan asuransi kesehatan yang bisa dengan mudah di dapatkan di CekAja.com. Kamu bisa pilih produk asuransi yang cocok dengan pilihan kamu.

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit